Headlines

Religi

Lingkungan

Powered by Blogger.
Direktur KOMPAK Bahas Pengelolaan Dana Otsus di Aceh Bersama Wakil Gubernur

by : On 1/23/2018 12:33:00 PM



Banda Aceh, IMC – Direktur Program Implementasi,  Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di Rumah Dinas Wagub Aceh, Senin (22/01/18).

Pertemuan tersebut membahas berbagai informasi terkait pengelolaan dana Otsus di Provinsi Aceh dan Papua.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Minister Counselor, Kedutaan Australia, Fleur Davies, Unit Manager Dept of Foreign Affairs & Trade (DFAT), Kedutaan Australia, Astrid Kartika dan Sekda Kebupaten Lanny Jaya, Papua, Christian Sohilait.

Fleur Davis mengatakan, kedatangannya ke Aceh bersama tim KOMPAK dan Sekda Kabupaten Lanny Jaya untuk melihat dan berbagai pengalaman Aceh dalam pengelolaan dana Otsus untuk kesejahteraan masyarakat.

Aceh dan Papua kata Fleur Davis merupakan dua provinsi yang sama-sama menerima dana otsus, untuk itu berbagi informasi terkait pengelolaan dana otsus sangat penting agar kedua provinsi bisa saling membantu untuk menciptakan program – program yang bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat.

Hal senada juga disampaikan Sekda Kabupaten Lanny Jaya, Papua. Menuru Christian, apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Aceh untuk program  seperti JKA dan lain sebagainya patut menjadi contoh bagi provinsi Papua dalam mamaksimalkan dampak dari dana Otsus.

Sementara itu, Wagub Aceh, Nova Iriansyah menyampaikan, penggunaan dana otsus di Aceh yang sudah dilakukan antara lain untuk program JKA, pembangunan gampong, beasiswa anak yatim, rumah dhuafa, pembangunan dayah dan lain sebagaianya.

Nova sangat mengapresiasi KOMPAK yang bersedia untuk berbagi infomasi terkait program-program kesejahteraan masyarakat yang nantinya bisa di adopsi pemerintah Aceh terutama program yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Aceh saat ini sangat Kolaboratif, kita siap bekerjasama dengan siapapun,” ujar Nova.


Penyunting : Bambang Herman

Gubernur Memberikan Ucapan Selamat Pisah Sambut Danlanud SIM Lama Dan Danlanud SIM Baru

by : On 1/23/2018 12:27:00 PM





Banda Aceh, IMC  – Gubernur Aceh, Drh Irwandi Yusuf M Sc, kembali menegaskan bahwa tahun ini nantinya akan digunakan untuk melakukan patroli di perairan Aceh terhadap illegal fishing dan penyeludupan obat-obatan terlarang ke Aceh.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menyampaikan sambutan dan memberikan ucapan selamat kepada DanLanud SIM lama dan DanLanud SIM baru pada saat pisah sambut di Anjong monmata, Sabtu Malam, (21/01/18).

Penegasan tersebut disampaikan, dalam sambutannya pada acara pisah sambut Danlanud Sultan Iskandar Muda, dari Kolonel Pnb Suliono S Sos kepada Kolonel Nav Indrastanto Setiawan S Sos, di Anjong Mon Mata, Sabtu (20/1/2018) malam.“Pesawatnya sama persis dengan pesawat saya, namun akan ditambah dengan perangkat keselamatan di air,” imbuh Gubernur.

Irwandi mengungkapkan, pembelian pesawat tersebut karena dirinya sangat mengetahui karakter pesawat buatan slovakia itu. “Saya tahu betul karakternya, jadi tidak beli kucing dalam karung.”

Pria yang akrab disapa Bang Wandi itu juga memaparkan beberapa keunggulan pesawat jenis ini, dia antaranya kemampuan terbang mengalahkan pilot. Pesawat jenis ini mampu terbang non stop hingga 9 jam. Sedangkan pilot hanya 4 hingga 5 jam. Selain itu, pesawat ini juga mampu terbang dengan kecepatan tinggi serta bisa terbang rendah dan mampu pula terbang tinggi.

Gubernur juga membandingkan, dalam 1 jam, kapal perang bergerak dengan kecepatan maksimum hanya mampu mencapai 30 mil atau 55 kilometer. Sedangkan dengan pesawat Shark Aero, waktu 1 jam mampu menjangkau hingga 200 mil atau tepat berada di Zona Ekonomi Eksklusif.

Gubernur mengungkapkan, ada juga pihak yang menyarankan kepada dirinya agar dalam melakukan patroli laut, Pemerintah Aceh dapat meminta bantuan kepada TNI Angkatan Udara. Namun, Gubernur kembali memberi penjelasan, bahwa untuk kebutuhan 1 jam terbang, sebuah pesawat tempur membutuhkan Bahan Bakar hampir 1 ton.

Hal ini tentu sangat berbeda dengan pesawat Eagle One Hanakaru Hokagata milik Gubernur yang hanya menghabiskan 125 liter pertamax untuk perjalanan sejauh 1.700 kilometer. Perjalanan udara tersebut pernah dilakukan Irwandi, saat melakukan kunjungan kerja ke 10 kabupaten/kota di Aceh pada bulan oktober tahun 2017 lalu.

Sementara itu, kendala lain terkait penggunaan pesawat milik TNI AU untuk patroli laut adalah, bahwa di Lanud SIM tidak ada pesawat tempur yang diparkir untuk patroli laut, di Sabang juga tidak ada, yang terdekat adalah di Provinsi Riau.

“Hal ini tentu tidak efektif karena jauh. Oleh karena itu, timbul inisiatif saya untuk membeli pesawat ini untuk membantu TNI AL dan TNI AU dalam melakukan patroli laut dan patroli darat serta patroli narkoba.

Gubernur menjelaskan, pesawat jenis Shark Aero yang akan dipesan oleh Pemerintah Aceh bukanlah pesawat mahal dengan perawatan yang mahal pula.

“Harga perunitnya adalah sebesar 150 ribu Euro atau sebesar Rp2,5 miliar. Dalam pengoperasiannya, Pemerintah Aceh tidak akan show sendiri tapi akan berkoordinasi dengan TNI AL, TNI AU dan Bakamla. Dalam pengoperasiannya juga akan melibatkan AL, AU dan pilot-pilot Aceh yang sudah pernah kita sekolahkan,” tambah Gubernur.

Gubernur: Lanjutkan Program dan Kinerja Baik Selama Ini

Komandan Landasan Udara Sultan Iskandar Muda yang baru diharapkan dapat terus melanjutkan program dan kinerja bagus yang selama ini telah telah dilakukan oleh Danlanud sebelumnya. Lebih dari itu, Danlanud SIM yang baru diharapkan dapat meningkatkan status LANUD SIM dari tipe B menjadi tipe A.

“Sama seperti Danlanud pendahulunya, Pak Suliono sangat rajin melakukan kunjungan ke masjid-masjid yang berada di sekitar Lanud SIM, kami harap hal ini dapat diteruskan oleh Pak Indrastanto Setiawan. Lebih dari itu, kami juga berharap agar di masa kepemimpinan Bapak, Lanud SIM akan naik status dari tipe B ke Tipe A,” ujar Gubernur

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah dan penanganan TNI, saat sebuah pesawat militer Amerika Serikat mendarat Darurat di Bandara SIM pada bulan Maret tahun lalu.

“Tentu kita masih ingat, bagaimana TNI di Aceh melakukan penanganan cepat saat pesawat militer Amerika Serikat mendarat darurat di Bandara SIM. Semua itu menunjukkan bahwa upaya penjagaan kedaulatan RI di wilayah Aceh ini berjalan dengan sangat baik. Keberhasilan itu tentunya layak dicontoh dan diperkuat lagi di masa mendatang,” kata Gubernur.

“Kepada Kolonel Pnb Suliono beserta keluarga, kami ucapkan terimakasih atas pengabdian yang telah diberikan kepada Aceh selama ini. Selamat jalan dan selamat bertugas di tempat yang baru. Dan, kepada Kolonel Nav Indrastanto Setiawan beserta keluarga, kami ucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Bumi serambi Mekkah,” pungkas Gubernur Aceh.

Sementara itu, Kol Pnb Suliono, dalam kata-kata perpisahannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Aceh dan seluruh jajaran serta kepada seluruh masyarakat Aceh atas kerjasama yang telah terjalin selama 21 bulan masa tugasnya di Aceh.

Sedangkan Kolonel Nav Indrastanto Setiawan, dalam sambutannya sempat bernostalgia saat dirinya terlibat dalam operasi kemanusiaan di Aceh pasca bencana tsunami. Oleh karena itu, Indrastanto berharap Pemerintah Aceh dan jajaran serta seluruh masyarakat Aceh dapat memberikan dukungan dan kerjasama selama dirinya berdinas di Aceh.


Penyunting : Bambang Herman

Wakil Gubernur Menyerahkan SK CPNS Kanwil Kemenkumham Aceh

by : On 1/23/2018 12:21:00 PM





Banda Aceh, IMC – Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah menghadiri penyerahan SK CPNS Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Aceh di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Senin (22/01/18)

Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan sambutan pada Penyerahan SK CPNS Kanwil Kementrian Hukum Dan HAM Aceh di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Senin, 22 Januari 2018.
Dalam sambutannya Wagub berharap penambahan PNS ini dapat meningktkan kinerja Kementerian Hukum dan HAM Aceh di masa yang akan datang.  Wagub mengakui, minat masyarakat menjadi PNS cukup tinggi karena beranggapan status sebagai PNS cukup bergengsi.

Akibatnya, ada anggapan bahwa posisi sebagai PNS merupakan jabatan yang nyaman sehingga membuat PNS santai, kurang berinovasi, dan cenderung mengutamakan kepuasan atasan. “Saya sendiri tidak sepenuhnya sependapat dengan pandangan miring itu, sebab pada kenyataannya masih ada PNS yang bekerja keras dan mampu melakukan inovasi. Namun kita harus mengakui bahwa peningkatan kinerja mutlak harus dilakukan. Itu sebabnya Reformasi Birokrasi menjadi agenda penting dalam setiap program yang dijalankan Pemerintah,” ujar Wagub.

Khusus untuk Aceh, lanjut Wagub, reformasi Birokrasi termasuk program prioritas yang dijalankan untuk lima tahun ke depan yaitu dengan merubah mental dan prilaku aparatur pemerintahan. “Kalau sebelumnya aparatur pemerintah cenderung menuntut pelayanan dari masyarakat, sekarang paradigma itu kita ubah dengan menjadikan PNS sebagai pelayan masyarakat. Itu sebabnya semangat menghadirkan good governance dan clean government merupakan keharusan dalam setiap pemerintahan,” ujar Wagub.

Wagub juga berpesan kepada para penerima SK, untuk menjadi pekerja profesional ada tiga hal yang harus diperhatikan, yaitu Keterampilan, Komitmen dan loyalitas.  Ketiga hal tersebut akan menjadi tolak ukur penempatan seorang PNS pada jabatan tertentu.

