Headline

Religi

Lingkungan

Powered by Blogger.
Kunjungi Kejati DKI, Gubernur dan Wagub DKI Minta Pengawalan Program Kerja

by : On 10/19/2017 06:49:00 PM



Jakarta, IMC - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta Toni Tribagus Spontana menerima kunjungan kerja Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswesdan dan Sandiaga Uno di ruang kerjanya Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (19/10/2017).
Anies dan Sandi yang terlihat mengenakan baju kemeja lengan panjang berwarna putih dan peci warna hitam tiba sekitar pukul 10.30 WIB.

Kedatangan mereka diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Tony Tribagus Spontana dan Wakil Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Masyhudi beserta para Asisten Bidang.
Masyhudi mengatakan, kedatangan Anis dan Sandi untuk memperkenalkan diri atau silaturrahmi selaku pimpinan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang baru dilantik beberapa hari yang lalu oleh Presiden Joko Widodo.
Selain bersilaturahmi, Anies dan Sandi juga menyampaikan program kerja dalam waktu dekat dan jangka panjang.

“Jadi tadi Pak Gubernur dan Wakil Gubernur datang kesini untuk memperkenalkan diri dan bertemu Pak Kajati, Wakajati dan para Asisten. Disamping itu, mereka juga menyampaikan kepada kami, tentang program-program kerja Pemprov DKI,” kata Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Masyhudi usai menghadiri pertemuan tersebut.
Adapun program kerja yang disampaikan Anies dan Sandi terkait pembangunan LRT, MRT, Underpass dan Flyover yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.
Menurut Masyhudi, program kerja pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru saja dilantik itu sangat bagus. Meski pihaknya sudah mengetahuinya lebih detail. “Namun ini biar lebih update lagi,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga menyampaikan program yang selama ini telah dilakukan Kejati DKI Jakarta bersama Pemprov DKI Jakarta.

“Pak Kajati juga menyampaikan beberapa hal, penegakan hukum yang selama ini dilakukan termasuk menyampaikan konsep-konsep yang dikerjakan Kejati DKI Jakarta.  Termasuk dalam rangka membantu pembangunan dan pemerintahan kota Jakarta melalui Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4),” katanya.
Masyhudi juga menegaskan silaturrahmi yang dilakukan oleh kedua pasangan tersebut, tentunya akan terus berlanjut. Khususnya untuk melaksanakan program yang akan dilakukan hari ini dan yang akan datang.

“Kita bisa bersinergi untuk Jakarta yang lebih baik. Jakarta yang lebih bagus lagi dan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat kota Jakarta,” pungkasnya 

Laporan Wartawan IMC Jakarta, Muzer
Editor : Iqbal

Bencana Tanah Longsor Terjadi Lagi Di Wilayah Cimanggu

by : On 10/19/2017 03:59:00 PM




Cilacap, IMC - Hujan deras yang turun sepanjang hari mengakibatkan  terjadinya bencana longsor yang menyebabkan jalan Kabupaten di Lewosari Dusun Lengkong, Desa Mandala, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap tertutup material longsoran.




"Saat ini jalan Kabupaten yang tepatnya di , Lewosari Dusun Lengkong, Desa Mandala, Kecamatan Cimanggu
sudah berangsur bisa dilalui kendaraan," kata Babinsa Koramil 14/Cimanggu, Sertu Dasiman, Rabu (18/10).

Menurutnya, informasi yang dihimpun, bencana tanah longsor yang terjadi pada, Rabu 18/10/2017, pukul 19.00 WIB akibat tebing yang berada di sekitar jalan tersebut tidak bisa lagi menahan rembesan air hujan, sehingga menjadi labil.




Akibatnya jalan tertutup longsor sepanjang 10 meter. Selain mengganggu akses jalan bencana ini juga mengancam saluran irigasi untuk mengairi sawah yang ada di desa tersebut.

Untuk membersihkan material longsor Babinsa bersama relawan dan unsur perangkat desa Mandala yang dibantu warga masih berupaya menyingkirkan tanah dari jalan. Selain itu warga yang hendak melewati jalan ini diimbau untuk berhati-hati karena licin dan waspada sebab bisa saja longsor susulan terjadi kembali.

"Intensitas hujan yang tinggi ini berpotensi terjadi bencana, namun belum ada informasi jatuhnya korban jiwa akibat bencana," imbuhnya.




Lanjut Serka Dasiman, bantuan darurat sudah siap disalurkan. Untuk meminimalisasikan dampak bencana dirinya sudah berkoordinasi dengan BPBD Cilacap, untuk menyiagakan relawan yang siap memberikan bantuan dan mendata jika terjadi bencana susulan lagi.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dengan kondisi cuaca buruk seperti ini yang kapan saja bisa terjadi bencana alam. Serta tidak melakukan aktivitas yang bisa menimbulkan bencana seperti penebangan pohon dan lain-lain.

Laporan Srd.Sty (! Pendim.Clp)

 TNI dan Polri Makin Kompak, Linmas Desa Sidorejo Dilatih PBB

by : On 10/19/2017 03:35:00 PM




Batang, IMC - Sinergitas TNI dan Polri di era modern sekarang ini sangat didambakan dan diharapkan oleh masyarakat, karena mereka akan merasakan stabilitas keamanan wilayah dan pada akhirnya masyarakat dapat beraktifitas sesuai dengan profesi masing masing tanpa adanya rasa khawatir. 




Dalam rangka mengantisipasi dan usaha deteksi dini terhadap kemungkinan dan kerawanan yang akan muncul di desa Binaannya,  pada 19/10 Babinsa Desa Sidorejo Kecamatan Gringsing Sertu Mulyanto bersama Bhabinkamtibmas Brigpol Sudarto memberikan pelatihan dan pembekalan anggota Linmas Desa Sidorejo bertempat di halaman Balai Desa setempat. 

Pelatihan tersebut diikuti oleh 28 orang Linmas dengan pembekalan tentang wawasan kebangsaan dan PBB, dengan maksud dan tujuan agar para anggota Linmas dapat menjadi pelopor di desanya dalam usaha menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. 

Disamping itu juga menurut Kades Sidorejo Bp. Witono mengungkapkan bahwa pembinaan tersebut dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia dari desa setempat dalam rangka menghadapi tahun Pemilu 2018 mendatang.

Sertu Mulyanto dan Brigpol Sudarto secara bergantian memberikan pelatihan dan pembekalan kepada para Linmas Desa Sidorejo dengan berbagai macam methode dan cara agar para peserta/Linmas dapat mudah memahami apa yang disampaikan oleh keduanya. 

Mulyadi peserta pelatihan merasa senang dengan adanya pelatihan dan pembekalan ini karena menjadi lebih tahu apa yang harus diperbuat apabila terjadi permasalahan di desanya dan dapat mengambil langkah langkah agar permasalahan segera dapat diminimalisir dan diselesaikan dengan tuntas,  demikian ujarnya. 

Laporan Pld.ZA (Pendim 0736)
Editor : Evi

Dandim 0736/Batang Ajak Anggotanya Senantiasa Mendekatkan Diri Kepada Tuhan YME

by : On 10/19/2017 03:26:00 PM



Batang, IMC - Pembinaan mental dan pembinaan personel merupakan tanggungjawab seorang pimpinan dalam lingkungan TNI AD, karena keduanya merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari seorang prajurit yang berkepribadian. 




Bintal juga sebagai fungsi Komando berarti seorang Komandan tidak harus selalu mengajak dan mengingatkan anggotanya dalam hal Bintalid (pembinaan mental ideologi), bintrajuang (tradisi dan kejuangan) serta Binroh (rokhani) sesuai dengan agamanya masing masing. 

Dengan dasar tersebut Dandim 0736/Batang Letkol Inf Fajar Ali N S.Sos menetintahkan kepada seluruh anggotanya untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan sesuai dengan tuntunan agamanya masing masing, yang beragama Islam diperintahkan untuk melaksanakan do'a bersama pada setiap hari Kamis usai melaksanakan ibadah sholat dzuhur di Mushola Makodim dan masing masing Koramil. 




Kegiatan do'a bersama ini dilaksanakan pada siang hari karena rumah domisili anggota yang berjauhan dengan jarak tempuh yang minimal 30 menit,  sehingga diambil kebijakan dilaksanakan pada saat jam kerja. 

Letkol Fajar mengatakan bahwa do'a bersama tersebut dilaksanakan secara rutin setiap hari Kamis dengan harapan para anggota akan diberikan rasa kenyamanan dan ketentraman baik lahir maupun bathin dan pada akhirnya akan selalu mendapatkan anugerah dan bimbingan dari Tuhan dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada Bangsa dan Negara Indonesia tercinta, tandas Dandim pada saat mengikuti do'a bersama di Koramil 01/Subah Kamis 19/10.

Laporan Pld.ZA (Pendim 0736)

Kata “Pribumi” Gelisah di dalam Kamus

by : On 10/19/2017 09:54:00 AM



Kata “Pribumi”
Gelisah di dalam Kamus

Oleh Denny JA

(Tak biasa, hari itu Kamus Besar Bahasa Indonesia, bersidang.
Anggotanya, lebih dari 67 ribu kata, 
hadir menunjukkan solidaritas,
rasa persahabatan kepada sesama kata.
Kata “Pribumi” pun curhat.)




