Headline

Religi

Lingkungan

Powered by Blogger.
Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-72 Kec. Balapulang Berlangsung Khidmat

Oleh : On 8/17/2017 01:18:00 PM



Tegal, IMC - Upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke - 72 di kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal, 17 Agustus 2017 dipimpin langsung oleh Kapten Infantri Saro'i, di lapangan sepak bola Balapulang Kulom Tegal.

Hadir pada upacara tersebut antara lain Forkompincam Balapulang. Ka UPTD se Balapulang Guru2 SMA, SMP, SD Se-Kec. Balapulang Vetran se kec balapulamg
Murid sekolah SMA, SMP, dan SD Kec. Balapulang, Hansip se- kec. Balapulang
Tokoh Agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Ormas desa Balapulang kulon, peserta upacara sejumlah kurang lebih 1000 orang.


Sambutan Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, SH., M. Ip., dibacakan oleh Inspektur Upacara.  Riang pekik Merdeka begitu membahana diseluruh antero Nusantara bahkan dunia,hari ini rasa Nasionalisme dan Kebanggaan kita sebagai bangsa Indonesia makin mengemukan dan bergelora di dalam dada, kita akan selalu ingat kepada mereka yang berjuang untuk bangsa ini hingga merdeka. 

Pahlawan adalah mereka yang telah mewakafkan diri untuk Indonesia Merdeka, Pahlawan adalah mereka yang dengan tulus ikhlas berkorban jiwa raga demi Indonesia yang bersatu dan berdaulat. 

Tugas kita, menjaga api semangat juang kepahlawanan ini agar terus menyala, sejak revolusi hingga pasca reformasi, sejak Soekarno sampai Joko Widodo, tidak boleh kita biarkan api ini redup api lagi padam, karena ini kekuatan dan jatidiri sejati kita sebagai sebuah bangsa pejuang, bangsa yang tidak pernah gentar dan pantang surut ke belakang mengan tantangan.


Jangan biarkan persaudaraan bangsa kita terciderai dan tercerai berai karena kepentingan sesaat dan kelompok semata, jangan biarkan kain kebangsaan kembali terkoyak karena warna kita yang berbeda, namun dalam warna yang berbeda itu, Merah Putih harus selalu ada di dalam dada. 

Saat ini NKRI yang kita cintai senantiasa tak pernah lekang oleh ancaman dan tantangan. Dalam kemajemukan bangsa kita masih sering kali menjadi pemantik munculnya perpecahan. 

Merdeka kita adalah bergerak serentak dan bekerja bersama memenuhi panggilan sejarah dan tugas suci untuk Ibu Pertiwi, bergotong royong dan ambil peran partisipatif dan kontribuktif menyelesaikan setiap persoalan bangsa. 

Dalam kebersamaan pastilah ada kekuatan yang memadahkan, dalam kebersamaan selalu yakin ada penyelesaian pada setiap persoalan.

Saya berharap mulai hari ini kita mampu berefleksi, mendorong terobosan agar bangsa kita terbang lebih tinggi, bergerak lebih cepat, melangkah semakin kuat, untuk saling mengaca, peran apa yang telah diberikan kepada bagsa dan Negara. (Teguh Andi Sasono)

Laporan Wartawan IMC Tegal Teguh Andi
Editor Udin

Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke-72 Kabupaten Cilacap Berlangsung Khidmat

Oleh : On 8/17/2017 01:16:00 PM




Cilacap, IMC - Peringatan Detik-Detik Proklamasi Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 tahun 2017 di Kabupaten Cilacap berlangsung khidmat dan lancar. Acara ditandai dengan pengibaran bendera merah putih oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), Kamis (17/08/2017).


Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Cilacap, H. Tato Suwarto Pamuji.
Upacara ini diikuti oleh TNI, Polri, Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga karyawan pemerintah Daerah Cilacap, Security, pelajar dan mahasiswa serta organisasi pemuda dan kemasyarakatan.

Rangkaian upacara peringatan Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ini diawali dengan, Penyajian Sosio Drama Babat Tunggul Wulung Cilacap yang digelar oleh Kodim 0703/Cilacap ini meceritakan tentang Pahlawan untuk mengusir penjajah dari Belanda. 


Sisio Drama diikuti 135 peserta yang meliputi, personel TNI, Polri, Satpol PP, Siswa dan Siswi SMP dan SMK Yos Sudarso dari Jeruklegi, Cilacap dengan pimpinan Parjan, S.Pd.