“Saya ingatkan kembali, saat ini sistem Pemerintahan berlangsung transparan dengan pengawasan yang juga sangat ketat. Setiap gerak Pemerintahan selalu dalam pemantauan publik. Kami selaku Kepala Pemerintah Aceh memberi perhatian khusus kepada upaya peningkatan kepatuhan PNS dalam menjalankan tugas di daerah ini,” ujarnya

Wagub juga mengingatkan, di tubuh PNS juga ada sanksi tegas yang akan diberikan jika melakukan pelanggaran. “Jika di jajaran TNI/Polri ada prajurit yang dipecat karena pelanggaran berat, maka di lingkup PNS juga berlaku sanksl hukum yang sama,” ujarnya. Untuk itu Wagub mengajak para PNS tersebut untuk dapat menjalankan amanah yang diberikan dengan sebaik mungkin.

PDAM Tirta Daroy Terus Meningkatkan Pelayanan Air Bersih

by : On 1/23/2018 12:15:00 PM




Banda Aceh, IMC– PDAM Tirta Daroy Banda Aceh terus berupaya meningkatkan pelayanan guna mengatasi persoalan air bersih di Banda Aceh. Instansi yang dipimpin T Novizal Aiyub ini memang belum mampu memberikan layanan hingga 100% untuk seluruh wilayah kota, namun hingga saat ini PDAM telah mampu melayani lebih dari 47.000 Sambungan Rumah (SR) di Banda Aceh, atau lebih dari 90% hingga tahun 2018 ini. Senin (22/01/18)

Meski telah melayani hingga 90% lebih, Walikota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM meminta PDAM dan stakeholder lainnya tidak cepat puas dan  terus bekerja keras untuk mewujudkan Banda Aceh yang terbebas dari persoalan air bersih.

“Sesuai dengan visi misi kami, target kita 2019 persolan air bersih ini selesai. Artinya di awal Januari 2020 semua warga kita harap dapat menikmati air bersih. Ini memang butuh kerja keras,” ujar Walikota, saat membuka seminar optimalisasi pelayanan PDAM Tirta Daroy menuju 100% akses air minum, Senin (22/1/2019) di Aula Lantai IV, Balaikota Banda Aceh.

Pada seminar yang menghadirkan dua pemateri, yakni Ir Sadma lastyanta (PDAM Batam) dan Suwito ST MM (PDAM Malang), Aminullah menyampaikan, sejauh ini Pemko dan PDAM terus mencari langkah konkrit dalam rangka meningkatkan pelayanan air bersih bagi warga kota. Selain melakukan study banding ke PDAM lain yang dinilai telah berhasil, PDAM juga menggelar seminar dengan mendatangkan pemateri yang merupakan ahli yang telah berpengalaman dari luar.

“Tentunya kami memberikan apresiasi digelarnya seminar ini, Saya harap nanti seminar ini akan melahirkan rekomendasi yang dapat kita gunakan untuk mengambil langkah-langkah konkrit dalam menuntaskan persoalan air bersih di kota ini,” tambah Aminullah.

Walikota juga meminta, PDAM terus memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada warga ketika terjadi gangguan.

“Ketika ada gangguan, petugas PDAM langsung turun ke lapangan. Berikan pemahaman kalau air macet karena gangguan bukan karena soal keterbatasan ketersediaan air. Perlu juga disampaikan melalui media massa, ini penting,” ujar Aminullah.

Kemudian yang juga tak kalah penting, PDAM diminta untuk terus mengatasi persoalan dengan melakukan program jangka pendek.

“Program jangka pendek untuk atasi persoalan perlu juga, karena kebutuhan air bagi warga tidak bisa ditunda. Jadi program besarnya terus dipikirkan dan program jangka pendek untuk atasi masalah sementara juga harus,” kata Walikota.

Gratis Biaya Pemasangan Untuk Warga Alue Deah Tengoh

Amin-Zainal menginginkan Banda Aceh bebas dari persoalan air bersih pada 2019. PDAM-pun terus berupaya menterjemahkan visi misi Walikota dan Wakilnya dengan cakupan layanan air bersih yang terus meningkat.

Direktur PDAM, H T Novizal Aiyub SE Ak, disela-sela seminar optimalisasi  optimalisasi pelayanan PDAM Tirta Daroy menuju 100% akses air minum menyampaikan, saat ini pihaknya terus berupaya meningkatkan peforma dalam memberi pelayanan air bersih kepada warga kota.

Dengan sejumlah kendala dan permasalahan yang saat ini dihadapi PDAM, seperti kebocoran air dan kekeruhan dimusim hujan, tidak membuat PDAM patah semangat meningkatkan meningkatkan layanan. Kata Ampon Ayub (Sapaan akrab Direktur PDAM), PDAM telah melakukan 120 Sambungan Rumah (SR) di Alue Deah Teungoh, Kecamatan Meuraxa beberapa hari yang lalu. “Ini gratis biaya pemasangan, ada sekitar 120 sambungan baru yang kita pasang di Alue Deah Teungoh,” ungkap Ampon Ayub.

Selain itu, saat ini di Alue Naga juga telah terlayani air bersih. Gampong pesisir ini sebelumnya sangat sulit mendapatkan akses air bersih karena berlokasi paling ujung pipa pelayanan PDAM. Namun saat ini hampir semua warga Alue Naga sudah bisa menikmati air bersih. “Hampir semua warga Aule Naga sudah bisa menikmati, dan airnya sangat lancar,” ungkap mantan Dirut PDAM Tirta Mountala Aceh Besar ini.

Kata Ampon Ayub, hingga periode Januari 2018, PDAM telah memberikan layanan hingga 45.440 SR. terjadi loncatan besar bila dilihat dari data akhir tahun 2016, yakni 43.295 SR.

Ditanya berapa jumlah SR untuk seluruh warga Banda Aceh, Dirut mengatakan sekitar 55.000 SR lebih. Artinya untuk mewujudkan cita-cita Amin-Zainal, PDAM harus bekerja keras untuk menambah layanan sekitar 8.000 SR lagi hingga 31 Desember 2019.


Penyunting : Bambang Herman

Walikota : "Terwujudnya Kota Banda Aceh yang Gemilang dalam Bingkai Syariah"

by : On 1/23/2018 12:09:00 PM




Banda Aceh, IMC – Wali Kota mengharapkan dukungan dan kerja sama dari semua pihak untuk mewujudkan visi pemerintahannya bersama Wakil Wakil Wali Kota Zainal Arifin yakni “Terwujudnya Kota Banda Aceh yang Gemilang dalam Bingkai Syariah”.

“Visi yang kami usung bersama Pak Zainal memiliki tiga pilar utama Agama, Ekonomi, dan Pendidikan. Tujuan akhir dan utama kami adalah kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” kata Aminullah pada acara peringatan Maulid Nabi yang digelar Alumni Magister Manajemen (FKMM) Unsyiah di pendopo wali kota, Minggu (21/1/18).

Menurutnya, sebagai ibukota provinsi, Kota Banda Aceh menjadi barometer bagi kabupaten/kota lainnya di Aceh dalam segala hal termasuk dalam bidang penegakan Syariat Islam.

Terkait penegakan Syariat Islam, ujarnya, salah satu fokus pihaknya saat ini adalah memberantas segala bentuk kemaksiatan di Banda Aceh. “Kami sudah menginstruksikan Satpol PP/WH agar tidak memberi ruang sedikitpun bagi pelaku maksiat, mulai dari judi, Miras, narkoba, hingga LGBT,” tegas wali kota.

Begitu pula dengan keberadaan anak jalan dan pengemis terutama yang beroperasi di persimpangan jalan juga sudah mulai disterilkan oleh petugas. “Kalau memang kita sayang kepada mereka, jangan memberikan sumbangan di jalan karena itu dapat mengganggu arus lalu lintas dan juga membahayakan keselematan mereka.”

“Lebih baik antar langsung sumbangannya ke tempat tinggal mereka masing-masing, karena cara demikian tentu lebih terhormat bagi mereka,” pesan wali kota.

Mengenai pelaksanaan maulid nabi, Aminullah yang juga menjabat Ketua FKMM Unsyiah menyampaikan kegiatan tersebut merupakan aktivitas perdana pasca pengukuhan pengurus FKMM Unsyiah periode 2017-2022 pada Agustus lalu.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat memperkokoh jalinan silaturahmi antar alumni dan juga mahasiswa MM Unsyiah. Berikutnya ke depan, kita akan menggelar ragam aktivitas lain baik untuk meningkatkan peran alumni dalam pembangunan kota maupun kepedulian sosial kita semua,” ujarnya.

Maulid nabi sekaligus ajang silaturahmi keluarga besar MM Unsyiah yang digagas oleh Forum Komunikasi Alumni dan Mahasiswa Magister Manajemen (FKMM) Unsyiah ini juga dirangkai dengan penyerahan santunan kepada 32 anak yatim. Sebagai penceramah maulid, pihak panitia menghadirkan Tgk H Fahmi Sofyan Lc.


Penyunting : Bambang Herman

Kepala Biro Humas Dan Protokol Menyerahkan Beasiswa Secara Simbolis

by : On 1/23/2018 12:06:00 PM




Banda Aceh, IMC – Sebanyak 1124 anak yatim menerima beasiswa dari Islamic Devolopment Bank (IDB) dan Rumah Zakat di Anjong Mon Mata, Komplek Pendopo Gubernur Aceh, Minggu (21/01/18)

Penyerahan beasiswa secara simbolis itu dilakukan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Mulyadi Nurdin mewakili Gubernur Aceh.

Dalam sambutan yang dibacakan Mulyadi Nurdin, Gubernur mengucapkan terimakasih kepada Rumah Zakat Indonesia dan Islamic Development Bank.

Kegiatan tersebut diakui Gubernur sangat membantu program Pemerintah Aceh dalam memberi perlindungan kepada masyarakat Aceh, khususnya anak-anak yatim.

“Mudah-mudahan langkah yang baik ini bisa turut dikembangkan oleh lembaga non pemerintah lainnya, sehingga upaya kita meningkatkan kualitas kehidupan dan pendidikan bagi anak-anak yatim di Aceh akan terus meningkat,” ujar Gubernur.

Kepada para anak yatim yang menerima beasiswa, Gubernur juga minta untuk menjadikan bantuan tersebut sebagai motivasi untuk lebih gigih belajar guna mencapai apa yang dicita-citakan.

Gubernur menjelaskan, dalam Islam kedudukan anak yatim mendapat perhatian secara khusus.

Dalam naskah pidatonya Gubernur juga mengutip sejumlah ayat Al-Qur’an yang menyebutkan kewajiban memberi perhatian kepada anak yatim. Gubernur juga mengatakan, ada banyak hadist yang menggambarkan betapa cintanya Rasulullah kepada anak yatim.

“Tugas dan tanggungjawab untuk memperhatikan anak yatim dan fakir miskin adalah merupakan tugas kita bersama. Dalam hal ini, Pemerintah Aceh melalui visi Aceh Carong bertekad untuk menjadikan anak-anak Aceh sebagai Anak yang cerdas (carong) yang mampu bersaing dan mengukir prestasi di tingkat naSional dan regional,” ujar Gubernur.

Salah satunya, lanjut Gubernur, dengan penyediaan beasiswa bagi anak yatim dan miskin mulai dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi di Perguruan Tinggi Negeri.

Sementara itu Muqni Affan, Program Manager OKP, IDB Indonesia, mengatakan beasiswa tersebut merupakan program OKI dan IDB sejak tahun 2006 lalu untuk membantu anak-anak yatim Tsunami Aceh untuk jangka waktu 15 tahun dengan bantuan dari berbagai pihak dan dari berbagai Negara Islam diantaranya Saudi, Qatar, Kuwait, Turki, Malaysia dan Rusia.