Apa salahku?
Aku selama ini baik baik saja, hadir di dalam kamus, tak berulah.
Tapi mengapa sejak sore itu,
sejak seorang gubernur mengutip aku,
kini aku dipergunjingkan?
Aku dihujat,
dituduh langgar hukum, dizalimi.
Apa dayaku? Aku hanya kata.

(Air mata menetes menemani kesedihan kata “Pribumi)

Padahal aku lebih tua dari semua mereka,
sudah ada dalam percakapan,
sebelum negeri ini merdeka.
Mengapa kini aku dicemooh?
Seolah aku tak pernah berjasa?

(Ruang pertemuan itu hening.
Duduk di sana bergerombol kata kata,
sesuai dengan persamaannya
Ada kata yang baru lahir di era media sosial, bergerombol di pojok belakang.
Mereka adalah kata “gawai,” kata “unduh,” kata “swafoto, kata “unggah,”
kata “warganet.”
Kata “gawai” pun bicara)

Para kakak senior, para kata yang lahir terlebih dahulu,
kami haturkan maaf.
Walau kami banyak dijadikan tempat
pergunjingan kakak kami, kata “pribumi,”
sebaiknya kami menjadi pendengar dulu.
Silahkan para kakak yang lebih senior
bicara.

(Kata “ilmu,” menjelaskan suasana:)

Adikku kata “pribumi.”
Awal segalanya politik manusia.
Ibu kandungmu itu Kolonial Belanda.
Kau dilahirkan sudah dengan niat diskriminasi.
Kau disebut inlander, kasta paling rendah,
di bumimu sendiri yang sedang dijajah.

Jangan terlalu bersedih. Kau pernah
dipuja ketika Indonesia merdeka.
Dari kasta paling rendah kau berubah,
menggeliat, menjadi pelaku sejarah.

Kini sejak tahun 1998, kau memang dilarang hadir dalam rumusan kebijakan negara. Kekerasan sering menyertai
kehadiranmu dalam politik Indonesia.

Begitulah pasang surut zaman. 
Kita dunia kata hanyalah lampiran, bukan pelaku.
Pasrah saja.
Manusia itu suka suka,
mengubah makna kita.
Kadang baik, kadang buruk.
Kita bisa apa? 
Kita hanya kata!

(Kata “pribumi” merespon.)

Terima kasih kakak.
Jika kehadiranku mengganggu,
mengapa aku masih ada dalam kamus?
Mengapa aku tak dikubur saja,
hilang selamanya?
Sungguh menderita nasibku:
ada tapi tiada,
ada tapi dilarang dimana-mana.

(Kata “terorisme” menghibur)

Kata  “pribumi.”
Kau masih beruntung, sahabat.
Lihatlah aku.
Setiap kali aku dikutip, terorisme,
selalu untuk pembunuhan yang sadis, kekerasan massal, fanatisme buta.
Aku tak pernah bahagia.
Tak ada harum bunga di sukmaku.
Tak ada wangi parfum.
Aku hadir untuk dikecam.
Dimana mana aku diludahi.

(Kata “Ateis” ikut menghibur)

Kau masih bagus sahabatku.
Aku lebih celaka hidup dalam kamus Indonesia.
Jika aku disebut, ateis, selalu disertai bayangan neraka.
Tak hanya aku hina  di dunia,
bahkan dianggap celaka di akherat.
Kadang aku protes mengapa aku
harus ada dalam kamus jika
hanya untuk dicerca.

(Di pojok kiri, bergerombol pula kata kata
yang sangat jarang dipercakapkan.
Ada kata “berandang,” kata “cokol,”
kata “lasak.”
Kata “lasak,” yang berarti selalu ingin bergerak, angkat bicara.)

Temanku kata “pribumi.”
Sungguh kami ingin sepertimu, dipercakapkan dari waktu ke waktu.
Alangkah bahagia.

Lihatlah kami. 
Bahkan teman teman sesama kata saja tak mengenal kami,
apalagi manusia, apalagi politisi.
Sudah lama kami hadir di kamus,
namun hanya pajangan saja.

Jangan sedih, sahabatku.
Ambil hikmah.
Ingatlah kami, yang selalu cemburu padamu.

(Pertemuan Kamus Besar Bahasa Indonesia terus berjalan.
Kadang mereka sedih bersama,
tertawa bersama.

Namun kearifan hadir pula.
Mereka sepenuhnya sadar.
Apa daya mereka hanya kata.
Manusia apalagi politisi
sekehendak hati mengubah makna kata) 

Mengapa Kata “Pribumi”  Menjadi Begitu Sensitif?

by : On 10/19/2017 09:54:00 AM


Mengapa Kata “Pribumi” 
Menjadi Begitu Sensitif?

Oleh Denny JA




Jakarta, IMC - Jika  hanya sebagai sebuah kata atau terminologi, tak ada yang salah dengan kata “pribumi” ataupun kegiatan kaum pribumi. Ia menjadi sensitif jika kata “pribumi” itu berubah menjadi sebuah kesadaran kolektif mayoritas menyusun perjuangan ekonomi dan politik.

Itulah respon cepat saya terhadap hingar bingar dan hiruk pikuk di ruang publik akibat digunakannya kata pribumi dalam pidato pertama Gubernur DKI terpilih setelah dilantik: Anies Baswedan.

Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan pribumi sebagai penghuni asli, yang berasal dari tempat yang bersangkutan. Dalam bahasa Inggris ia diterjemahkan sebagai indigenous people.

PBB sendiri selaku lembaga tertinggi dunia, sejak tahun 1994, menetapkan hari internasional bagi rakyat pribumi di seluruh dunia. Hari itu jatuh pada tanggal 9 Agustus. itu momen kaum pribumi di seluruh dunia merayakannya, sekaligus mendiskusikan kondisinya.

Bahkan PBB sudah pula menetapkan hak asasi bagi kaum pribumi di seluruh dunia: United Nations Declaration of the Rights of Indigeneous People. Dalam artikel 3, hak itu berbunyi: hak kaum pribumi untuk mengejar kepentingan ekonomi, sosial dan kultural.

Kata pribumi juga bahkan menjadi nama sebuah organisasi resmi di Indonesia: Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI). Di tahun 2015, bahkan pemerintahan Jokowi yang diwakili wakil presiden Jusuf Kala juga menghadiri acara pengusaha pribumi itu. 

Pertanyaannya mengapa hak kaum pribumi yang justru dirayakan oleh dunia, dan di Indonesia sendiri ada organisasi resmi menggunakan kata pribumi seperti HIPPI, kini menjadi begitu sensitif di Jakarta atau Indonesia, ketika Anies Baswedan mengutipnya dalam pidato?

-000-

Dua hal penyebabnya. Pertama longgarnya definisi pribumi itu. Kedua, ada problem ekonomi dan politik dengan the so called “kaum pribumi,” itu.

Jika pribumi didefinsikan sebagai melayu muslim, mereka mayoritas dalam jumlah tapi merasa minoritas dalam penguasaan ekonomi. Dan kini mereka mulai kwatir pula dominasinya dalam politik terancam. Kesadaran kolektif ekonomi politik kaum pribumi ini yang memang sensitif karena konteks ekonomi politik Indonesia.

Publik Indonesia harus berani membongkar lebih jauh dan mempercakapkan soal ekonomi politik pribumi itu secara dingin, rasional dan ilmiah. Itu lebih baik ketimbang masalah ini disembunyikan di bawah karpet merah, seolah indah dan tenang di permukaan, namun justru membara membakar secara diam diam.

Jika pribumi semata diartikan sebagai penduduk adat asli nusantara yang sangat minoritas jumlahnya, itu akan adem saja. Problemnya adalah melalui evolusi kata, pribumi itu di sebagian komunitas berarti melayu muslim yang mayoritas. Kini mereka ingin bangkit perkasa secara politik dan ekonomi.

Evolusi pengertian pribumi sebagai melayu itu terlacak sejak abad ke tujuh. Termasuk pertama kali kata melayu digunakan, itu  oleh seorang pendeta Budha I Ching (634-713). Ia melaporkan perjalanannya dari China ke India.

Ia menuliskan dua buku, yang bercerita pengalaman. Tulisnya, setelah berlayar 20 hari, kami sampai di tanah Sriwijaya. Raja di sana sangat ramah. Ia membantu kami tinggal 2 bulan di tanah Melayu.

Pada mulanya, kata Melayu hanya didefinisikan untuk wilayah sekitar kerajaan Sriwijaya. Tahun 1795, pengertian melayu diluaskan oleh Blumenbach untuk semua ras bewarna coklat. Termasuk di dalamnya antara lain suku yang berada di Maluku dan Sunda.

Tahun 1854, pemerintah kolonial Belanda mengeluarkan undang-undang mengatur pemisahan tiga rasial dengan tiga tingkat status sosial. Golongan pertama, disebut kaum Eropa. Golongan kedua kaum Timur Asing, terdiri dari Cina, India, Arab dan asing lainnya di luar Eropa. Golongan ketiga adalah kasta paling rendah: inlander.

Eropa adalah penguasa. Inlander itu rakyat yang dikuasai. Golongan Timur Asing berada di tengah. Inilah kali pertama, kosakata “inlander” menjadi politis. Bersama kosakata itu melekat status ekonomi politi paling rendah.