Usai penyajian Sisio Drama, Pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), prosesi dilanjutkan dengan detik-detik Proklamasi ditandai suara sirine, pembacaan teks proklamasi oleh Bupati Cilacap H. Tato Suwarto Pamuji, yang kemudian pembacaan tek UUD 45 yang disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Cilacap Taswan, S.Sos.



Penyerahan Satya Lencana kepada pegawai Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap secara simbolis oleh Bupati terhadap 6 perwakilan dari lingkungan Pemerintah Daerah Cilacap yang masa dinasnya minimal 10 Tahun dan maksimal 30 tahun dalam pengabdiannya.


Dari pantauan IMC, sebanyak 535 peserta dari kalangan pelajar tingkat Sekolah Dasar Kecamatan Cilacap Tengah dan Selatan bergabung menjadi satu memadati Alun-alun Cilacap turut menyemarakan HUT RI ke 72 dengan senam maomere yang dipandu oleh para guru. Ditengah terik matahari, para siswa siswi  dari Sekolah Dasar ini sangat antusias dan semangat melambaikan bendera merah putih,"Merdeka...Merdeka...Merdeka." (Adn/Sty/Pendim0703Clp)

Kemerdekaan Sebagai Jembatan Emas (Refleksi 72 Tahun HUT RI)

Oleh : On 8/17/2017 06:22:00 AM

Kemerdekaan Sebagai Jembatan Emas (Refleksi 72 Tahun HUT RI) 

Oleh: Emanuel Bataona

Setiap memperingati Hari Kemerdekaan, saya selalu teringat analogi Sukarno, bahwa kemerdekaan hanyalah ‘jembatan emas’. Ada makna filosofis yang terkandung di balik analogi itu.

Imajinasi kita tentang jembatan adalah titian atau penghubung. Dengan analogi jembatan itu, kemerdekaan diandaikan sebagai sebuah titian atau penghubung untuk memungkinkan perpindahan kita dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam hal ini, kita hendak berpindah dari alam kolonialisme ke alam merdeka.


Tetapi makna kemerdekaan sebagai jembatan emas punya makna filosofis yang lebih dari sekedar titian. Dalam risalahnya yang terkenal, Mencapai Indonesia Merdeka, Sukarno menggambarkan jembatan emas itu sebagai sebuah ‘kemungkinan’ sekaligus ‘ketidakpastian’.

Kenapa bisa begitu?

Sukarno mengatakan, di seberang jembatan itu jalan pecah menjadi dua: satu ke dunia keselamatan marhaen, sedangkan satunya lagi menuju ke dunia kesengsaraan marhaen. Atau istilah dia: satu jalan menuju dunia sama rata-sama rasa, satunya lagi menuju ke dunia sama ratap-sama tangis.

Dia mengambil pengalaman Revolusi Perancis. Revolusi yang berlangsung di abad ke-18 itu memang berhasil meluluhlantakkan kekuasaan feodalisme. Namun, pada akhirnya, kaum borjuislah yang memegang tali kendali kereta kemenangan.

Di bawah kendali kaum borjuis, kereta kemenangan itu ternyata menuju ke dunia kapitalistik. Nasib rakyat jelata, terutama buruh dan petani, di bawah kapitalisme tidaklah lebih baik. Mereka tetap hidup nestapa karena dihisap dan ditindas oleh kapitalis. Mereka hanya berganti tuan: dari tuan feodal ke kapitalis.

Padahal, sebelumnya rakyat juga punya andil besar dalam penggulingan kekuasaan feodal. Malahan, jika tidak ada keikutsertaan rakyat jelata, perjuangan kaum borjuis melawan kekuasaan feodal tidak akan menang. Untuk memikat rakyat jelata, kaum borjuis mendengungkan setinggi langit slogan:  liberte (kemerdekaan), egalite (persamaan) dan fraternite (persaudaraan).

Inilah yang disebut “jalan kesengsaraan” itu. Dan Sukarno tidak menginginkannya terulang dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Dia tidak ingin rakyat Indonesia menjadi “pengupas nangka” dan hanya terkena ‘getahnya”, sementara nangkanya sendiri dinikmati oleh kaum borjuis atau ningrat.

Lalu, bagaimana “jalan keselamatan” itu? Bagimana bangsa ini mewujudkannya?