“Hingga saat ini 5332 anak yatim aktif menerima bantuan setiap bulannya yang disalurkan melalui 3 lembaga kemanusian nasional: Rumah Zakat, PKPU dan BMM (Baitulmal Muamalat),” ujarnya.

Para anak yatim yang mendapatkan bantuan tersebar di beberapa daerah di Aceh yaitu, Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Pidie, Pidie Jaya dan Aceh Utara.

Ia menjelaskan, setiap bulannya anak yatim mendapatkan bantuan sejumlah 24 US dolar yang langsung masuk ke rekening mereka di bank yang disalurkan langsung oleh ketiga lembaga pelaksana program.

“Setiap tahunnya menyalurkan bantuan kepada anak yatim Aceh lebih kurang 25 Miliar rupiah lebih dan hingga saat ini sudah lebih 11 tahun program ini berjalan,” katanya.

Ia berharap ke depan program yang dihandle oleh kantor IDB Indonesia di Jakarta ini akan terus bisa berjalan dengan baik demi kemaslahatan anak-anak yatim Aceh.

Ia juga mengatakan, selain anak yatim IDB yang mendapatkan buku rekening baru dari Bank Aceh hari ini, ada juga anak yatim bantuan Yayasan Kafalah Indonesia di daerah Bireuan dan Aceh Jaya melalui Rumah Zakat.



Penyuting : Bambang Herman

Bupati Bener Meriah Meninjau Ujian Pendidikan Tenaga Honor Dan Bakti

by : On 1/23/2018 12:01:00 PM




Bener Meriah, IMC - Kendati hari libur, Bupati Kabupaten Bener Meriah Ahmadi,SE dan Wakil Bupati Tgk. H. Sarkawi meninjau pelaksanaan ujian bidang pendidikan, bagi tenaga honor dan bakti di lingkungan pemerintahan setempat, Minggu (21/01/18)

Tinjauan itu turut di hadiri oleh Wakil Ketua dan sejumlah anggota DPRK Bener Meriah, Kadis Pendidikan beserta jajaran, Kapolres Bener Meriah yang diwakili oleh Kasatreskrim, Kasatpol PP dan WH beserta puluhan anggotanya, serta tim pemantau ujian.

Bupati Ahmadi,SE setelah melakukan peninjauan pagi itu, kepada awak media menyampaikaan, kegiatan ujian tes tertulis pada saat itu berjalan lancar, dan berjalan hikmat. “Alhamdulillah tes tulis bagi tenaga pendidik hari ini berjalan baik, dan tertip.”kata Ahmadi.

Dia menambahkan, tes tersebut digelar agar kedepan kualitas pendidikan di Kabupaten Bener Meriah semakin baik, “dengaan tes ini kita harapkan nantinya ditemukan guru-guru pengajar yang memiliki skil dan kemampuan yang baik, sehiga kualitas pendidikan di kabupaten ini kedepannya semakin baik.”harap bupati.

Ahmadi juga menerangkan, setelah tes tulis di lakukan, para peserta nantinya juga akan mengikuti tes wawancara dan cara mengajar, “dalam tes  wawancara serta tes mengajar kita selaku pemerintaah daerah Bener Meriah melibatkan tim Asesor.”demikian terang Ahmadi.

Ahmadi, SE dalam wawancaranya dengan sejumlah wartawan menyebutkan bahwa peserta tes tenaga honorer guru kontrak yang hadir dalam mengikuti ujian tes tertulis itu sebanyak kurang lebih 98 persen.

Diakhir wawancara dengan awak media, orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah itu menyampaikan, terkait pengawasan ujian terbuka untuk semua, “seperti hari ini kita lihat sejumlah anggota dewan turut serta melakukan pengawasa. Saya juga berharap jika ada kecurangan dalam pelaksanan tes, silahkan memberikan laporan kepada saya, kita ingin tes yang kita lakukan ini murni tanpa ada campur tangan pihak-pihak yang ingin mencari keuntungan dalam kegiatan ini.”pinta Bupati Ahmadi.

Sebelumnya di SMKN 1 Bukit Wakil Bupati Bener Meriah Abuya Sarkawi, kepada seluruh peserta menyampaikan, agar peserta tes honorer guru kontrak untuk tidak pernah percaya kepada calo yang menjanjikan bisa meluluskannya dalam tes tersebut. Abuya mengharapkan, agar peserta tes lebih percaya kepada kemampuan diri sendiri, “hal akan lebih menjamin diri seseorang untuk berhasil dan lolos menjadi tenaga kontrak,”ujara Wakil Bupati Bener Meriah itu.

Sementara itu Wakil Ketua DPRK Bener Meriah Darwinsyah saat meninjau lokasi ujian di SMPN 1 Bukit menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah daerah Bener Meriah yang telah melakukan seleksi penerimaan tenaga honorer secara terbuka dan tersistematis.“Kami sangat apresiasi kepada Pemerintah Daerah yang telah melakukan seleksi penerimaan tenaga honorer secara terbuka dan tersistematis.”Katanya

” Insya Allah, dengan pelaksanaan tes tenaga guru honorer kontrak ini, sedikit dapat menyelesaikan persoalan di daerah ini, dan harapan kita kedepan pendidikan di daerah ini akan lebih maju dan peringkatnya dapat naik sebagaimana daerah lainnya” harap wakil ketua dewan Bener Meriah tersebut.

Pantauan dilapangan lokasi ujian bagi para di tempatkan dilima titik, antaranya di SKMN1 Bukit, SDN Bale Atu, SMAN 1 Bukit, SMPN 1 Bukit, dan SDN 2 Bukit.


Penyunting : Bambang Herman

Ponpes Tazakka Menyerahkan Sertifikat Tanah Hibah di Makodim Batang

by : On 1/23/2018 11:24:00 AM





Batang | Jawa Tengah, IMC  - Pimpinan Pondok Pesantren Modern Tazakka Ustadz Anizar Masyhadi pada 22/01 menyerahkan Sertifikat tanah hibah dari Ponpes Tazakka kepada Kodim 0736/Batang diterima langsung oleh Dandim 0736/Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha bertempat di Makodim Batang.

Secara simbolis serah terima sudah dilakukan di hadapan Pangdam IV/Diponegoro, Danrem 071/Wijayakusuma, Wakil Bupati Batang dan tamu undangan lainnya pada saat kunjungan kerja Pangdam IV/Diponegoro (Mayjen TNI Wuryanto) ke Ponpes Modern Tazakka pada tanggal 2 Desember 2017 yang lalu.

Menurut Humas Tazakka (Ust Edi Buana), sejatinya pemisahan sertifikat sudah selesai pada tanggal 4 Desember 2017, selang 2 hari setelah kunjungan Pangdam, namun karena kesibukan Pimpinan, baru hari ini dapat menyerahkan sertifikat tanah hibah tersebut kepada Dandim 0736/Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha,S.Sos.

Ustadz Anizar menyampaikan, bahwa peruntukan hibah ini sebagaimana disebutkan dalam ikrar hibah sebelumnya yaitu untuk dibangun kantor Koramil Bandar.

Pada kesempatan tersebut Dandim 0736/Batang Letkol Inf Fajar Ali Nugraha S.Sos atas nama TNI dan khususnya Kodim 0736/Batang mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada Yayasan Ponpes Tazakka semoga tanah tersebut harapannya akan segera dapat dibangun Koramil Bandar.

Lebih lanjut keduanya menegaskan, bahwa serah terima ini adalah bentuk komitmen yang tinggi dari kedua belah pihak dalam sinergi dan kolaborasi menjaga kedaulatan negara dan memajukan dunia pendidikan khususnya pesantren serta ikut serta dalam membantu meningkatkan indek pembangunan manusia di Kabupaten Batang.


Penulis : Pelda Zaenal ( Pendim 0736/Batang)
Penyunting : Bambang Herman

Sang Penari Sabana-Antalogi Puisi Chee Nardi Liman

by : On 1/23/2018 10:31:00 AM



Sang Penari Sabana


Di ufuk barat temeram
gemawan  tertatih perlahan
menyelusup bias-bias sinar kian redup
dirangkul tambur berkisah
sedang pranja lamba melejit agung
melontar madah di rindu sabana.
Kayaka berlagu,berderu riuh
mengajak sandel bergoyang
tergerai janji suci marapu
menutup tandusnya padang.

Sosok berpahikung mungil
menyapa ilalang renja kandingangu
selendangnya membelai syukur
terkata di selasar doa.

Gemulainya rambu adalah kata tak terucap sepi yang terjawab senyum lesung pipi
di gema nggunggi samarkan cinta
iringkan rindu di pelupuk mimpi
kala hati mulai mekar
dan gemuruh jantung merangkul kabollul.
Di wairinding menjulang
pentaskan paaka, kau dan aku.

Wanno gaspar, 06 -08-2016

Ket:
pranja lamba,kabollul: jenis gong sumba timur
renja kandingangu: tarian pd ucapan syukur
nggunggi: alat sejenis harmonika. Digunakan orng dlm hal pacaran
wairinding: bukit d sumba timur
paaka: jenis tarian sanggar ori angu, sumba timur



Bunda Maryam

Salam Maria,
Di dendang puji, rindu menyapaMu
Kala pelarian ini lelah di tapal batas
Hanya engkau:
Penuh rahmat, Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita
Yang bergolak dalam kemewahan(rok mereka terhimpit, entah terlalu pendek
Disapa rok atau terlampau panjang dibaptis dalaman)
Sedang engkau terkurung dalam gaun kusam penanda waktu.

Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Rahim sahaja memapah Tuhan
Tertatih di getir manusia
Menyebarkan harum tobat
Yang terkena polusi Adam dan Hawa.
Santa Maria Bunda Allah,
Lagi lantunan harap kami
Berdesak di selasar cintamu
Kala asa kami merayu-rayu
Tersamar lagu Ave Maria
(Yang kami sendiri rasa sumbang)
Doakanlah kami yang berdosa ini
Kerongkong kami membias cabul
Menerjang doa yang sayup dalam hati
Terselubung lagu(seolah)rindu akan Bapa
Kian menderu di simpuh munafik
Yang selalu banyak di altar sakral
Sekarang dan waktu kami mati.
Bunda....
Biarkan putingmu menyusui hati kami. Amin

Wanno gaspar,  27-06-2016



In Memoriam Puisi

Namanya puisi.
Umurnya jutaan tahun. Sang purba melahirkannya kala bumi mulai bertunas. Ia kencing di kepala penyair antah berantah tanpa nama yang (katanya) belum mengenal tinta. Bau pesingnya menyebar cepat, mengisi pembuluh nadi sang waktu yang sedang dicumbu musim di sebuah pelataran zaman.
Namanya puisi.
Air seninya lalu menjadi tinta kuli yang selalu didekap bibir kertas. Dibrondong bait-bait cinta sebuah karya. Disesap pecandu akut.

Lalu.....
Zaman mengganti popoknya. Dan ia mangkat di hati seorang wanita yang menggenggamnya di ufuk malam kian turun tadi. Kemudian para penyair menguburnya dalam desah-desah nafas mereka. Pagi- pagi berikut, mereka bertandak puisi.