Inlander itu kemudian pengertiannnya menjadi pribumi. Berbaur  pula ia dengan pengertian etnik Melayu. 

Kosakata pribumi dan melayupun berevolusi menjadi melayu muslim. Awalnya itu terjadi untuk alasan praktis dan mudah bagi penguasa kolonial mengidentifikasi kaum inlander.

Dalam perkembangannya, mereka yang sudah lama tinggal di bumi nusantara termasuk yang Arab sekalipun sejauh Muslim masuk pula dalam kategori Melayu atau pribumi.

Kata pribumi dengan salah ataupun benar hidup di banyak benak masyarakat sebagai melayu beragama Islam. Berkembanglah rakyat Indonesia menjadi pribumi dan non pribumi. Kemudian ia menjadi melayu muslim versus etnik Tionghoa (Cina).

Dari sebuah kosa kata, kaum pribumi atau melayu muslim, menjelma menjadi kesadaran identitas. Kaum pribumi merasa mayoritas, namun tertinggal secara ekonomi. Sejarah kecemburuan ekonomi pribumi terutama kepada etnik Cina acapkali berbuah kekerasan. 

Sejak merdeka, Bung Karno hingga Gus Dur mencoba membangun kesadaran warga negara. Apapun etniknya, agamanya, ia Indonesia. Namun sejarah juga mencatat. Kecemburuan ekonomi acapkali pula membuat warga Indonesia etnik Cina menjadi amuk massa. 

Peristiwa besar terakhir  huru hara 1998. Etnik Cina (non pri) termasuk yang menjadi korban kekerasan. Presiden Habibie melalui Inpres, no 26 tahun 1998, melarang penggunaan kata pribumi dan non pribumi dalam semua perumusan dan penyelenggaraan kebijakan. 

Reformasipun mengubah landscape politik. Tapi yang  belajar sejarah juga paham, perubahan  cepat hanya mungkin terjadi pada aturan. Mindset kolektif, apalagi realitas adalah raksasa yang hanya mampu berubah pelan pelan saja.

Di tingkat aturan, apalagi hanya  sebuah inpres, bukan Undang-Undang atau konstitusi, tak akan mampu meredam penggunaan kata pribumi. Yang lebih sensitif justru kenyataan itu: kesadaran ekonomi dan politik pribumi tak akan bisa diredam hanya oleh sebuah inpres, selama akar masalahnya masih kokoh di sana.

-000-

Apa yang harus dilakukan? Inilah pertanyaan penting. Memilih tidak membicarakan soal ekonomi politik “kaum pribumi,” demi sopan santun politik, sementara ada kegelisahan yang riel di bawah permukaan, itu bukan pilhan cerdas.

Percakapan publik yang hangat dan ilmiah atas hal itu boleh dibiarkan bergulir dengan tiga prinsip dasar.

Pertama, tak boleh ada diskriminasi atas warga negara. Apapun etnik dan agamanya, semua warga negara memiliki hak dan perlindungan hukum yang sama.

Kedua, tak boleh ada kekerasan di ruang publik. Aparat hukum harus berani dan tegas untuk menindak aneka kekerasan fisik ataupun ujuran kebencian.

Ketiga, ketimpangan ekonomi yang tajam, apalagi jika bertumpang tindih dengan identitas etnik atau agama, di seluruh dunia, akan menjadi bara api sebuah negara. 

Hikmah kontroversi soal pidato Gubernur DKI, Anies Baswedan, mungkin menjadi picu untuk percakapan di ruang publik secara dingin mencari solusi bersama. Saatnya ruang publik kita diisi oleh percakapan visioner, dengan riset, data, argumen, dan studi komparatif.

Ruang publik kita kini hanya ramai untuk isu korupsi dan sensasi politik. Kita rindu percakapan yang mencerahkan soal tema besar kondisi ekonomi, ketimpangan, keadilan, kebebasan, kemakmuran.

Persoalannya, bisakah mempercakapkan isu yang panas, seperti pribumi itu, dengan kepala dingin?

Awas HIV/AIDS...!  940 Penderita HIV Menyebar di Kabupaten Grobogan Butuh Penanganan Serius

by : On 10/18/2017 11:53:00 PM



Grobogan, IMC - Perhatian pemerintah Kabupaten Grobogan tentang penyakit menular HIV/AIDS terus diupayakan pencegahan dan penanggulangannya. Dengan melakukan penyuluhan penanggulangan Penyakit Menular Seksual (PMS) bagi Pekerja Seks Komersial (PSK) di Lokalisasi Gunungrejo (Gunung Butak - red) Dusun Teguhan Desa Depok Kecamatan Toroh, Rabu (18/10).




Pemda melalui DP3AKB Grobogan melakukan penyuluhan guna menangkal penyebaran virua HIV yang sekarang ini di Kabupaten Grobogan sekitar  940 penderita.

Sementara di lokalisasi tersebut 14 penderita. Sedang penyebaran penyakit menular (PMS) juga disebut infeksi menular seksual (IMS) adalah infeksi yang ditularkan dari orang melalui kontak seksual.

Kabid K3 DP3AKB Grobogan Budi Santoso, menuturkan, kegiatan tersebut dilakukan di Lokalisai bagi PSK guna menanggulangi penyegahan penyakit menular HIV/AIDS.

"Sasarannya pekerja sek komersial di lokalisasi Gunungrejo," terangnya.




Dijelaskan Pemerintah Grobogan melalui DP3AKB, terus berpaya melakukan penanggulangan penyebaran dengan memberikan sosialisasi, pagi PSK. 

Setiap PSK yang akan melayani tamunya bisa memproteksi diri dengan menyuruh tamunya untuk mengunakan alat kontrasepsi (kondom-red).

Dari data yang diinformasikan ada sebanyak 60 PSK yang berada dilokasi tersebut. Pihaknya secara rutin setiap hari Rabu, memberikan pelayanan kesehatan guna menimalisir penyebaran HIV/AIDS di lingkunagan tersebut. 

"Pelayanan kesehatan rutin setiap hari rabu dari dinas kesehatan," tambahnya.

Dengan melakukan penyuluhan kepada 60 Pekerja Seks Komersial itu diharapkan mampu untuk melakukan pencegahan penyakit HIV/AIDS. Dengan memberikan ketrampilan bagi pekerja yang ingin keluar dari pekerjaannya sebagai PSK.

 "Salah satu program dari dinas DP3AKB  yakni dengan memberikan penyuluhan, memberikan ketrampilan kalau ada kelompok  yang mau keluar kita akan memberikan modal, tapi kita hati-hati karena mobolitas mereka tinggi," imbuhnya.

Diharapkan para PSK nanti bisa mandiri keluar dari pekerjaanya dengan bekal ketrampilan yang dimilikinya, dengan penyuluhan tersebut bisa memberikan manfaat kepada semua pihak, agar masyarakat memahami dan akan lebih sadar tentang penyakit HIV/AIDS.

 " Dengan melihat potensi, diharapkan mereka mandiri tidak menjadi pekerja seksual se umur hidup. Kita berharap mereka tidak terlalu lama di disini," harapnya.

Hadir dalam penyuluhan tersebut Kabid K3 Budi Santoso, Ika Rokhyanti S.Kep. Nurochim, Sri Murahati, Kasi PKS Pemberdayaan Keluarga Sejahtera Triyono, KUPT DP3AKB Kecamatan Toroh Budi Rahayu, Kepala Desa Depok.


Laporan Wartawan IMC Grobogan, Ansori
Editor : Putri

Memasang Strobo dan Sirine Bukan Haknya, Polres Grobogan Tindak Tegas Pengendara

by : On 10/18/2017 03:55:00 PM



Grobogan, IMC - Petugas Kepolisian Polres Grobogan  memberikan penindakan tegas terhadap pengendara kendaraan yang memasang lampu strobo yang tidak memiliki hak.




Selain itu tindakan juga diberikan terhadap kendaraan yang menggunakan sirine. Penindakan dilakukan karena penggunaan lampu strobo dan sirine itu tidak sesuai peruntukannya.




Mereka pun ditilang akibat perbuatannya. Soalnya perbuatan pengendara memasang lampu sorot, lampu strobo dan sirine yang tidak sesuai peruntukannya sangat berbahaya dan memicu kecelakaan lalu lintas.

"Kebanyakan roda empat untuk strobo," kata Kasat Lantas AKP Panji, Rabu (18/10).

Untuk para pelanggar ini diberikan sanksi tilang. "Strobo atau rotator dan TNKB tidak sesuai spek kami sita," katanya.

Menurut Kasat Lantas, penggunaan strobo telah diatur dalam Undang-Undang nomor 22 tahun 2009. Untuk lampu biru digunakan untuk kendaraan milik Polri, rotator berwarna merah untuk ambulance, pemadam kebakaran dan kendaraan TNI, sementara untuk rotator berwarna kuning digunakan oleh angkutan khusus dan patroli jalan tol.

"Penggunaannya sebagai tanda atau peringatan bahwa ada kendaraan skala prioritas seperti ambulance, pemadam kebakaran, petugas kepolisian yang sedang bertugas agar pengguna jalan memberikan ruang. Bisa dibayangkan kalau ambulance lewat bawa pasien atau pemadam kebakaran tidak diberikan jalanan, akhirnya terlambat tiba di lokasi," jelasnya.