Sukarno memberi jawaban: kaum marhaen sendirilah, bukan kaum borjuis maupun ningrat, yang menjadi juru kemudi kereta kemerdekaan. Kaum marhaen harus menjadi pemegang tampuk kekuasaan politik sekaligus ekonomi. Inilah esensi dari konsepsi politik Soekarno yang disebut sosio-demokrasi.

Sosio-demokrasi adalah antitesa dari demokrasi parlementer yang dihasilkan oleh revolusi Perancis. Kata Sukarno, demokrasi parlementer hanya menjamin kebebasan politik, tetapi tidak menjamin kebebasan di lapangan ekonomi.

Walhasil, kendati di ruang politik kaum marhaen diberi kesempatan, yakni hak memilih dan dipilih dalam pemilu, bahkan bisa menjatuhkan Presiden dan Menteri, tetapi di ruang ekonomi mereka tetaplah “hamba”. Nasib penghidupan mereka ditentukan oleh si majikan. Lebih sadis lagi, mereka bisa ditendang kapan saja menjadi pengangguran oleh si majikan. Karena itu, Sukarno menyebut demokrasi parlementer sebagai “demokrasi borjuis”.

Sosio-demokrasi berusaha menutup cacat demokrasi borjuis itu. Gagasan politik Sukarno ini menggabungkan demokrasi politik dan demokrasi ekonomi. Di sini, kaum marhaen bukan hanya pemegang tampuk kekuasaan politik, tetapi juga di lapangan ekonomi melalui model kepemilikan sosial.

Dalam demokrasi politik, rakyat menjadi pengendali jalannya kekuasaan. Semua urusan yang menyangkut kepentingan bersama, seperti politik, ekonomi, pendidikan, kesenian, dan lain-lain, menjadi urusan rakyat. Ini mensyaratkan adanya partisipasi rakyat, baik melalui partai politik atau organisasi sosial maupun sebagai individu, dalam merumuskan dan memutuskan kebijakan yang menyangkut kepentingan bersama.

Dalam demokrasi ekonomi, semangatnya adalah pemilikan sosial terhadap alat-alat produksi dan sumber daya ekonomi. Spirit ini ada di dalam pasal 33 UUD 1945. Tidak ada lagi pemilikan alat produksi di tangan segelintir orang, yakni kaum borjuis, sementara rakyat banyak dipaksa menjadi buruh upahan.

Sosio-demokrasi menempatkan rakyat jelata sebagai pemegang kemudi kereta kemerdekaan. Dan sosio-demokrasi melalui kesetaraan di lapangan politik dan ekonomi akan membuka jalan menuju dunia sama rata-sama rasa.

Sayangnya, penyelenggaraan negara selama 72 tahun merdeka, terutama sejak jaman Orde Baru hingga sekarang, justru menyimpang dari keinginan Sukarno. Kita menyaksikan, sejak Orba hingga sekarang negara ini mengadopsi sistim kapitalisme. Alhasil, bukan rakyat jelata yang menjadi juru mudi kereta kekuasaan negeri, melainkan kaum borjuis.

Tidak mengherankan, di usia kemerdekaan yang sudah 72 tahun, bangsa kita bukannya mendekati duniasama rata-sama rasa, melainkan merasakan dunia sama ratap-sama tangis.

40 Pelajar Paskibra HUT RI Ke-72 Kec. Adipala Dikukuhkan

Oleh : On 8/17/2017 06:22:00 AM




Cilacap, IMC - Sebanyak 40 anggota Paskibra dari berbagai sekolah tingkat SMA-SMK se Kecamatan Adipala, kabupaten Cilacap, dikukuhkan oleh Camat Adipala Teguh Prastowo, M.Si bersama Forkompincam di pendopo Kecamatan Adipala, Rabu (16/8) berjalan dengan penuh hikmah.

Pengukuhan yang digelar di Pendopo Kecamatan oleh Forkompincam Adipala dihadiri oleh sejumlah undangan yakni, Kepala Puskesmas 2 Adipala Dr. Uya Sukaya, Kepala SMA N 1 Adipala Joko, S.Pd, Kepala MA Roudlatul Huda Miftahudin, Kades se Kecamatan Adipala serta Ketua penggerak PKK Kecamatan Adipala, dan para Pelatih dari Koramil 08/Adipala dan Polsek setempat.