Wanno gaspar, 08 agustus 2016

RPS Gelar Kopi Darat Di Buaran Duren Sawit

by : On 1/23/2018 07:38:00 AM



Jakarta, IMC- RPS_2019 kali ini menggelar kopi darat (Kopdar) di Buaran Duren Sawit Jakarta Timur. Acara kopi darat ini dilakukan untuk ajang silaturahmi, diskusi dan konsolidasi tingkat antar relawan. Hal ini dikatakan Harry Setiadji Wibowo, S.S selaku tim rekruitmen relawan RPS Nasional kepada media ini pada Minggu, 21 Januari 2018.

Hadir dalam acara kopi darat ini para relawan RPS antara lain Yudhy, Abdul Mukjie, Krisdianto, Muhidin, Doni, Iwan dan relawan RPS lain di Jakarta Timur.

Menurut Harry, kami kopi darat bersama relawan RPS sambil diskusi, relawan yang berjuang untuk Prabowo. Diskusi berjalan hangat, membahas konsep bernegara secara umum. Menurut Harry, negara sebagai institusi politik yang harus menyediakan semua kepentingan-kepentingan rakyat atau proteksi.



Proteksi ini berupa proteksi kesejahteraan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hukum, keamanan, pertahanan, dll. Proteksi kesejahteraan yang didambakan masyarakat untuk menyediakan lapangan kerja, ekonomi yang memihak rakyat dan hal itu belum dirasakan oleh rakyat banyak. Kenaikan harg BBM, listrik, dan harga sembako dinilai rakyat sekarang ini tidak memihak kepentingan mereka. Proteksi pendidikan pun belum banyak dirasakan masyarakat anak usia produktif tapi tidak sekolah, anak umur 10-15 tahun tapi putus sekolah masih tinggi. Terlebih proteksi dibidang keamanan yang sekarang ini maraknya kegiatan begal motor juga penembakan liar. Hal ini membuat kondisi tidak nyaman bagi warga untuk keluar pada malam hari. Pembangunan infrastruktur yang dibiayai hutang sangat ditentang rakyat, ya karena nanti rakyatlah yang akan membayar beban hutang tersebut dengan tingginya pajak-pajak yang harus dibayar. Proteksi yang lainnya pun belum bnyak dirasakan masyarakat, urai Harry.

Permasalahan ini mengkerucut pada permasalahan kepemimpinan yang menyebabkan semrawutnya kondisi bangsa kali ini, jelasnya.

Tahun 2018-2019 sebagai tahun politik, membuat kawan-kawan membentuk RPS sebagai wadah utk berkumpul, membahas kondisi bangsa dan berjuang untuk memilih pemimpin yang mumpuni, jelasnya.

Forum sepakat untuk mencari calon pemimpin 2019. "Kawan-kawan sepakat bahwa Prabowo Subianto lah yang cocok diantara para calon alternatif presiden yang lainnya", tegas Harry.

Kopi darat sambil diskusi diwarung kopi dan cafe seperti ini kami akan lakukan keliling DKI Jakarta secara rutin, sambil menunggu pembenahan kelembagaan dan manajmen RPS yang sedang dilakukan oleh pengurus pusat RPS, jelasnya. Acara kopi darat sambil diskusi dimukai pkl 11 wib dan berakhir  bubar pkl 15.30 wib. (syf/tim).

Babinsa Koramil Majenang Bangun Rumah Milik Nenek Renta

by : On 1/22/2018 09:49:00 PM




Cilacap | Jawa Tengah, IMC - Personel Babinsa  Koramil 13/ Majenang, Sertu Sahri dan Koptu Teguh Sukamto  bergabung dengan warga  masyarakat desa binaanya melakukan karya bhakti  pemugaran rumah seorang Nenek Kisem (80) status janda di Dusun Cigaru RT.04 RW. 02, Desa Cibeunying Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Senin(22/1/18).

Nenek Kisem yang sudah menjanda dalam hidupnya  tersebut memang kondisi ekonominya tergolong pra sejahtera, sehingga tidak bisa memperbaiki rumahnya apalagi membangun.


Melihat kondisi tersebut, Danramil 13/Majenang Kapten CTP Rudi Dwianto berinisiatif untuk memugar rumah milik nenek Kisem. Melalui Babinsa  Koramil Majenang bersama warga dengan semangat membongkar dan merobohkan rumah nenek Kisem, karena kayu bangunan rumahnya sudah rapuh sehingga harus di bangun dari awal.

Selama proses pembangunan untuk sementara nenek Kisem  diungsikan untuk tinggal di rumah tetangganya.
Saat ditemui Babinsa Sertu Sahri dengan gembira mengatakan, mengucapkan terima kasih kepada TNI yang telah membantu membangun rumahnya. “Saya tidak punya siapa-siapa namun rumah saya ini diperbaiki oleh pak tentara bareng warga,” ucapnya.

Nenek Kisem juga mengatakan bahwa dirinya sudah tidak kuat melakukan pekerjaan apa-apa, sehingga hanya diam dirumah. Karena itu Nenek yang berusia 80 tahun itu mengandalkan makanan yang dikasih tetangga, atau sesekali masak sendiri kalau ada yang dimasak.

Danramil 13/Majenang, Kapten CTP. Rudi Dwianto membenarkan, bahwa dirinya mendapatkan laporan dari Babinsa bahwa ada rumah salah satu warganya yang mau roboh, sedangkan penghuninya seorang nenek renta.


Berdasarkan laporan tersebut akhirnya Danramil bersama anggota mengecek ke lapangan dan memberikan arahan kepada Babinsa Sertu Sahri dan Koptu Teguh Sukamto untuk memberikan bantuan berupa semen, dan tokoh masyarakat untuk menggalang bantuan material berupa kayu, bambu, dan lain-lain kepada warga sekitar untuk membangun rumah nenek Kisem tersebut.

Dengan kegiatan yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 13/Majenang, Komandan Kodim 0703/Cilacap, Letkol Inf. Yudi Purwanto memberikan apresiasi kepada jajarannya yang memiliki kepedulian seperti itu. "Upaya-upaya seperti itulah yang harus dilakukan, artinya apabila ada permasalahan dalam suatu lingkungan dorong agar dapat diselesaikan ditingkat lingkungan seperti itu," bebernya.

Diharapkan, " hubungan dan kerja sama yang baik ini terus berlanjut dengan kegiatan lainya sehingga TNI akan semakin kuat bersama rakyat." Imbuhnya. [ S - Pendim Cilacap ]

Penulis : Serda Sutaryo.

Penyunting : Bambang Herman

Ketua DPC PPWI Aceh Tamiang Buka Seleksi Terbuka Pemain Tamiang United FC

by : On 1/22/2018 09:08:00 PM




Aceh Tamiang, IMC - Ketua DPC PPWI Aceh Tamiang Salbiah SPd yang di dampingi Ketua Tamiang United FC Syahri El Nasir S.Kom buka seleksi pemain Tamiang United FC untuk persiapan mengikuti Liga 3 PSSI, Senin(22/1) di Lapangan Sepakbola Meusapat Kampung Simpang Empat Kecamatan Karang Baru - Aceh Tamiang.

Dalam Sambutannya Ketua DPC PPWI Aceh Tamiang Salbiah S.Pd yang juga Anggota DPRK Aceh Tamiang dari Partai Gerindra mengatakan, sepakbola merupakan olahraga paling populer di dunia terkhusus di Aceh Tamiang.

"Kita masih ingat ada beberapa pemain hebat Aceh Tamiang yang berhasil menembus level Nasional seperti Rustam Safari dan Ismed Sofyan yang mampu mengharumkan Aceh Tamiang di kancah sepakbola nasional, sehingga kita harapkan dengan seleksi ini bisa melahirkan pemain-pemain yang mampu membawa Tamiang United FC berbicara di level nasional," kata Salbiah

Hal senada juga disampaikan ,Ketua Tamiang United FC Syahri El Nasir.S.Kom, seleksi ini bertujuan untuk menyaring bakat-bakat pemain yang di butuhkan tim untuk menghadapi Liga 3 PSSI beberapa bulan kedepan.

"Seleksi tahap 1 ini akan menjaring 40 pemain, yang selanjutnya ke 40 pemain tersebut akan mengikuti seleksi berjalan menjadi 24 pemain," kata Syahri El Nasir.


Penulis : (Red).

Penyunting : Bambang Herman.

PPWI bersama Media Grup Siap Publikasikan Kegiatan Kodam IV/Diponegoro

by : On 1/22/2018 06:10:00 PM



Semarang, IMC - Persatuan Pewarta Warga Indonesia atau disingkat PPWI  merupakan sebuah organisasi jurnalis warga yang diketuai Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA melaksanakan audiensi dengan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si., beserta para Asisten dan Kabalakdam IV/Diponegoro di ruang kerja Pangdam, Senin (22/1/18).

Ketua PPWI Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA pada kesempatan ini menyampaikan, selama ini kegiatan jurnalistik warga dilaksanakan untuk memberikan informasi, menginspirasi, memberi semangat, menyampaikan berbagai ide dan pemikiran serta sebagai usaha kontrol sosial di antara sesama fungsi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Hal ini sesuai dengan semangat didirikannya PPWI yaitu mewujudkan komunitas warga masyarakat Indonesia yang cakap media, yakni yang cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab dalam berbagai informasi melalui media massa serta mampu merespon dengan benar setiap informasi yang diperoleh dari media massa.


“Sebagai salah satu fungsi publikasi, PPWI siap membantu Kodam IV/Diponegoro dalam mempublikasikan kegiatan,” ungkap Wilson yang juga adalah Anggota Ikatan Alumni PPRA-48 Lemhannas RI.

Dengan penyampaian Ketua PPWI, Pangdam IV/Diponegoro,  menyambut baik hal tersebut dan siap melaksanakan kerjasama dalam kegiatan publikasi. Selama ini Kodam IV/Diponegoro telah menjalin kerjasama dengan media massa di wilayah Jateng dan DIY dalam mempublikasikan setiap kegiatan. Hal ini juga  sesuai dengan tema HUT Penerangan TNI AD beberapa waktu lalu yaitu Bersama Media, Penerangan TNI AD Kuat. Sehingga diharapkan kerjasama yang telah terjalin dapat ditingkatkan lagi untuk mewujudkan TNI Angkatan Darat yang kuat.


Untuk menjalin sinergitas antara Kodam IV/Diponegoro dengan media, Pangdam sudah berencana melaksanakan acara Coffe Morning dengan para insan media.
“Beberapa waktu lalu Pendam sudah merencanakan kegiatan tersebut, tetapi karena banyaknya kegiatan yang harus diselesaikan, kegitatan itu masih ditunda,” terang Pangdam. (Red)

Penyunting : Bambang Herman

Kapten Inf. A Mutholib : Jangan Sampai Seperti Tikus yang Mati di Lumbung Padi

by : On 1/22/2018 05:29:00 PM




Batang | Jawa Tengah, IMC  - Perang tanpa bentuk atau sering dibilang Proxy War saat ini mengancam bangsa Indonesia, sehingga semua fihak harus bersatu dalam mencegah atau melawannya, karena Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya raya akan sumber daya alam (SDA), sehingga jangan sampai pepatah " Tikus mati di lumbung padi" terjadi di Indonesia, seperti yang dikatakan oleh Kapten Inf A Mutholib pada saat memberikan semangat kepada para petani di Kelurahan Kalisalak.