Sementara Kapolres Grobogan AKBP Satria Rizkiano menghimbau kepada masyarakat agar lebih disiplin dalam berkendara. Terkait penggunaan strobo, masyarakat harus lebih paham lagi terkait penggunaannya.

"Di luar kendaraan yang telah diatur dalam undang undang, tidak boleh menggunakan. Itu harus dipahami. Kalau masih ada yang nekat menggunakan akan kami tindak, strobonya kami tindak," pungkasnya.

Laporan Wartawan IMC Grobogan, Ansori
Editor : Syf

Dandim 0736/Batang Hadiri Pelantikan PAPPRI Kota Batang

by : On 10/18/2017 02:29:00 PM



Batang, IMC - Batang merupakan kota kecil di Pantura, akan tetapi meakipun kecil tidak mau ketinggalan dengan kota-kota lainnya yang sudah ratusan tahun berdiri seperti Kodya Pekalongan dan kota lainnya. 




Hal tersebut terlihat pada acara pelantikan pengurus dewan pimpinan cabang persatuan artis penyanyi pencipta lagi pemusik Republik Indonesia (PAPPRI)  Kabupaten Batang periode 2017-2022 bertempat di Pendopo Kabupaten Batang pada 18/10.

Dandim 0736/Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha S.Sos yang turut hadir memberikan apresiasi dan rasa bangganya dengan mengungkapkan bahwa Batang mempunyai berbagai macam potensi baik SDM maupun SDA yang belum tergali. 




Letkol Fajar berharap dengan dewan PAPPRI yang baru semoga Batang akan semakin dikenal di bidang musik dan bidang lainnya apalagi ditopang dengan berdirinya PLTU Batang serta hal tersebut sangat mendukung program guyub rukun mbangun batang. 

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut Bupati Batang H Wihaji S.Ag,Dandim 0736/Batang Letkol Inf Fajar Ali N S.Sos, Ketua DPRD Batang,  Sekda Batang para Danramil dan Kapolsek se Kabupaten Batang.(Pendim0736).

Dua Puluh Lima Yatim Piatu Mendapat Santunan Dalam Silaturahmi dan Tasyakuran HUT TNI Ke-72

by : On 10/18/2017 02:29:00 PM



Batang, IMC - HUT TNI telah berlalu akan tetapi menjalin silaturahmi dengan semua elemen masyarakat tidak ada kata terlambat dan tidak ada batas waktu, demikian ujar Kapten Inf Sugito pada saat mempersiapkan tempat untuk acara silaturrahmi kebangsaan yang di gelar di halaman Koramil 03/Gringsing.




Silaturahmi kebangsaan bersama komponen masyarakat Kecamatan Gringsing tersebut digelar dalam rangka Tasyakuran HUT TNI ke-72 tahun 2017.

Turut hadir pada kesempatan tersebut
Dandim diwakili Kasdim 0736/ Batang Mayor Inf Raji, Forkopimcam Gringsing, K H. Solikhin Sihab, K.H. Sobirin, K.H.Abdl Syukur Ketua MUI Kecamatan Gringsing, ADM PTPN IX Siluwok Sawangan, Paguyuban Kades se Kecamatan Gringsing, Purnawirawan dan warakawiri wilayah Gringsing dan 25  Anak yatim piatu wilayah Koramil 03/Gringsing serta Komponen masyarakat wilayah Kec Gringsing.

Dalam sambutannya Danramil 03/Gringsing mengajak masyarakat untuk selalu bersatu padu mempertahankan pancasila sebagai Dasar Negara dan menolak paham ideologi selain Pancasila, saat ini masyarakat cenderung mencari pembenaran meskipun apa yang di lakukan itu melanggar aturan. 



Dan diakhir sambutannya mengingatkan untuk menjaga anak cucu kita dari segala bentuk Narkoba karena saat ini merupakan musuh utama bangsa dan sudah merambah desa-desa serta untuk menghindari terjadinya kenakalan remaja.

Selesai acara dilanjutkan dengan pemberian bantuan untuk pemugaran makam Pahlawan di Desa Lebo sebesar Rp. 8.000.000,- dan santunan kepada 25 anak yatim piatu.

Laporan Pld.ZA(Pendim0736)
Editor : Syf

 Danramil 01/Cilacap bersama Yayasan Sosial Bina Sejahtera Sosialisasikan Penghijauan

by : On 10/18/2017 01:36:00 AM




Cilacap, IMC – Yayasan Sosial Bina Sejahtera Kabupaten Cilacap  bekerjasama dengan Kodim 0703/Cilacap, dan Masyarakat bersama-sama mewujudkan kawasan hutan Cilacap hijau dalam rangka menanam pohon Albasia, Kelapa di wilayah hutan Selokjero, Kecamatan Klaces, Kabupaten Cilacap, Selasa (17/10).




Berlokasi di wilayah hutan Selokjero, Kecamatan Klaces Kabupaten Cilacap, Kodim 0703/Cilacap dalam hal ini diwakili oleh  Danramil 01/Cilacap, Kapten Kav. Nur Sohib bersama, Babinsa Klaces, Koramil 09/Kawunganten Serka Teguh, Ketua Yayasan Sosial Bina Sejahtera Romo Corolus dan masyarakat ,sebagai upaya untuk menghijaukan hutan Selokjero terus dilakukan, baik oleh Yayasan Sosial, pemerintah, maupun TNI dan Masyarakat. 

Titik fokus kali ini lebih kita kedepankan di areal hutan tandus yang tidak ditumbuhi pohon. Pengalokasian bibit pohon sendiri, Kodim 0703/Cilacap hanya bisa membatu bibit pohon tanaman Albasia, kelapa dan tanaman jengkol,  selanjutnya  masyarakat agar menyiapkan lahannya untuk penanaman.




Dari keterangan Danramil 01/Cilacap, Kapten Kav. Nur Sohib Ansori, rencana tanam pohon di hutan Selokjero Kecamatan Klaces sendiri mengutamakan penanaman pohon di areal hutan yang tidak tertanami pepohonan.

Hutan adalah paru paru dunia,seperti kita manusia yang punya paru paru untuk bernapas, maka dari itu sangat penting kita melakukan penghijauan. Harapanya, kepada masyarakat agar bisa menjaga kelestarian alam dan mau untuk merawatnya." Tandas Danramil 01/Cilacap. 

Laporan Srd.Sty (Pendim.Clp)

 Pokja Pewarta Kota Tua Resmi Terbentuk

by : On 10/17/2017 10:04:00 PM


Jakarta, IMC - Kawasan Kota Tua adalah sebuah destinasi wisata yang cukup banyak diminati oleh wisatawan baik domestik maupun manca negara. Destinasi wisata sejarah yang berada di wilayah Jakarta Barat ini belum banyak diketahui oleh masyarakat secara luas, baik dari sisi area maupun nilai sejarahnya. Mendengar kata "Kota Tua" masyarakat berasumsi adalah museum Fatahilah dan museum bank Mandiri. 




Melihat kondisi tersebut, insan media yang berada di Jakarta menganggap perlu membentuk suatu Kelompok Kerja (Pokja) wartawan guna lebih memaksimalkan publikasi destinasi wisata sejarah tersebut. 

Sebagai bentuk kepedulian insan media terhadap kekayaan budaya dan destinasi wisata kawasan kota tua, setelah melalui beberapa tahapan musyawarah sesama awak media dan pihak Unit Pengola Kawasan (UPK) Kota Tua, hari ini, Selasa (17/10) resmi terbentuk Kelompok Kerja (Pokja) Pewarta Kawasan Kota Tua.

Musyawarah pembentukan dan penetapan kepengurusan Pokja Pewarta Kota Tua diselenggarakan di ruang rapat UPK Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Rapat dimulai pukul 18.30 s.d. pukul 20.15 wib, Selasa (17/10).

Hadir dalam musyawarah tersebut beberapa perwakilan media, baik media cetak, elektronik dan media siber antara lain; Adin Syaefudin (Pemred Tabloid IMC News dan Media Online IndonesiaMediaCenter.com), Ichwan Lazuardi (Wakil Pewarta Warga Tambora), Rusdi Djana (Redaktur Pelaksana SKPK), Andi Nirwansyah (Pemred Tabloid Otoritas), Erwin K Wibisono (Pemred Tabloid Restorasi), dan lain-lain.

Berdasarkan hasil musyawarah tersebut, diambil kesepakatan dan keputusan susunan kepengurusan Pokja Pewarta Kota Tua Periode 18 Oktober 2017 - 17 Oktober 2020, sebagai berikut:

Dewan Pengarah:
1. Syaefudin
2. Andi M Nirwansyah
3. Ichwan Lazuardi
4. Yoyon Wardoyo
5. Erwin K Wibisono
6. Nurhalim

Ketua : Toni Flamingo
Wakil Ketua 1 : Rusdi Djana
Wakil Ketia 2 : Muhidin
Sekretaris : Fajar S Anggoro
Bendahara : Endang E Mandaras
Koordinator Bidang- Koordinator Bidang.

Susunan diatas lebih lengkap akan dituangkan dalam berita acara rapat dan akan diserahkan kepada UPK Kota Tua dalam waktu dekat.

Adapun tujuan dibentuknya Pokja Pewarta Kota Tua adalah sebagai mitra UPK Kota tua untuk membantu mempublikasikan kota tua kepada publik. Menggali potensi yang belum terekspose untuk dipublikasikan kepada dunia, agar masyarakat baik nasional maupun dunia internasional lebih tertarik untuk mengunjungi destinasi ini.