Lebih lanjut Kapten Mutholib menambahkan dalam rangka mempertahankan kekayaan tersebut dari usaha dan upaya negara lain untuk menguasai Indonesia maka Indonesia harus mampu dalam mengoptimalkan dan memaksimalkan potensi sumber daya manusia maupun sumber daya alam untuk kesejahteraan warganya.

Salah satu bukti dari kekayaan tersebut adalah kesuburan tanah Indonesia yang mampu dan cocok untuk ditanami berbagai macam tanaman yang dapat menghasilkan beberapa sumber makanan nabati guna menunjang kelangsungan hidup manusia di dunia.

Industri pertanian merupakan salah satu industri yang mempunyai hubungan langsung dengan kebutuhan pokok (primer) bagi setiap manusia maka mau tidak mau, suka tidak suka kita mutlak harus mampu memenuhi kebutuhan nomor wahid ini selain kebutuhan sandang (Pakaian) dan papan (Tempat tinggal) .

Dalam upaya pemenuhan kebutuhan pokok tersebut Koramil 10/Batang beserta jajaran Babinsa di wilayah Batang bersatu padu bersama penyuluh pertanian (PPL) dari BP3K melaksanakan pendampingan pertanian kepada para petani guna memotifasi dan meningkatkan produktifitas hasil pertanian setiap hari tanpa mengenal waktu, tempat maupun kondisi cuaca ditengah upaya Impor beras dari negara tetangga.

Dalam urusan pendampingan pertanian, kami tidak mengenal lelah, panas, hujan bahkan hari liburpun kami tetap turun ke sawah karena sudah menjadi komitmen TNI dalam upaya membantu mewujudkan ketahanan pangan khususnya Padi, jagung dan Kedelai.

Maryono petani asal Kelurahan Kalisalak menyampaikan harapannya bahwa hal tersebut tentunya juga harus dibarengi dengan tersedianya alat dan prasarana pertanian berikut obat obatan yang harganya terjangkau oleh para petani, sehingga para petani tidak merugi, karena yang terjadi sekarang ini petani harus menanggung biaya produksi yang tinggi tidak seimbang dengan hasil panen.

Penulis : Pelda Zaenal (Pendim 0736)
Penyunting : Bambang Herman

Ketua Persit KCK Cabang XVIII Kodim Cilacap Berikan Beasiswa Berprestasi

by : On 1/22/2018 04:09:00 PM



Cilacap | Jawa Tengah, IMC- Ketua Persit KCK Cabang XVIII Dim 0703/Cilacap Ny. Ita Yudi Purwanto didampingi Wakil Ketua Ny. Rofiq Alfian, berikan beasiswa kepada putra-putri anggota Kodim 0703/Cilacap yang berprestasi bertempat di Kantor Persit Kodim 0703/Cilacap Jln. Jend. Sudirman No. D-1 Cilacap.

Jangan dilihat dari jumlahnya, namun harapannya ini bisa membantu pendidikan putra-putri anggota Kodim 0703/Cilacap untuk terus berprestasi dan dapat membanggakan satuan," ungkap Ny. Ita saat memberikan beasiswa kepada kedua orang tua siswa di kantor Persit, Senin (22/01).

Menurut Ketua Cabang XVIII Ny. Ita Yudi Purwanto mengemukakan, Pemberian beasiswa ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Ketua Persit terhadap dunia pendidikan, terutama bagi putra dan putri anggota Kodim 0703/Cilacap yang meraih prestasi.


Beasiswa ini diberikan kepada Muhammad Nur Eko Ajiprakoso anak dari Serda Suyanto serta Zahwa Gilang Suparno anak dari Kopka Parno yang telah meraih prestasi juara I tingkat SMP dan masing-masing beasiswa ini diberikan kepada kedua orang siswa.

" Dengan pemberian beasiswa ini harapannya dapat memacu semangat belajar putra dan putri anggota Kodim 0703/Cilacap, sehingga kedepan akan muncul kader pemimpin bangsa yang berasal dari keluarga Kodim 0703/Cilacap." harap Ny. Ita.

Selain itu, penyaluran beasiswa dari PD IV/Diponegoro melalui Persit KCK Cabang XVIII ini merupakan kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan oleh Persit KCK Cabang XVIII Dim 0703/Cilacap.

Hal ini bertujuan untuk menunjang kelangsungan pendidikan khususnya bagi putra-putri anggota Kodim 0703/Cilacap untuk kebih termotivasi agar lebih giat belajar dan berupaya untuk tetap terus mempertahankan dan meningkatkan prestasinya.

Penyunting : Bambang Herman

Danramil 08/Adipala Hadiri Tasyukuran Masjid Jami' Al Falah

by : On 1/22/2018 03:52:00 PM


Cilacap | Jawa Tengah, IMC - Bertempat di Jami' Al Falah Dusun Pesanggrahan RT. 04 RW. 06, Desa Welahan Wetan, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap dilaksanakan Tasyakuran yang diisi ceramah akbar oleh Ustadjah Mama Dede dari Jakarta. Senin (22/01/2018)

Hadir pula Wakil Bupati Cilacap Aulia Syamsul, STTP M.si, Danramil 08/Adipala beserta unsur Forkomoincam Adipala,  pimpinan pondok pesantren desa Welahan Wetan Rautlatul Huda Kyai Sahal, Yayasan Al Mukthar desa Penggalang Kyai Tamam, Kepala Desa Welahan Wetan Sodikun Kana, personel Koramil 08/Adipala dan Polsek Adipala,Toga, Tomas, Todat dan  sekitar 15000 orang juga ikut menyaksikkan acara ini.
 

Pimpinan Pondok Pesantren Desa Welahan Wetan Rautlatul Huda Kyai Sahal mengucapkan terimakasih kepada unsur Forkompimcam Adipala yang hadir dalam Tasyukuran Masjid Jami' Al Falah. Saat ini renovasi masjid Jami' Al Falah telah jadi. Apresiasi besar diberikan oleh masyarakat Dusun Pesanggrahan RT. 04 RW. 06, Desa Welahan Wetan, kepada anggota Koramil Adipala dan Polsek atas bantuan tenaga untuk menyelesaikan renovasi  masjid Jami' Al Falah.

Pada kesempatannya, Danramil 08/Adipala, Kapten Inf. Tukimin
mengungkapkan, " Bantuan tenaga dari Koramil atas renovasi masjid Jami' Al Falah bisa digunakan sebagaimana mestinya. Hal ini tentu saja  bertujuan untuk menciptakan manusia yang lebih beriman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Besar." Kata Danramil 08/Adipala, Kapten Inf. Tukimin,
Sabtu (20/01/2018).

Dalam Ceramah singkatnya Ustadjah Mama Dede,Dengan mengangkat tema "Jalan Menuju Surga" bahwa jalan menuju surga bagi umat islam itu sangatlah mudah, karena manusia di ciptakan di alam dunia untuk berbuat soleh ( Al Baqoroh 35 ), di awali dengan sholat yang khusu karena demikian orang akan benar benar ber tawakal kepada Allah.


Sholat merupakan tiang agama bagi umat islam, oleh karena itu jangan sekali sekali meninggalkan Sholat, banyak banyaklah bersedekah dan beramalan baik karena kita hidup di dunia ini hanya sebentar, jangan kikir akan harta yang kita miliki, harta itu sebagian bukan milik kita seutuhnya, melainkan sebagian milik fakir miskin." papar Mamah Dede.

Lebih lanjut, janganlah menjadi orang sombong karena itu tidak akan berguna dan akan membuat anda menjadi di benci orang lain. Hidup lah yang sewajar wajarnya saja, perbanyaklah tali silahturahmi antar umat beragama, karena dengan Silahturahmi kita akan mendapat manfaat dan kaedah yang sangat besar. Binalah jagalah sampai di putuskan dan perluas hingga kita bisa menjalaninya." Terangnya.

Ia berharap semoga dengan renovasi Masjid Jami' Al Falah di Dusun Pesanggrahan dapat tercipta masyarakat yang lebih baik lagi khususnya dalam hal keimanan. Terciptanya kedamaian seluruh umat beragama dan tidak mudah terpengaruh isu pemecah belah adalah tujuan akhirnya," pungkasnya. 

Penulis : Serda Sutaryo (Pendim Cilacap)

Penyunting : Bambang Herman, SH

Lagi-lagi, Nelayan Lokal Flotim Ditangkal Polairud Polda NTT

by : On 1/22/2018 01:43:00 PM




Larantuka, IMC - Nelayan lokal yang menggantung hidup dilaut dengan mencari ikan bernasib nas. Mereka ditangkap Pol Airud Polda NTT disaat sedang berlabuh sekitar 100 meter dari bibir desa Lamahala. Nelayan yang ditangkap adalah Kasim Atapukan dengan KM Pantai Gading, Ahmad Loly dengan KM Falanboyan, Syukur Muhamad dengan KM Anggur Merah. Mereka ditangkap karena tidak memiliki surat-surat kapal. Mereka dikenakan pasal 93 ayat (3) jo pasal 27 ayat (3) dan pasal 98 jo pasal pasal 42 ayat (3) UU Nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan. Para nelayan ditahan sejak tgl 7 Januari 2018 untuk 20 hari sampai tgl 26 Januari 2018, dikenakan tahanan luar di Flores Timur.

Kasim Atapukan dan Ahmad Loly saat ditemui dikampung baru Larantuka mengatakan kami ditangkap karena surat-surat kapal "mati" tapi proses perpanjangan belum turun dari Dinas Perikanan Flores Timur. "Kami sudah urus perpanjang surat kapal tapi belum keluar dari Dinas Perikanan kabupaten Flores Timur", ujar Kasim.

Ahmad Loly menjelaskan KM Falamboyan miliknya ditangkap tgl 7 Januari 2018 sekitar pkl 21 Wita dipantai Lamahala, Adonara Timur, sedangkan KM Pantai Gading dan KM Anggur Merah ditangkap di depan Lohayong, Solor sekitar pkl 23 wita. Setelah ditangkap langsung dibawah ke Larantuka. Surat-surat kapal KM Falamboyan besoknya tanggal 8 Januari 2018 sudah keluar dari Dinas Perikanan Flores Timur. Surat itu diambil penyidik. "Semua surat-surat kapal ada di penyidik, baik surat kapal lama maupun surat kapal yang baru keluar, kami sudah urus lama tapi baru keluar," ujar Ahmad Loly.

Akhmad Bumi, SH selaku Kuasa Hukum para tersangka saat dihubungi pada Senin, 22/1/2018 menyatakan mempertanyakan prosedur penyidikan, karena tindak pidana perikanan hukum acaranya tunduk pada UU Nomor 45 tahun 2009 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan.

Bumi menanyakan kewenangan Penyidik Polri dari Polairud Polda NTT dalam menyidik kasus ini. “Karena pasal 14 UU Nomor 5 tahun 1983 tentang Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) menentukan bahwa penyidik ZEEI adalah TNI AL, dan UU tsb belum dicabut dan masih berlaku. Sepanjang menyangkut tindak pidana perikanan dan kelautan maka penyidiknya adalah perwira TNI AL. Itu amanat UU Nomor 5 tahun 1983 tentang ZEEI,” tandasnya.

Karena tindak pidana perikanan itu tindak pidana khusus dan hukum acaranya tersendiri, tidak memakai KUHAP secara penuh. “Sepanjang tindak pidana yang locus deliktinya di Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) maka kewenangan penyidik adalah TNI AL. Kalau UU ZEEI itu UU yang secara khusus mengatur wilayah ZEEI, tidak sama dengan UU Perikanan,” ujar Bumi.

Jika penyidik menggunakan UU Perikanan, kata Bumi, maka penyidikan dilakukan oleh Satgas Penyidik yang terdiri dari DKP, TNI AL, Polri. Perlu ada kordinasi antara DKP, TNI AL dan Polri mulai saat operasi penangkapan, penyelidikan sampai penyidikan.

“Ada piagam kesepakatan bersama antara KKP, TNI AL dan Polri tgl 30 Desember 2015. Dari piagam kesepakatan itu maka dibentuk Satgas penyidikan tindak pidana perikanan yang disebut Satgas 115 sesuai Peraturan Presiden Nomor 115/2015 yang mengatur penyidikan tindak pidana perikanan. Yang menyidik tindak pidana perikanan adalah DKP, TNI AL dan Polri,” jelas Bumi.

Penyidikan di DKP ada pada Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) dan Satuan Pengawas (Satwas). Hal itu untuk menindaklanjuti Keputusan Dirjen PSDKP No. 372/DS-PSDKP/2011 tgl 29 Desember 2011.

Keputusan Dirjen PSDKP itu untuk melaksanakan pasal 73 UU No. 31 tahun 2004 yang telah diubah dengan UU No. 45 tahun 2009 tentang Perikanan, urainya.

“Kami pertanyakan prosedur penyidikan oleh Penyidik Polairud Polda NTT yang tidak melibatkan pihak PPNS DKP dan TNI AL terkait penetapan nelayan tsb menjadi tersangka dalam proses penyidikan, kami sudah tanyakan di Dinas Perikanan kabupaten Flores Timur, Dinas Perikanan Flores Timur tidak dilibatkan dalam proses penyelidikan dan penyidikan", tegas mantan calon Komisioner KPK tahun 2015 ini.

Selain itu, sambung Bumi, di NTT belum ada Pengadilan Perikanan ini menyangkut kompetensi relatif Pengadilan Perikanan. “Sepanjang Pengadilan Perikanan belum dibentuk, maka tindak pidana perikanan diadili di Pengadilan Negeri sesuai amanat pasal 160. Tapi dalam hukum acara tindak pidana perikanan telah diatur, yang mengadili adalah satu orang hakim karier dan dua orang hakim ad hoc yang diatur dalam pasal 78, kita di Pengadilan di NTT atau peradilan dibawah Pengadilan Tinggi NTT belum ada hakim ad hoc perikanan. Ini masalah. Hukum acara tindak pidana perikanan diatur dalam Bab XIII dan XIV UU Nomor 31 tahun 2004 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan. Jadi hukum acaranya bukan KUHAP,” jelasnya.

“Kami akan layangkan protes, mempertanyakan aspek tekhnis dan non tekhnis penyidikan sesuai amanat UU Perikanan. Karena yang ditangkap ini adalah nelayan lokal, bukan nelayan luar yang mencuri atau menangkap perikanan di perairan Indonesia, aspek jaminan usaha untuk hidup para nelayan lokal dari Negara perlu dipertimbangkan, karena mereka nelayan lokal, mereka memiliki dokumen kapal - telah habis masa berlakunya, sudah diproses perpanjang tapi belum keluar dari Dinas Perikanan, jadi bukan tidak ada dokumen kapal, aspek administrasi berupa surat-surat tapi dengan ditangkap demikian sama dengan membuat nelayan semakin terjepit dalam hidup, mereka punya anak istri, satu kapal sekitar 12 ABK (anak buah kapal) juga memiliki anak istri dan mereka menggantung hidup dari laut, aspek ini perlu ada ruang untuk dipertimbangkan. KamiLagi-lagi, Nelayan Lokal Flores Timur di Tangkap Pol Airud Polda NTT

Nelayan lokal yang menggantung hidup dilaut dengan mencari ikan bernasib nas. Mereka ditangkap Pol Airud Polda NTT disaat sedang berlabuh sekitar 100 meter dari bibir desa Lamahala. Nelayan yang ditangkap adalah Kasim Atapukan dengan KM Pantai Gading, Ahmad Loly dengan KM Falanboyan, Syukur Muhamad dengan KM Anggur Merah. Mereka ditangkap karena tidak memiliki surat-surat kapal. Mereka dikenakan pasal 93 ayat (3) jo pasal 27 ayat (3) dan pasal 98 jo pasal pasal 42 ayat (3) UU Nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan. Para nelayan ditahan sejak tgl 7 Januari 2018 untuk 20 hari sampai tgl 26 Januari 2018, dikenakan tahanan luar di Flores Timur.

Kasim Atapukan dan Ahmad Loly saat ditemui dikampung baru Larantuka mengatakan kami ditangkap karena surat-surat kapal "mati" tapi proses perpanjangan belum turun dari Dinas Perikanan Flores Timur. "Kami sudah urus perpanjang surat kapal tapi belum keluar dari Dinas Perikanan kabupaten Flores Timur", ujar Kasim.

Ahmad Loly menjelaskan KM Falamboyan miliknya ditangkap tgl 7 Januari 2018 sekitar pkl 21 Wita dipantai Lamahala, Adonara Timur, sedangkan KM Pantai Gading dan KM Anggur Merah ditangkap di depan Lohayong, Solor sekitar pkl 23 wita. Setelah ditangkap langsung dibawah ke Larantuka. Surat-surat kapal KM Falamboyan besoknya tanggal 8 Januari 2018 sudah keluar dari Dinas Perikanan Flores Timur. Surat itu diambil penyidik. "Semua surat-surat kapal ada di penyidik, baik surat kapal lama maupun surat kapal yang baru keluar, kami sudah urus lama tapi baru keluar", ujar Ahmad Loly.

Akhmad Bumi, SH selaku Kuasa Hukum para tersangka saat dihubungi pada Senin, 22/1/2018 menyatakan mempertanyakan prosedur penyidikan, karena tindak pidana perikanan hukum acaranya tunduk pada UU Nomor 45 tahun 2009 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan.

Bumi menanyakan kewenangan Penyidik Polri dari Polairud Polda NTT dalam menyidik kasus ini. “Karena pasal 14 UU Nomor 5 tahun 1983 tentang Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) menentukan bahwa penyidik ZEEI adalah TNI AL, dan UU tsb belum dicabut dan masih berlaku. Sepanjang menyangkut tindak pidana perikanan dan kelautan maka penyidiknya adalah perwira TNI AL. Itu amanat UU Nomor 5 tahun 1983 tentang ZEEI,” tandasnya.

Karena tindak pidana perikanan itu tindak pidana khusus dan hukum acaranya tersendiri, tidak memakai KUHAP secara penuh. “Sepanjang tindak pidana yang locus deliktinya di Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) maka kewenangan penyidik adalah TNI AL. Kalau UU ZEEI itu UU yang secara khusus mengatur wilayah ZEEI, tidak sama dengan UU Perikanan,” ujar Bumi.

Jika penyidik menggunakan UU Perikanan, kata Bumi, maka penyidikan dilakukan oleh Satgas Penyidik yang terdiri dari DKP, TNI AL, Polri. Perlu ada kordinasi antara DKP, TNI AL dan Polri mulai saat operasi penangkapan, penyelidikan sampai penyidikan.

“Ada piagam kesepakatan bersama antara KKP, TNI AL dan Polri tgl 30 Desember 2015. Dari piagam kesepakatan itu maka dibentuk Satgas penyidikan tindak pidana perikanan yang disebut Satgas 115 sesuai Peraturan Presiden Nomor 115/2015 yang mengatur penyidikan tindak pidana perikanan. Yang menyidik tindak pidana perikanan adalah DKP, TNI AL dan Polri,” jelas Bumi.

Penyidikan di DKP ada pada Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) dan Satuan Pengawas (Satwas). Hal itu untuk menindaklanjuti Keputusan Dirjen PSDKP No. 372/DS-PSDKP/2011 tgl 29 Desember 2011.

Keputusan Dirjen PSDKP itu untuk melaksanakan pasal 73 UU No. 31 tahun 2004 yang telah diubah dengan UU No. 45 tahun 2009 tentang Perikanan, urainya.

“Kami pertanyakan prosedur penyidikan oleh Penyidik Polairud Polda NTT yang tidak melibatkan pihak PPNS DKP dan TNI AL terkait penetapan nelayan tsb menjadi tersangka dalam proses penyidikan, kami sudah tanyakan di Dinas Perikanan kabupaten Flores Timur, Dinas Perikanan Flores Timur tidak dilibatkan dalam proses penyelidikan dan penyidikan", tegas mantan calon Komisioner KPK tahun 2015 ini.

Selain itu, sambung Bumi, di NTT belum ada Pengadilan Perikanan ini menyangkut kompetensi relatif Pengadilan Perikanan. “Sepanjang Pengadilan Perikanan belum dibentuk, maka tindak pidana perikanan diadili di Pengadilan Negeri sesuai amanat pasal 160. Tapi dalam hukum acara tindak pidana perikanan telah diatur, yang mengadili adalah satu orang hakim karier dan dua orang hakim ad hoc yang diatur dalam pasal 78, kita di Pengadilan di NTT atau peradilan dibawah Pengadilan Tinggi NTT belum ada hakim ad hoc perikanan. Ini masalah. Hukum acara tindak pidana perikanan diatur dalam Bab XIII dan XIV UU Nomor 31 tahun 2004 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan. Jadi hukum acaranya bukan KUHAP,” jelasnya.

“Kami akan layangkan protes, mempertanyakan aspek tekhnis dan non tekhnis penyidikan sesuai amanat UU Perikanan. Karena yang ditangkap ini adalah nelayan lokal, bukan nelayan luar yang mencuri atau menangkap perikanan di perairan Indonesia, aspek jaminan usaha untuk hidup para nelayan lokal dari Negara perlu dipertimbangkan, karena mereka nelayan lokal, mereka memiliki dokumen kapal tapi telah habis masa berlakunya, sudah diproses perpanjang tapi belum keluar dari Dinas Perikanan, jadi bukan tidak ada dokumen kapal, aspek administrasi berupa surat-surat tapi dengan ditangkap demikian sama dengan membuat nelayan semakin terjepit dalam hidup, mereka punya anak istri, satu kapal sekitar 12 ABK (anak buah kapal) juga memiliki anak istri dan mereka menggantung hidup dari laut, aspek ini perlu ada ruang untuk dipertimbangkan.

 "Kami hormati apa yang dilakukan kawan-kawan penyidik, tapi perlu diperhatikan aspek tekhnis penyidikan sesuai hukum acara tindak pidana perikanan dan aspek non tekhnis terkait kehidupan nelayan lokal. Perlu diperhatikan aspek kemanfaatan hukum, tidak sekedar kepastian. Kepastian, kemanfaatan dan keadilan hukum jalan beriringan," jelasnya. (Emanuel Bataona)

Babinsa Koramil Majenang Dampingi Tanam Padi Poktan Sumber Rahayu Seluas 15 Hektare

by : On 1/22/2018 12:04:00 PM



Cilacap | Jawa Tengah, IMC  - Memasuki musim tanam kedua para Babinsa Koramil 13/Majenang, Kodim 0703/Cilacap, bersama petani Desa Mulyadadi Kecamatan Majenang yang tergabung Kelompok Tani "Sumber Rahayu" melakukan penanaman padi di lahan seluas 15 Hektare,  Senin (22/01/2018).