Pokja Pewarta Kota Tua dalam waktu dekat akan menyediakan media online khusus untuk publikasi kawasan kota tua. Membuat media cetak baik berupa buletin, tabloid dan majalah sekitar wisata kota tua.

Ketua UPK Kota Tua, Norviadi Setio Husodo menyambut baik pembentukan Pokja Pewarta Kota Tua. 

Ia berharap dengan keberadaan Pokja ini, promosi wisata kota tua akan lebih dapat ditingkatkan lagi sampai go-internasional.

"Saya harap keberadaan Pokja ini dapat membantu meningkatkan promosi wisata kota tua hingga go-internasional," ungkap Novri, demikian panggilan akrabnya kepada pengurus pokja terpilih.

Ia juga mengingatkan agar semua wartawan yang tergabung dalam pokja ini melepaskan almamater asalnya dan mengedepankan publikasi kota tua. (syf/pokja)



 DPW Partai Nangroe Aceh (PNA) Siap Memajukan Olahraga di Aceh Tamiang

by : On 10/17/2017 06:03:00 PM




Aceh Tamiang, IMC - Kepala Bidang Pemuda dan Olah Raga di Badan Dewan Perwakilan Wilayah Partai Nangroe Aceh (PNA) wilayah Aceh Tamiang, siap memajukan pemuda dan Olahraga di dalam badan Partai yang berada di daerah Aceh Tamiang, Senin (16/10/17).




Manfaat olahraga bagi tubuh manusia dapat membantu melindungi dari penyakit seperti stroke, jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, obesitas, osteoporosis, nyeri punggung, dan dapat meningkatkan suasana hati dan mengurangi stress selain dari manfaat yang telah di sebutkan di atas, olahraga juga bisa membentuk otot- otot yang ada di dalam tubuh manusia baik yang menginginkan bentuk tubuh yang berotot juga bisa menjaga stamina tubuh agar selalu fit.

Kepada indonesiamediacenter.com M. Arif Suryat selaku Kabid mengatakan pihaknya telah melakukan rapat dengan seluruh komponen kepengurusan Partai Nanggroe Aceh soal kepemudaan dan olah raga yang perlu dimajukan.

Dalam rapat tersebut dihadiri Ketua umum PNA Hady Efendiar dan Ketua Harian Bustamam membahas mengenai kepemudaan dan olah raga di Tamiang yang masih banyak perlu pembenahan dan dukungan.

"Di dalam badan partai, kita tidak cuma membahas masalah politik saja akan tetapi juga harus membahas mengenai masalah kepemudaan dan olah raga yang perlu kita majukan bersama apalagi ketua juga mendukung dalam hal yang positif seperti ini," ungkapnya.

Selaku kepala bidang Kepemudaan dan Olah raga di badan Partai M.Arif Suryat Alias Pak wek sedikit menghimbau terhadap pemuda yang berada di tamiang agar ikut membangun serta mendukung Olahraga di Tamiang.


Laporan Bambang H

Kamarudin : Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) Harus Mementingkan Kesejahteraan Rakyat dan Bukan Untuk Politik Saja

by : On 10/17/2017 05:57:00 PM



Aceh Tamiang, IMC – Hal ini disampaikan  Kamarudin, SH., pada sesi ngopi dan bincang-bincang isu terkini Aceh, khususnya Undang-Undang Pemerintah Aceh di Corner Kopi Aceh Tamiang, Senin (16/10/17).




Demokrasi bisa menghukum siapa saja, baik itu partai politik maupun para wakil rakyat yang tidak peduli dengan kesejahteraan masyarakat, Demokrasi juga bisa menjadi harapan-harapan baru bagi masyarakat, di Aceh telah lahir sebuah demokrasi yang dituangkan dalam UUPA no 11 Tahun 2006.


UUPA pada prinsipnya membangun infrastruktur dan komunikasi sampai ke desa-desa, Otsus Aceh sekitar 2% dari APBN kurang lebih 8,7 triliun dan dicincang menjadi program jangka pendek dan manfaatnya cuma untuk jangka  pendek, seharusnya dana Otsus tersebut dijadikan Program strategis yang harus melihat kepentingan Jangka panjang, seperti sektor pertanian,perikanan dan peningkatan perekonomian rakyat.


"Saya merupakan sebagian masyarakat yang peduli terhadap UUPA yang menjadi Marwah dan wajah Aceh dan merupakan hasil dari perjuangan para syuhada yang telah wafat, sehingga UUPA harus tegak berdiri di Aceh sebagai pedoman untuk menjalankan segala bentuk program kegiatan yang harus mementingkan rakyat sebagai tujuan utama, Itulah sebabnya saya dengan lancang maju mencalonkan sebagai anggota DPR RI,UUPA bukan hanya mengatur hak politik saja akan tetapi UUPA harus mementingkan hak rakyat yang menjadi tujuan utama dari terbentuknya UUPA tersebut, UUPA harus melihat sektor kesejahteraan bukan hanya sektor politik, baik itu infrastruktur dan perekonomian masyarakat," jelas Kamarudin, SH.


"Dana Otsus menjadi prioritas saya jika saya nanti terpilih menjadi anggota DPR RI," tegasnya.


Lebih lanjut Kamarudin, SH., menjelaskan bahwa Di bumi muda sedia ini Pertanian harus menjadi sektor utama yang diperhatikan karena 70% masyarakat Aceh Tamiang adalah petani, sehingga petani harus diberikan perhatian khusus baik itu dari pembekalan Para petani sampai pada harga komoditi pasar.


Selain itu pada 2019 telah terjadi loncatan demokrasi dimana hampir 80% pemilih usia 17-45 tahun berasal dari kalangan pemuda dan pemudi, oleh sebab itu kita sebagai pemuda harus berani mengambil sikap untuk perubahan Aceh menjadi lebih baik.

Pengamatan indonesiamediacenter.com sesi ngopi dan bincang-bincang isu terkini di Aceh ini berlangsung kurang lebih dua jam dan dihadiri dari berbagai kalangan dari Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Para Datok penghulu,Mahasiswa, Awak media dan masyarakat umum yang berjumlah hampir 70 orang.

Laporan Bambang Herman

Longsor Susulan Terjadi Lagi Di Cilacap

by : On 10/17/2017 12:52:00 PM



Cilacap, IMC - Longsor susulan terjadi di Desa Ciwuni Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap. Timbunan material tanah bercampur air dari longsor menimpa rumah salah satu warga, Imron Dusun Sukarame Rt. 02 Rw. 02, Desa Ciwuni, Kecamatan Kesugihan Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, Selasa (17/10)

Dari rilis Danramil 06/Kesugihan, Kapten Inf. Agus Sudarso mengatakan, peristiwa longsor susulan tersebut mulai terjadi pagi pada pukul 04.00 WIB. Puluhan warga di bantu Babinsa dan anggota TNI dari Koramil 06/Kesugihan segera bergegas untuk membersihkan tanah longsor.




Sebelumnya, pemilik rumah, Imro sudah mengantisipasi dan mengungsikan keluarganya sejak Senin malam ke rumah tetangga, sehingga tidak mengakibatkan korban jiwa dan hanya mengakibatkan kerugian material diperkirakan hingga puluhan juta rupiah.

Baca juga : 


Guna membersihkan tumpukan material tanah tidak dimungkinkan dengan cara manual, untuk Danramil 06/ Kesugihan akan terus berkoordinasi, sehingga untuk pembersihan tumpukan material longsor itu dimungkinkan menggunakan alat berat.




Menurutnya, rumah yang roboh, sebelumya sudah tertimpa longsor yang mengakibatkan tembok rumah jebol pada hari Selasa 10 Oktober yang lalu.

"Kondisinya sangat mengkhawatirkan, untuk itu warga masyarakat dihimbau untuk waspada menghadapi cuaca saat ini," ujar Kapten Inf. Agus Sudarso.

Laporan Srd.Sty (Pendim.Clp)
Editor : Syf

Kodim 0736/Batang dengan DP3AP2KB Selenggarakan Bhakti Sosial KB Gratis

by : On 10/17/2017 11:36:00 AM



Batang, IMC - Partisipasi dan peran TNI dalam Program KB sangat mendukung. Hal ini mengingat masalah pokok kependudukan sangat komplek dan butuh dukungan dari berbagai pihak. Persoalan itu dipengaruhi antara lain jumlah penduduk yang besar, cepatnya pertumbuhan penduduk, penyebaran penduduk yang tidak merata, komposisi penduduk, mobilitas penduduk dan tingkat kelahiran yang tinggi serta karakteristik sosial ekonomi penduduk.




Realita tersebut juga terjadi di Kabupaten Batang yang notabenenya merupakan Kabupaten termuda di Jawa Tengah seperti yang dituturkan oleh Dandim 0736/Batang Letkol Inf Fajar Ali N S. Sos melalui Kapten Kav M Purbo S saat pelaksanaan Bhakti Sosial KB Kesehatan di Puskesmas Subah pada hari Selasa, 17/10.