Komandan Rayon Militer (Danramil) 13/Majenang, Kapten Ctp. Rudi Dwianto mengatakan, pendampingan terhadap petani memang sering dilakukan terhadap kelompok tani yang ada di wilayah binaan Koramil Majenang oleh Babinsa.

Dengan penuh kekeluargaan dan keakraban masyarakat petan senantiasa menyambut kehadirannya. Sebab, Babinsa turun langsung bersama petani mulai dari membajak sawah hingga melakukan penanaman bibit padi.

Bahwa, tugas Babinsa di setiap wilayah binaannya berperan aktif memberikan dukungan terhadap program pemerintah dibidang ketahanan pangan.



"Kita berikan motivasi dan pendampingan langsung kepada petani. Turun ke sawah membantu petani, sehingga memberikan manfaat besar bagi peningkatan produktivitas pertanian petani khususnya padi," jelasnya.

Dia menambahkan diharapkan pendampingan dengan turun langsung seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 13/Majenang, desa mulyadadi Serka Subaedi  ke kelompok tani Sumber Rahayi dapat lebih meningkatkan produksi padi para petani. Karena, Desa Mulyadadi sendiri terkenal sebagai lumbung beras wilayah Majenang.

Danramil juga mengajak kepada para gapoktan untuk tidak bosan bosanya, melalui para penyuluh yang dimiliki, membina petani untuk lebih produktif sekaligus meningkatkan kesejahteraan melalui hasil kerja kerasnya itu.
Mari kita yakini bahwa hanya dengan kerja keras dan kesungguhan,kita akan dapat mengubah kehidupan kita menjadi lebih baik," pungkasnya. 

Penulis : Serda Sutaryo (Pendim Cilacap)
Penyunting : Bambang Herman,SH

1500 Peserta Feat Track Dari Berbagai Daerah Jelajahi Alam Kemit Forest

by : On 1/22/2018 09:21:00 AM



Cilacap | Jaawa Tengah, IMC  - Sebanyak 1500 Peserta Feat Track, dari Cilacap, Banjarnegara, Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, Kalipucang dan Banjar Patroman." Ujar Danramil 10/Gandrungmangu, Kodim 0703/Cilacap, Lettu Inf. Agus Wantoro selepas pemberangkatan star bersama unsur Forkompimcam di Lapangan Desa Karanganyar, Kecamatan Gandrungmangu, Minggu (21/01/2018).

Menurut Lettu Inf. Agus Wantoro, Kegiatan tersebut di selenggarakan oleh Ormas Pemuda Pancasila Gandrungmangu yang diikuti pencita motor trail dari berbagai daerah.

Kegiatan Feat Track jelajah alam Kemit Forest ini menempuh rute,
Star dari lapangan Desa Karanganyar, Ciotes,  Pengampiran, Kemit, Rungkang,  Karanggintung, Karanganyar dan kembali Finish di lapangan Desa Karanganyar, Kecamatan Gandrungmangu.


Ia berharap masyarakat Desa Karanganyar dan Gandrungmangu pada umumnya, bisa bergandengan tangan membangun daerah dan kesejahteraan masyarakat dalam berbagai kegiatan. Salah satunya dengan event Feat Track ini. "Event ini juga sebagai ajang silaturahim," pungkasnya.

Feat Track jelajah alam Kemit Forest ini panitia menyediakan hadiah utama berupa satu unit mobil Suzuki Aerio, sepeda motor Viar serta ratusan hadiah hiburan lainnya.

Sebagai pemenang yang meraih juara utama satu unit mobil Susuki Aerio Syafil dari Karangpucung no undian 0351, sedangkan sepeda motor Viar diraih oleh Deden dari Pangandaran nomor undian 1126 dan Adi dari Gandrungmangu dengan nomor undian 0299. 

Penulis : Serda Pendim Cilacap)

Bupati Sunur Ajak Kader Nasdem Menangkan Victory-Joss di Lembata

by : On 1/21/2018 09:39:00 PM



Lembata | NTT, IMC– Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur siap memenangkan pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat-Yosef A. Nae Soi (Victory-Joss), hal ini ditegasnya dalam sambutan membuka kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD Partai NasDem Kabupaten Lembata, Minggu (21/1/2018) di Aula Koperasi Ankara Lewoleba.

Dalam sambutannya Bupati Sunur mengatakan dirinya bersama wakil bupati Thomas Ola Langoday yang juga kader NasDem siap memenangkan Victory-Joss di Kabupaten Lembata.

“Saya dan pak Wakil Bupati Thomas yang juga kader inti NasDem, kami berdua siap bekerja ekstra untuk menangkan pak Viktor dan pak Yosef di Lembata," tegas Sunur dihadapan delapan ratusan hadirin yang adalah kader dan pengurus Partai NasDem Lembata.

Ketua DPD II Golkar Kabupaten Lembata ini menjelaskan selain posisinya sebagai partai koalisi pengusung pasangan Victory-Joss, dia bersama masyarakat Lembata juga berhutang budi dengan Viktor Laiskodat dan Yosef Nae Soi, karena kedua tokoh ini sudah cukup berperan aktif membangun daerah Lembata.

“Pak Viktor dan pak Yosef dengan posisi mereka selama ini di pusat telah cukup berjasa membangun daerah kita melalui kebijakan dan lobby-lobby di pusat, hal ini sangat jelas dan nyata dirasakan masyarakat Lembata," imbuhnya.

Kini saatnya masyarakat Lembata membalas budi kedua tokoh terbaik dengan memilih dan mempercayakan mereka memimpin dan membangun NTT lebih dekat.

“Mari kita bersatu padu, bekerja bersama memenangkan Victory-Joss demi kesejahteraan masyarakat NTT dan Lembata khususnya," pungkas Bupati Lembata dua periode.

Acara Rakorda juga dipadukan dengan pelantikan pengurus partai NasDem tingkat kecamatan dan desa/kelurahan (DPC dan DPRt) se-Kabupaten Lembata. Pelantikan pengurus partai NasDem sekaligus menjadi ajang konsolidasi kerja pemenangan Victory-Joss di basis masyarakat.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris DPW Partai NasDem NTT Alexander Take Ofong, S.Fil, Ibu Julie Sutrisno Laiskodat dan Bendahara DPW Partai NaDem NTT Indah Tode Solo bersama rombongan. (Emanuel Bataona)

Pelda Slamet Widada Bekali Kedisiplinan 100 Anggota Banser Penyarang

by : On 1/21/2018 09:01:00 PM





Cilacap | Jawa Tengah, IMC - Sebanyak 100 orang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Desa Penyarang,  Kecamatan Sidareja, mengikuti pelatihan peningkatan kedisiplinan dan pengetahuan wasbang dengan materi PBB (Peraturan Baris Berbaris) yang dilaksanakan di lapangan Desa Penyarang, Kecamatan Sidareja, Kabupaten Cilacap, Minggu (21/01/2018).

Dalam pelatihan PBB tersebut, sebanyak 100 orang anggota Banser Desa Penyarang  diajarkan tatacara baris berbaris dan latihan penghormatan baik di tempat maupun dengan berjalan oleh Pelda Slamet widada anggota Koramil 11/Sidareja.


Selain itu 100 orang Banser juga dibekali Wawasan Kebangsaan yakni tentang  penyampaikan materi empat pilar kebangsaan, Pancasila,UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.


Kata Pelda Slamet Widada,  " Tujuan pemberian materi PBB dan Wasbang adalah untuk membentuk jasmani yang tegap, jiwa disiplin serta jiwa korsa yang solid, karena dengan latihan PBB mereka diharapkan mempunyai jiwa disiplin serta rasa cinta tanah air," ujarnya.

Dengan waktu yang cukup singkat, Pelda Slamet Widada  berharap dengan pembekalan materi ini, kedisiplinan dan jiwa korsa serta nasionalisme anggota Banser Desa Penyarang akan menjadi meningkat. Sehingga tertanam jiwa nasionalisme untuk mencintai NKRI," pungkasnya.

Penulis : Serda Sutaryo (Pendim/Cilacap)
Penyunting : Bambang Herman

Ketua BEM Fisip Unimal Angkat Bicara Terkait Pernyataan Zulkifli Hasan

by : On 1/21/2018 08:56:00 PM



Lhokseumawe, IMC -  Mengenai Statement Ketua MPR RI Zulkifli Hasan yang mengatakan bahwa ada Delapan Fraksi di DPR RI yang menyetujui penjualan Miras Secara bebas di Warung-warung. Minggu (21/01/18)

menimbulkan pertanyaan bagi segelintir orang. Salah satunya Afrizal Nur Jailani selaku Ketua BEM Fisip Universitas Malikussaleh, Ia menanyakan mengenai delapan Fraksi yang menyetujui hal tersebut.

Sebab hampir semua media nasional memberitakan Zulkifli Hasan tidak ingin menyebutkan delapan Fraksi yang menyetujui hal tersebut. Tentu hal ini akan berujung kepada fitnah jikalau ternyata tidak ada satupun Fraksi yang menyetujui hal tersebut.

"Masyarakat berhak tau Fraksi mana yang menyetujui penjualan miras secara bebas. Jangan sampai hal ini Justru membuat kegaduhan dalam Negeri dan menjadi fitnah," ujarnya.

Kita semua tau, semua orang berhak mengeluarkan statement nya, Namun kita harus memiliki landasan, Jangan menempatkan diri kita seakan-akan pahlawan di hadapan publik, Sementara sampai sekarang produk hukum tersebut belum selesai dibahas. Jadi sebaiknya Fokus pada penyelesaian produk hukum. Maka saya pikir, sudah selayaknya ketua MPR RI mengklarifikasi pernyataan nya segera kepada publik.


PT Medco Tolak Dukung SMKN 1 Nurussalam, Perintis: Mereka Tidak Pro Aceh Carong

by : On 1/21/2018 08:43:00 PM



Aceh Timur, IMC – Perintis SMKN 1 Nurussalam Aceh Timur, Muktarrudin Usman menyesalkan dan mengaku sangat kecewa atas sikap PT.Medco E&P Blok A (Aceh Timur) yang menolak memberikan surat dukungan dunia usaha/dunia industri (DUDI) kepada SMKN 1 Nurussalam, Aceh Timur. Sebab menurutnya, surat tersebut sangat penting, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di bidang Energi dan Pertambangan.

“Padahal Medco cari makan dan tambang gas di Nurussalam, kenapa selembar dukungan sektor pendidikan enggan diberikan dan berdalih urusan BPMA,” kata Muktarrudin dalam rilis pers yang disampaikan Sabtu (20/1/18).

Dia menambahkan, dalam permohonan dukungan tersebut, pihak SMKN 1 Nurussalam tidak meminta uang apalagi bantuan materil kepada Medco, sehingga tidak ada yang dirugikan dan mengurangi keuntungan Medco hanya karena selembar dukungan Dudi (dunia usaha/dunia Iindustri).

“Medco tidak perlu merasa terbeban dengan dikeluarkan Dudi, karena segala biaya operasional SMKN 1 Nurussalam nantinya ditanggung oleh Dinas Pendidikan Aceh,” ujarnya.

Dia menyebutkan, Dinas Pendidikan Aceh sangat mendukung, agar SMKN 1 Nurussalam dapat berdiri, namun selembar surat dari pelaku usaha sekelas Medco enggan untuk diberikan.