Diakui oleh Kapten Purbo yang mendampingi Kepala Puskesmas Subah Ibu dr. Ida Susilaksmi, M.Kes. dan Camat Subah Wahyoe Oetomo mengatakan bahwa minat warga untuk ikut KB bagi pasangan usia produktif di Kabupaten Batang masih bisa dibilang cukup tinggi, karena sebelumnya sudah dirintis Kampung KB di beberapa desa di wilayah Batang. 

Sehingga hal tersebut sangat mendukung program pemerintah dalam revitalisasi percepatan KB di Kabupaten Batang dengan segala keterbatasan tenaga PLKB didampingi para Babinsa dihadapkan dengan geografi Kabupaten Batang yang merupakan perbukitan. 




Disamping itu Kapten Purbo juga nengingatkan kepada para akseptor akan arti slogan KB “Dua Anak Cukup”, juga menghindari "4 terlalu " Yaitu terlalu muda untuk melahirkan, terlalu tua untuk melahirkan, terlalu rapat jarak kelahiran dan terlalu sering melahirkan, tandasnya.

Pelaksanaan Bhaksos KB Kesehatan merupakan wujud kerjasama Kodim 0736/Batang dengan DP3AP2KB Batang dan diakhir kegiatan tercatat  24 orang akseptor terdiri dari 14 akseptor Implant dan 10 akseptor IUD.

Terpisah di Puskesmas Tersono juga dilaksanakan kegiatan yang sama dengan jumlah akseptor 42 orang terdiri dari 5 orang akseptor IUD dan 37 orang akseptor Implant. (Pendim0736).

Tanah Longsor Menimpa Rumah Warga Di Cilacap

by : On 10/17/2017 10:57:00 AM



Cilacap, IMC - Musim hujan tahun ini memicu terjadinya berbagai bencana diantaranya banjir dan tanah longsor diberbagai wilayah di Kabupaten Cilacap, bencana alam tanah longsor kembali terjadi  di wilayah Kecamatan Cimanggu pada hari ini Selasa (17/10). Bencana tanah longsor menimpa rumah Wati (50) yang beralamat di RT. 01 RW. 07 Grumbul Leber, Desa Cilempuyang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap.




Kejadian bermula derasnya curah hujan  yang mengguyur wilayah Kecamatan Cimanggu pada hari Senin hingga pagi ini dan mengakibatkan terjadinya tanah longsor di Desa Cilempuyang.

Kejadian tanah longsor yang menimpa salah satu tembok rumah warga Grumbul Leber, Desa Cilempuyang, Kecamatan Cimanggu ini terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Longsoran tanah tersebut menimpa tembok rumah bagian belakang rumah (Dapur) milik Wato yang sehari-hari bekerja sebagai petani.




Mendapat laporan tersebut Babinsa Koramil 14/Cimanggu, Kodim 0703/Cilacap, Serda Carnoyo beserta kepala Desa Cilempuyang dengan cepat  langsung cek lokasi ke tempat terjadinya bencana tanah longsor. Beruntung tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian yang diakibatkan tanah longsor tersebut ditaksir mencapai 40 juta rupiah.




Babinsa dan Kepala Desa Cilempuyang segera berkordinasi dengan BPBD Cilacap dan dengan aparat terkait guna  mengevakuasi longsor tersebut, serta bantuan logistik lainya.
Babinsa juga segera mengerahkan warga setempat untuk melakukan karya bhakti membersihkan longsoran tanah tersebut. 


Laporan Srd.Sty(Pendim.Clp)
Editor : Budi S

Warga Miskin Di Cilacap Segera Mendapat Jamban Gratis Dari Koramil

by : On 10/17/2017 10:34:00 AM



Cilacap, IMC - Koramil 01/Cilacap rencanakan program  pembuatan jamban gratis bagi masyarakat miskin dan kurang mampu. 
Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari kegiatan survei untuk mendapatkan sasaran yang tepat dan bermanfaat.




Seperti terlihat, Danramil 01/Cilacap, Kodim 0703/Cilacap, Kapten Kav. Nur Sohib Ansori saat mensurvey lokasi sebagai sasaran Jambanisasi di wilayah Kelurahan Tambakreja, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Senin (16/10).

Rencana pembuatan jamban ini merupakan rangkaian program pencanangan gerakan 1000 Jamban di tiap–tiap kabupaten sesuai instruksi dari Komando Atas.

Perangkat Kelurahan setempat ikut melihat langsung ke lokasi.Selain memberikan apresiasi, ia juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian Koramil 01/Cilacap dalam keikutsertaannya untuk membantu dan mengatasi kesulitan warga. 




Danramil 01/Cilacap Kapten Kav. Nur Sohib Ansori  mengatakan, kegiatan Jambanisasi ini merupakan aksi nyata jajaran TNI Kodim 0703/Cilacap untuk membantu masyarakat kurang mampu di Kecamatan Cilacap Selatan. Menurut Danramil Jamban dibangun dari dana Binter Koramil 01/Cilacap.

"Dalam pelaksanaannya nanti  kami tidak merenovasi akan tetapi membangun sebuah jamban yang layak untuk masyarakat. 

Sebelum membuatkan jamban untuk warga kurang mampu  terlebih dahulu melaksanakan survei ke berbagai tempat.

"Kami lebih memprioritaskan orang-orang yang benar-benar membutuhkannya agar bisa tepat sasaran," tandas Danrami. 

Laporan Srd.Sty (Pendim.Clp)
Editor : Rohman

Sat Binmas Polresta Pekanbaru Sambangi SMP dan SMA IT Imam Syafeii

by : On 10/17/2017 10:21:00 AM


Pekanbaru, IMC – Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polresta Pekanbaru Aiptu R.P Siregar, Aiptu Lintong serta Bripka Risky laksanakan giat program prioritas Kapolri Promoter dan pelaksana tugas rutin di Sat Binmas. Kali ini, tim sambangi SMP & SMA IT Imam Syafeii 2 Pekanbaru, Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Perhentian Marpoyan Kecamatan Marpoyan Damai,  Senin (16/10) Pukul 07.15 WIB.




Siswa SMP dan SMA IT Imam Syafeii beserta guru tampak sangat serius mendengarkan pemaparan yang disampaikan oleh Ps. Panit Bintibmas Polresta Pekanbaru Aiptu. R.P. Siregar dengan mengangkat tema tentang bahaya Narkoba di lingkungan sekolah. Apalagi belakangan ini ditemukan peredaran Pil PCC. 

Selain membahas bahaya Narkoba, Aiptu. RP. Siregar juga menjelaskan tentang antisipasi siswa/i membawa Sepeda motor kesekolah, antisipasi dalam hal pengawasan siswa/i dalam memakai medsos, terus, Peran para Guru mengantisipasi kenakalan remaja dan antisipasi kekerasan guru kepada Siswa/i di sekolah.




"Hadirnya Polri ditengah-tengah masyarakat, khususnya dilembaga pendidikan sekolah guna menjalin kemitraan serta Publik Trust. Sehingga terciptanya kesadaran masyarakat khususnya dilembaga pendidikan sekolah untuk memelihara kamtibmas yang kondusif," terang Aiptu Siregar.

Salah seorang siswa mengaku senang dengan adanya kegiatan penyuluhan ini, sebab mereka (siswa/i) jadi bertambah pengetahuannya terkhusus tentang bahaya narkoba dan Kenakalan remaja lainnya.

“Semoga melalui penyuluhan dan pembinaan yang kita lakukan setidaknya bisa memberikan pemahaman pada anak-anak terkait apa yang dilarang dan diperbolehkan. Selain itu tentu saja juga akan membangkitkan kesadaran anak-anak pada kejahatan narkoba,” tutup Aiptu RP Siregar.

Sementara ditempat yang berbeda Kapolresta Pekanbaru KBP Susanto SH MH melalui Wakapolresta AKBP Edy Sumardi P SIK menyebutkan rasa apresiasinya atas program-program giat Sat Binmas yang dilaksanakan oleh Aiptu R.P Siregar menyambangi sekolah-sekolah di Kota Pekanbaru untuk berikan edukasi, sosialisasi dan membangun kesadaran generasi muda yang lebih baik.

"Kami dari dari jajaran petinggi Polresta Pekanbaru beserta para pengajar di sekolah menganggap Aiptu R.P Siregar adalah seorang sosok Polisi yang Peduli akan Dunia Pendidikan," tutup Edy.

Laporan Wartawan IMC Riau, Denny France
Editor : Putri

Masyarakat Batang Belajar Sejarah Dengan Nobar Film G 30 S/PKI

by : On 10/17/2017 12:10:00 AM





Batang, IMC - Belajar sejarah tidak harus di gedung sekolah akan tetapi bisa dimana saja, di rumah, jalan, pekarangan bahkan di lapanganpun bisa, seperti yang diikuti oleh para santri, masyarakat, LSM dan ormas (Pemuda Pancasila, GMBI, FKPPI, Lindu Aji, Banser dan Kokam) dengan tidak membedakan partai politik, usia dan golongan. 




Hal itu terlihat pada acara nonton bareng film G 30 S/PKI yang digelar di lapangan Desa Sidayu Kecamatan Bandar Kabupaten Batang  pada 30/09 yang diselenggarakan atas kerjasama Kodim 0736/Batang dengan Ponpes Tazakka Bandar.

Tampak hadir di bawah tenda kehormatan Ulama Kharismatik Habib Lutfi Bin Ali bin Yahya, Dandim 0736/Batang Ketkol Inf Fajar Ali Nugraha S.Sos,Kasdim 0736/Batang, Wakapolres Kompol Hendri Yulianto, Bapak Untung anggota DPRD Batang Fraksi Golkar, Pimpinan Ponpes Tazakka KH Anang Rikza Masyhadi, Forkopimcam Bandar, para Danramil,Ketua Forum Silaturahmi Kyai Muda dan Pengasuh Ponpes se Jateng KH Asomadin LC/Pengasuh Ponpes Sirampog Brebes, Ketua MPW pemuda Pancasila Bambang Eko tak ketinggalan Gubernur NTB Dr.  Zaenul Majdi MA.Al Hafidz yang kebetulan hadir di Ponpes Tazakka dalam rangka mengikuti Silaturakhmi dan Diskusi Kebangsaan.

Ribuan pasang mata malam itu tak berkedip menyaksikan film dokumenter tersebut dan dimanjakan dengan berbagai macam hidangan dan snack yang di gelar di kanan kiri tenda serta disediakan doorprize di panggung kehormatan.




Disela sela nobar tersebut Pimpinan Ponpes Tazakka KH Anang Rikza Masyhadi, Ketua Forum Silaturrakmi Kyai Muda se Jateng KH Asomadin LC, Ketua MPW Pemuda Pancasila Jateng dan Dandim 0736/Batang sama sama memberikan apresiasi dan rasa bangganya karena dengan berkumpul berarti persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia tetap terjaga dan NKRI akan tetap utuh dan semakin jaya. 

Di penghujung acara tiba saatnya Ulama Kharismatik Habib Lutfi Bin Ali Bin Yahya memberikan tauziyah yang intinya mengajak kepada seluruh warga negara Indonesia untuk cinta dan menjaga keutuhan NKRI dan untuk tidak membenci kepada siapapun akan tetapi benci dan tolaklah ideologi komunis seperti yang telah digambarkan pada film yang diputar.

Habib juga mengajak untuk menolak segala upaya dan usaha untuk memecah belah bangsa dan setia kepada NKRI tanpa basa basi, demikian pungkasnya dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan bersama.


Laporan Pld.ZA (Pendim0736/Batang)
Editor : Iqbal

Puluhan Pengusaha Maroko Kunjungi Trade Expo 2017 Di Jakarta

by : On 10/16/2017 10:44:00 PM




Jakarta, IMC - Delegasi bisnis dari Kerajaan Maroko berkunjung ke Republik Indonesia dari tanggal 11 hingga 15 Oktober 2017 dalam rangka Trade Expo Indonesia ke-32. Delegasi yang terdiri atas 30 pengusaha ternama itu mewakili tiga wilayah/kota di Kerajaan Maroko, yaitu Wilayah Fez-Meknes, Souss-Massa dan Kota Casablanca.




Salah satu tujuan utama kunjungan para pengusaha dari negara berjuluk 'Negeri Matahari Terbenam' itu adalah untuk meningkatkan perdagangan dan menggali peluang investasi antara kedua negara. Sebagai hasil awal dari kunjungan mereka, tiga perjanjian (Nota Kesepahaman atau _Memorandum of Understanding – MoU_) telah ditandatangani pada Kamis 12 Oktober 2017, bertempat di Kantor Kadin Komite Timur Tengah dan Negara-Negara OKI.

Perjanjian-perjanjian ini meliputi dua Nota Kesepahaman antara Kamar Dagang, Industri dan Jasa Wilayah Fez-Meknes dengan mitranya Kamar Dagang dan Industri Jakarta (Kadin Jakarta), dan satu lagi Nota Kesepahaman antara lembaga yang sama dengan Kadin Banten.




Dalam rangka mempromosikan, memperbaiki dan mengembangkan hubungan bisnis antara kedua negara, penetapan “Joint Morocco-Indonesia Business Council” juga ditandatangani antara “Morocco-Indonesia Business Council” yang didirikan di Casablanca pada 2014 dan “Indonesia-Morocco Business Council” yang didirikan di Jakarta pada Maret 2017.

Pada akhir kunjungannya di Indonesia, delegasi Maroko yang dipimpin oleh YM Ouadiâ Benabdellah, Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Republik Indonesia, diterima oleh YM Enggartiasto Lukita, Menteri Perdagangan Republik Indonesia, pada Jumat 13 Oktober 2017 yang juga menyambut baik kunjungan delegasi Maroko ke Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, YM Enggartiasto Lukita dan YM Ouadiâ Benabdellah menekankan pentingnya ditetapkan Preferential Trade Agreement (PTA) yang sedemikian mendesak dalam memfasilitasi dan meningkatkan perdagangan antara Kerajaan Maroko dan Republik Indonesia.

Delegasi Maroko menyampaikan penghargaan tertingginya pada YM Enggartiasto Lukita atas pidato yang disampaikan YM Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, pada seremoni pembukaan Trade Expo Indonesia ke-32 pada Rabu 11 Oktober 2017 mengenai pentingnya pasar non-tradisional dan pasar-pasar baru untuk Indonesia khususnya di Afrika.

Terkait ini, YM Ouadiâ Benabdellah menggarisbawahi stabilitas dan posisi strategis Maroko sebagai penghubung di wilayahnya yang dapat berperan sebagai gerbang yang aman bagi produk dan investasi Indonesia menuju pasar Afrika.




Kunjungan delegasi Maroko ke Indonesia juga merupakan peluang yang baik untuk menjembatani asosiasi bisnis dan pengusaha dari Indonesia dengan Maroko sekaligus memudahkan masyarakatnya untuk bepergian antara kedua negara tanpa visa (bebas visa).

Kunjungan ini juga tentunya akan mempererat hubungan ekonomi bilateral dan menghasilkan lebih banyak kerjasama antara Indonesia dan Maroko yang merupakan salah satu pasar non-tradisional yang paling utama, aman dan penting bagi komunitas bisnis Indonesia. (Diah/Red)

Anak - Anak Usia Dini Mendapat Wawasan Kebangsaan Dari Koramil 13/Majenang

by : On 10/16/2017 10:27:00 PM



Cilacap, IMC - Danramil 13/Majenang, Kodim 0703/Cilacap Kapten CTP. Rudi Dwianto Memerintahkan anggotanya Koptu Teguh untuk memberikan wawasan kebangsaan dan belanegara kepada anak - anak pendididikan usia dini di pendidikan Taman Kanak-Kanak Aisiyah Desa Pahonjean Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Senin (16/10).




Hal ini dilaksanakan sesuai dengan permohonan dari pihak sekolah yang ditujukan kepada Danramil 13/Majenang untuk memberikan materi wawasan kebangsaan dan bela negara pada program kelas inspiratif bagi anak-anak.

Dalam kesempatan itu Babinsa Pahonjean Koptu Teguh mempresentasikan atau memberikan penjelasan kepada anak-anak melalui pertanyaan tentang lambang Negara, mengajari lagu wajib Indonesia Raya, Garuda Pancasila dan Padamu Negeri.

Selain itu, Koptu Teguh juga mengenalkan dengan memperlihatkan profil Prajurit TNI baik pria maupun wanita melalui gambar, Sehingga tampak gagah perkasa dan dapat memberi inspirasi bagi anak-anak. Diharapkan hal ini akan muncul cita-cita untuk menjadi TNI generasi yang akan datang.




Selain memberikan presentasi juga diajarkan dasar Peraturan Baris-berbaris dan sikap penghormatan yang baik untuk melatih kedisiplinan kepada anak-anak usia dini.

Hal ini di lakukan agar dalam jiwa anak-anak tertanam rasa cinta tanah air, karena anak-anak ini adalah calon generasi masa depan bangsa yang harus dibekali dengan pengetahuan dan wawasan tentang kebangsaan, sehingga kelak dewasa nanti diharapkan mampu menjadi generasi penerus bangsa, dan memiliki semangat dan kemapuan untuk membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini.


Laporan Srd.Sty (Pendim.Clp)
Editor : Syf

 Partai Nanggroe Aceh Resmi Mendaftar Sebagai Peserta Pemilu 2019

by : On 10/16/2017 10:01:00 PM



Aceh Tamiang, IMC - Partai Nanggroe Aceh (PNA) DPW Aceh Tamiang resmi melakukan pendaftaran ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tamiang hari ini, Senin (16/10/17).




Sekitar pukul 11.30 WIN pendaftaran tersebut dilakukan langsung oleh Ketua DPW PNA Kabupaten Aceh Tamiang, Hady Effendiar dan seluruh anggota Partai Nanggroe Aceh wilayah Aceh Tamiang.

Sesuai dengan peraturan PKPU Nomor 7 Tahun 2017, bahwasanya hari ini adalah hari terakhir bagi partai politik untuk menyerahkan berkas atau salinan dokumen persyaratan sebagai peserta Pemilu 2019 ke Komisi Independen Pemilihan (KIP).




Selain itu Ketua DPW PNA Aceh Tamiang Hady Efendiar yang ditemani ketua harian Bustaman dan Sekjen PNA Syamsul Bihar mengatakan bahwa pendaftaran kali ini dilakukan secara serentak 23 kabupaten/kota seluruh Aceh.

"Alhamdulillaah, kita telah memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan KIP dan Insya Allah tidak ada halangan apa-apa terus kita juga telah mendaftarkan 1015 pengurus DPW dan DPK," pungkasnya.