“Padahal itu syarat untuk pendirian sebuah sekolah kejuruan, kalau begini berarti Medco tidak mendukung program Aceh Carong yang di galakkan oleh Gubernur Aceh,” sesal dia.

Sebelumnya Tim Pembangunan SMKN 1 Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur membuat surat permohonan kepada pihak Medco, dengan Nomor 02/SMK/MoU/X/2017, Tanggal 24 Oktober 2017, tentang dukungan dalam rangka menigkatkan mutu pendidikan, namun surat tersebut dibalas pihak Medco beberapa bulan kemudian dengan nomor surat : 026/BLA/MED/I/2018, tanggal 18 Januari 2018, tentang tanggapan atas permohonan dukungan.

 “Awalnya penolakan itu dilakukan dengan lisan, terakhir baru dikasih surat,” pungkasnya.


Penyuting : Bambang Herman

PT. Medco Tidak Mendukung Dunia Pendidikan, Anggota DPD RI Komite lll Kecewa

by : On 1/21/2018 08:39:00 PM




Banda Aceh, IMC -  Anggota Komite III DPD RI yang juga membidangi pendidikan, Rafli Kande mengatakan pemerintah Aceh hendaknya terus mendukung lahirnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten/Kota se Aceh.

"Kehadiran SMK penting, agar generasi muda Aceh memiliki skill dan SDM di bidang tertentu yang bersifat fokus, sehingga ke depannya Aceh memiliki SDM handal di setiap bidang," ungkap Rafli Kande kepada media, Minggu (21/01/2018).

Menurut Rafli, penguatan SDM melalui SMK tersebut tidak hanya di tunjang dari pihak pemerintah, namun kehadiran BUMN/BUMD dan perusahaan  swasta lainnya juga tak kalah pentingnya.

"Perusahaan-perusahaan yang bergerak di Aceh bisa mengucurkan dana tanggung jawab sosialnya (CSR) untuk membangun sebuah sekolah kejuruan. Misalkan perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan lalu membangun SMK perkebunan, perusahaan yang bergerak di sektor perindustrian dan sebagainya. Sehingga ke depannya Aceh memiliki SDM sesuai dengan kebutuhan, dan kita tidak perlu lagi mengambil tenaga kerja luar," papar Rafli.

Pemerintah Aceh, kata Rafli telah menggagas program Aceh Carong sebagai bentuk upaya pemerintah terhadap dunia pendidikan agar melahirkan generasi yang cerdas dan handal.

"Program Aceh Carong ini juga harus di dukung oleh semua elemen, tanpa terkecuali pihak swasta/non pemerintahan, jika kita menginginkan gagasan ini berhasil," tambahnya.

Selain itu, Rafli juga menyinggung persoalan penolakan PT Medco E & P blok A (Aceh Timur) memberikan surat dukungan dunia usaha/dunia industri (DUDI). Menurutnya, hal tersebut sangatlah tidak wajar, mengingat perusahaan tersebut beroperasi di wilayah Aceh Timur.

" Surat DUDI itukan syarat untuk mendirikan sebuah sekolah kejuruan, sejauh tidak melanggar peraturan perundangan-undangan kenapa oihak perusahaan harus menolak memberikannya. Seharusnya bukan hanya selembar surat tersebut, dana CSR mereka pun harus dikucurkan sebagai tanggung jawab mereka kepada masyarakat di wilayah perusahaan beroperasi," ujarnya.

Rafli meminta pemerintah Aceh menyerukan kepada perusahaan-perusahaan baik BUMN maupun swasta untuk memberikan dukungan untuk program-program pemerintah dan masyarakat.

Terkait pembangunan SMK N 1 Nurussalam Rafli meminta pemerintah bisa memfasilitasi mencari jalan keluar, agar ada solusi kongkret.

"Jangan sampai buya lam kreung teu dong-dong, buya tamong meureuseki. Jangan sampai orang luar mengambil laba di negeri kita, namun nasib rakyat dibiarkan begitu saja," tutur Rafli mengaku prihatin.

Rafli juga berharap agar para perintis program-program untuk kemajuan pendidikan tidak berputus asa dan terus berikhtiar.

Begitupun halnya, kata Rafli, para perintis SMK N 1 Nurussalam yang berupaya mempersiapkan generasi yang handal di sektor perindutrian.

"Kita berharap para pejuang di bidang pendidikan tidak berputus asa, termasuk para perintis SMK N 1 Nurussalam. Terus bersemangat, terus bermujahadah untuk kemaslahatan generasi Aceh ke depan, tujuan yang mulia insya Allah ada jalan keluarnya," pungkasnya.

penyuting : Bambang Herman

Dengan Olah Raga Bersama Kita Jalin Sinegitas Tni dan Polri

by : On 1/21/2018 08:26:00 PM



Cilacap, IMC - Bertempat di halaman kantor Polsek Kesugihan, Kecamatan Kesugihan, Danramil 06/Kesugihan melalui Bati Tuud Peltu Wagiran berserta anggota melaksanakan olah raga senam bersama, Jumat (19/01/2018) .

Olah raga ini diikuti oleh Batuud Koramil 06/Kesugihan Peltu Wagiran dan anggota serta Kapolsek Akp. Asep Kusnadi dan anggota, olah raga bersama diawali dengan apel pagi yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Kesugihan, kegiatan dilanjutkan senam dan jalan sehat sejauh 4,5 Kilometer.


Pada kesempatan tersebut Kapolsek Kesugihan Akp. Asep Kusnadi mengucapkan terima kasih kepada Danramil dalam hal ini Bati Tuud Koramil 06/Keugihan, Peltu Wagiran beserta anggota yang hadir. Maksud diadakannya olah raga bersama ini adalah agar terjalin hubungan yang erat antara TNI dan Polri khususnya antara Koramil dan Polsek Kesugihan dengan harapan kedepan kegiatan olah raga bisa terus diadakan secara bergantian agar selalu terjalin komunikasi yang baik.

Peltu Wagiran mengatakan, bahwa kegiatan olah raga bersama antara Koramil dan Polsek Kesugihan telah beberapa kali dilakukan dan kedepan akan diadakan secara rutin sebagai salah satu upaya meningkatkan soliditas dan sinergitas antara anggota Koramil dan anggota Polsek, karena di Desa para Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus kompak dalam pelaksanaan tugasnya menjaga stabilitas keamanan wilayah masing-masing." Ujar Peltu Wagiran. (S-Pendim Cilacap).

Kapten Inf Yusuf Subagyo : TNI Tetap Netral Dalam Pemilu Kada Serentak

by : On 1/21/2018 08:21:00 PM




Cilacap | Jawa Tengah, IMC  - Danramil 15/Karangpucung, Kodim 0703/Cilacap, Kapten Inf. Yusuf Subagyo berikan materi tentang tugas pokok TNI yang tertuang  dalam Undang-Undang No. 34 tahun 2004. Tugas pokok tersebut dilaksanakan melalui Operasi Militer untuk Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Salah satu OMSP TNI bertugas membantu pemerintah di daerah, dalam hal ini TNI siap membantu dan mengawal dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2018 agar berjalan aman dan lancar.Minggu (21/01/18)

Materi tersebut di sampaikan saat Danramil menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) di RM Mak Nyus Jl.Raya Karangpucung - Majenang. Desa Karangpucung,  Rt. 03 Rw.  06 Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap Jumat (19/1) lalu.

Danramil 15/Karangpucung Kapten Inf Yusuf Subagyo  menegaskan bahwa, pada Pemilukada Tahun 2018 dan Pemilu Presiden tahun 2019, sikap TNI tetap Netral. " TNI bersikap Netral dan tidak melibatkan diri pada kebijakan politik praktis, serta mendukung tegaknya demokrasi, menjunjung hukum dan HAM" tegas Danramil saat memberikan materi tugas pokok TNI.


Danramil juga mengajak dan menghimbau agar pada pelaksanaan Pemilukada Tahun 2018 di wilayah Kecamatan Karangpucung untuk lebih meningkatkan sinergitas, kerjasama dan komunikasi yang baik dalam mengawal pelaksanaan pilkada, agar berlangsung aman dan lancar sesuai dengan harapan kita bersama." Imbuhnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, unsur Forkompimcam Karangpucung, Ketua panwascam karangpucung Tarjo S. Pd. M. Pd beserta anggota, Sekertariat Panwascam Karangpucung Suyatno, SE beserta anggota, Ketua PPK Kecamatan Karangpucung dan 14 Anggota PPL dari masing masing Desa se Kecamatan Karangpucung.

Penulis : Serda Sutaryo (S-Pendim Cilacap).

Penyunting : Bambang Herman

Kapten Inf Ngadisan Berikan Wawasan Kebangsaan Kepada  Pengawas Pemilihan Umum

by : On 1/21/2018 08:18:00 PM




Cilacap | Jawa Tengah, IMC  - Danramil 03/Kroya Kapten Inf. Ngadisan memberikan pembekalan tentang wawasan kebangsaan kepada para PPL ( Pengawas Pemilihan umum Lapangan ) se Kecamatan Kroya bertempat di rumah makan Qolbu sari, Desa Pekuncen, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap. Minggu (21/01/18)

Menurut Kapten Inf. Ngadisan, "Sebagai anggota pengawas pemilihan umum dilapangan harus memegang teguh netralitas dan konsistensi sebagai perwakilan paling bawah di pemilu, sehingga diharapkan dapat menjalankan tupoksinya dengan baik." Kata Kapten Ngadisan Danramil 03/Kroya.


"Dalam pesta demokrasi yang sebentar lagi akan dilaksanakan secara serentak, Danramil mengajak kepada semua komponen masyarakat supaya menjaga keutuhan NKRI dengan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila didalam kehidupan sehari-hari.

Pegang teguh semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai persatuan bangsa, menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara secara konsistensi/UUD 45 dan melaksanakan usaha mempertahankan negara."tandasnya.

Koramil dan Polsek Kawunganten Gelar Bazar Beras Murah

by : On 1/21/2018 08:13:00 PM



Cilacap, IMC  - Dalam rangka menekan harga pangan khususnya beras di wilayah Kawunganten, Koramil 09/Kawunganten bersama Polsek  bersinergi dengan Bulog dan Bank Jateng menggelar Bazar murah sembako bertempat di halaman Polsek Kawunganten. Minggu (21/01/18)

Dalam pelaksanaan bazar murah tersebut telah disiapkan 24 ton beras premium dalam kemasan karung 15 kg dengan harga jual Rp. 9000 per kg. Bagi masyarakat yang akan membeli beras murah tersebut sudah disiapkan kupon, sehingga bagi masyarakat yang akan membeli beras tinggal menunjukkan kupon tersebut dan membayar sebesar Rp 270.000 untuk mendapatkan 30 kg beras." Kata Bati Tuud Koramil 09/Kawunganten, Serma Mustadi , Jumat (19/01/2018)



Menurut Serma Mustadi,  kegiatan yang kita laksanakan bersama Polsek Kawunganten dibantu anggota Persit KCK Ranting X Kawunganten dan Bayangkari Polsek Kawunganten," kata Serma Mustadi.



Selain merupakan bentuk sinergitas juga bentuk kepedulian kita selaku aparat kewilayahan dalam membantu meringankan kebutuhan  masyarakat, mengingat harga beras saat ini melinjak tinggi," terangnya. (S-Pendim Cilacap).