Laporan Wartawan IMC Aceh Tamiang, Bambang Herman

Editor : Adn

 PMI Kucurkan Dana, Kini Rumah Mbah Sukono Dibongkar TNI

by : On 10/16/2017 09:44:00 PM



Batang, IMC - Usianya kini tak muda lagi, terlihat guratan wajahnyapun kian menjadi, kerut keningnyapun tak tampak lagi bersinar itulah sosok Bapak Sukono (76). Ia tinggal di Rt.14/03 Dukuh Cepit Desa Deles Kecamatan Bawang Kabupaten Batang Jawa Tengah.




Tapi sore itu mbah Sukono terlihat penuh kebahagiaan yang terpancar dari wajahnya kala Kasdim 0736/Batang Mayor Inf. Raji didampingi Kapten Inf. Sumargiyono menyampaikan kepada beliau bahwa rumahnya kini sudah jadi dan sudah bisa dihuni bersama sang isteri yang usianya terpaut hampir separuh dari umurnya. 

Rumah mbah Sukono ternyata menjadi sasaran bedah rumah yang masuk dalam kategori Rumah Tidak Layak Huni yang dikerjakan secara gotong-royong oleh warga masyarakat bersama anggota Koramil 04/Bawang dengan menggunakan dana dari PMI Kabupaten Batang dalam rangkaian kegiatan peringatan ke-72 PMI. 




Mayor Raji sore itu menghadiri acara tasyakuran dan selamatan atas dibangunnya rumah Mbah Sukono yang telah selesai dan siap untuk ditempati bersama keluarga kecilnya. 

Sebelum melanjutkan perjalanan Kasdim memberikan ucapan terima kasih kepada warga masyarakat Dukuh Deles yang telah sudi meluangkan waktunya sehari penuh demi membantu membongkar dan merehab kembali tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun.

Laporan Pld.ZA (Pendim 0736)
Editor : Syf

Apa Kata Trainer Jurnalisme Warga Bagi Kalangan Polri Terkait Rencana Pembentukan Densus Tipikor Polri?

by : On 10/16/2017 05:53:00 PM


Jakarta, IMC - Sehubungan rencana Polri bakal mendorong dan mensosialisasikan pembentukan Densus Tipikor Polri yang bakal dilaksanakan paling lambat akhir Desember 2017, hal itu ditanggapi dingin oleh Ketua Umum DPN PPWI Wilson Lalengke.




Menurutnya, pembentukan satuan kerja baru dalam tubuh Polri yang orientasi kinerjanya nyaris sama dengan KPK, dinilai sangat tidak elok. Demikian antara lain disampaikan oleh trainer jurnalisme warga bagi kalangan Polri ini melalui WhatsApp-nya kepada redaksi IndonesiaMediaCenter.com, Senin, 16 Oktober 2017.

Sebab apabila ini berjalan, otomatis tugas dan fungsinya dalam menjalankan penindakan korupsi di lapangan akan bisa saling bentrok dengan kinerja KPK.

Meski Densus Tipikor Polri bersifat independen, namun dalam implementasinya sudah tentu tidak demikian. Karena mereka berada dalam satu korps dan satu komando di bawah naungan Kapolri.

Nah pertanyaannya, bagaimana kalau yang terjerat kasus dugaan korupsi itu adalah jajaran para jenderal di tubuh Polri. 

Tentunya ini bakal menjadi polemik baru bahkan dapat menjadi perpecahan tersendiri di dalam institusi Polri.

Apalagi dengan wacana akan mengusulkan gaji dari anggota Densus Tipikor Polri sama besar dengan penyidik KPK, tentu hal ini akan berdampak terhadap terjadinya pemborosan keuangan negara. 

"Hal ini juga akan memperlebar kesenjangan gaji dan tunjangan di internal Polri, antara unit Densus Tipikor dengan satuan kerja lainnya," ujar Alumnus PPRA-48 Lemhannas itu.

Oleh karena itu, sebaiknya Kapolri lebih memperkuat seluruh anggota Polri, dan memberikan dukungan penuh terhadap jajarannya yang berada di KPK.

"(Polri) cukup back-up institusi KPK yang sudah eksis dan sudah jadi momok menakutkan bagi para pejabat mental korup belakangan ini," tutup Wilson. (syf)

Sawah Petani Diserang  Hama Tikus, Sertu Mulyono Ajak Petani Gropyok Ke Sarangnya

by : On 10/16/2017 05:36:00 PM



Cilacap, IMC - Babinsa Koramil 14/Cimanggu, petani serta warga melakukan pembasmian massal memburu hama tikus ini, Senin (16/05).




Dalam upaya menekan populasi tikus sawah, Babinsa dan warga berburu untuk basmi tikus.
Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian bersama akan ketahanan pangan di desa Cimanggu.

Kegiatan pembasmian hama tikus ini dilakukan oleh Babinsa dari Koramil 14/Cimanggu bersama masyarakat Desa Cimanggu, Kecamatan Cimanggu dalam rangka pengendalian hama tikus. Sebelum kegiatan dilaksanakan, para petani diberikan sosialisasi bagaimana caranya berburu hama tikus menggunakan alat yang diberi dari dinas terkait. 




Menurut Babinsa Koramil 14/Cimanggu Setu Mulyono, kegiatan berburu hama tikus tersebut dalam upaya untuk mengurangi serangan sejumlah hama padi, khususnya tikus. "Karena serangan hama tikus hampir setiap musim tanam, yang terjadi saat-saat beberapa hari lagi padi akan dipanen," ujarnya.

Tentunya, kata dia, apa yang kita lakukan ini merupakan salah satu dari beragam cara memberantas hama di sawah bagi para petani, selain dengan membunuh hama lewat bahan kimia. "Yang jelas cara ini alami serta bisa menumbuhkan rasa kebersamaan dan kegotong-royongan," katanya di sela-sela kegiatan memburu tikus.




Lebih lanjut, Sertu Mulyono, bahwa keterlibatannya dalam kegiatan perburuan hama tikus ini sebagai upaya membantu petani dalam membasmi hama. Apa yang di lakukan tersebut, menurutnya, merupakan pendampingan terhadap petani, sebagai tindak lanjut Mo U TNI dengan Kementerian Pertanian, dalam upaya peningkatan ketahanan pangan.


Laporan Srd.Sty (Pendim.Clp)
Editor : Diah Rini

Serda Sugiarto : Tak Ada Pekerjaan Berat Jika Dikerjakan Dengan Ikhlas

by : On 10/16/2017 05:29:00 PM




Cilacap, IMC - Melalui kegiatan TMMD Sengkuyung tahap III Kodim 0703/Cilacap telah mampu menjadi perekat bagi TNI-Rakyat, dalam menjalin Komunikasi Sosial (Komsos) dengan komponen masyarakat. 
Dengan prinsip bekerja dengan tulus, ihklas dan senyum sapa ini menjadi senjata.




Dengan cuaca yang sangat ekstrem, tetap membuat prajurit Satgas TMMD Kodim 0703/Cilacap bekerja secara bersama-sama, bergotong royong dan bahu membahu berama warga. Bagi personel TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0703/Cilacap, pekerjaan seberat apapun akan  terasa ringan bila dilakukan bersama-sama, manunggal bersama rakyat.

Seperti yang terlihat hari ini, Senin (16/10), 
puluhan warga bersama anggota Satgas TMMD Sengkuyung  III Kodim 0703/Cilacap beramai-ramai mendatangi rumah milik Muhammad Ikhsan Pardi. Kedatangan mereka tidak lain untuk menyengkuyung  mengerjakan perehaban rumah miliknya di RT. 03 RW. 07 Dusun Kalen Desa, Desa Bulupayung Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap.




Dengan arahan anggota Satgas TMMD, dalam sekejap saja atap  asbes tersebut sudah terpasang.

Salah satu anggota Satgas TMMD, Serda Sugiyarto mengungkapkan, "Pengerjaan rehab rumah milik Ikhsan Sardi sempat tersendat dikarenakan turunnya hujan, namun hari ini setelah beberapa material siap, dalam sekejap saja pekerjaan rehab rumah tersebut sudah terlihat hasilnya."

Air hujan masih menggenangi di sekitar rumah, tidak menghalangi niat anggota Satgas TMMD dan warga untuk segera merampungkan pekerjaan rehab rumah milik Ikhsan Sardi. Genteng genteng yang sudah lapukpun dipecahkan untuk mengurug  lantai rumah agar lebih tinggi, sehingga air yang menggenang tidak masuk kedalam rumah. Selain itu, beberapa tiang penyanggahnya digajal dengan menggunakan batu cor.

Menurutnya, hari ini lantainya pun sudah bisa diplester karena materialnya pun sudah siap. Tentunya hal ini tidak terlepas dari semangat warga Desa Bulupayung serta arahan anggota Satgas TMMD Sengkuyung untuk mengejar target agar selesai tepat waktu. 

"Disinilah peran penting anggota Satgas TMMD untuk memberikan motivasi warga Desa Bulupayung agar sasaran sasaran fisik ini cepat selesai. Kita tidak hanya memberikan arahan saja, kitapun turun langsung bersama warga untuk menyelesaikan rehab rumah tidak layak huni milik Ikhsan Sardi," tandas Serda Sugiyarto.

Laporan Srd.Sty (Pendim.Clp)
Editor : Jermia