Camat Adipala Teguh Prastowo, M.Si dalam sambutannya mengatakan, tidak semua orang mendapatkan kesempatan untuk menjadi Paskibra. "namun semua pelajar yang telah terpilih jangan sampai tinggi hati yang akhirnya menimbulkan kesombongan," harapnya.

Menjelang pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun kemerdekaan republik Indonesia, selaku camat dan rekan fotkopincam mengingatkan, masih ada waktu untuk lebih mempersiapkan diri, baik itu fisik maupun mental serta jaga kesehatan.

"Adik-adik akan dilihat banyak pasang mata pada saat upacara kemerdekaan, untuk itu bukan cuma fisik yang harus dipersiapkan, namun juga mental, agar nanti tidak gugup saat upacara," imbuh Teguh Peastowo.

"Semua unsur Forkompincam Adipala mengawasi dan bertanggung jawab terhadap seluruh siswa siswi yang berlatih sebagai anggota Paskibra untuk kenyamanan selama berlangsung latihan dari hari ini hingga berakhir kegiatan sehari-hari demi terwujudnya tujuan mensukseskan acara penyambutan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72 pada tanggal 17 Agustus 2017.
Dengan dikukuhkannya anggota paskibra ini, saya berharap adik-adik dapat memberikan yang terbaik saat upacara kemerdekaan nanti," tandasnya.

Sebagai kata penutup acara pelaksanaan pengukuhan anggota paskibraka Kecamatan Adipala  sekaligus latihan perdana oleh Koramil 08/Adipala  selaku Pelatih Paskibra, Pelda Wahidin mengatakan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Adipala.

Dimana untuk pelaksanaan pengukuhan anggota paskibra tingkat Kecamatan sekaligus latihan yang dilaksanakan di wilayah Adipala, terlebih untuk menyukseskan pelaksanaan Upacara HUT RI ke 72 tahun ini.

Pelda Wahidin juga menekankan bahwa kedisiplinan yang telah terbentuk berkat ajaran instruktur / pelatih harus dipertahankan, dan diamalkan dalam kegiatan sehari-hari, sehingga mendarah daging dalam sebuah sikap yang disiplin dan penuh tanggung jawab. (Adn/Sty/Pendim0703Clp)

Pasi Intel Kodim 0712/Tegal Mengikuti Rakor Persiapan Pilkades Serentak

Oleh : On 8/16/2017 08:22:00 PM




Tegal, IMC - Pasi intel kodim 0712/tegal mengikuti Rapat Koordinasi Persiapan Pilkades Serentak Gel. I Kab. Tegal yang diikuti kurang lebih 275 orang yang dilaksanakan di Pendopo Amangkurat Kab Tegal Jl. Dr Sutomo Slawi. Rabu (9/8/2017).

Hadir dalam acara tersebut antara lain, Bupati Tegal Enthus Susmono, Wakil Bupati Tegal Drs. Umi Azizah, Sekda Kab. Tegal dr. Widodo Joko Mulyono, M.Kes, Kapolres Tegal Heru Sutopo, SIK, Pasi Intel Kodim 0712/ Tegal Kapten Inf. Radiono mewakili Dandim 0712/ Tegal, Kepala Bapermades Kab. Tegal Prasetyawan, SH,M.Hum, Seluruh Camat dan Lurah serta Kepala Desa yang terlibat Pilkades.

Seperti yang disampaikan Kepala Bapermades Kab. Tegal bahwa sesuai Perbup no 74 tahun 2017 maka kab. Tegal diharuskan mengadakan pilkades serentak bergelombang. Ada 48 desa di 17 Kecamatan se Kabupaten Tegal.

Sedangkan dalam sambutannya  Bupati Tegal menyampaikan bahwa pasca diberlakukannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa banyak sekali terjadi perubahan pada aspek tata kelola penyelenggaraan pemerintahan di desa, mulai dari transfer Dana Desa, ADD, bagi hasil pajak daerah dan retribusi daerah, serta transfer bantuan keuangan lainnya juga mekanisme pemilihan kepala desa serentak (Pilkades) yang diatur sedemikian kompleks dan detail, baik itu mengenai tahapan, syarat, kepanitiaan dan lain-lain. Hal ini dimaksudkan agar ada standard yang sama yang berlaku secara nasional mengenaipelaksanaan Pilkades. 

Untuk Kabupaten Tegal sendiri, hal tersebut telah diatur dalam Surat Keputusan Bupati Tegal Nomor 424 Tahun 2017 yang menetapkan tanggal 29 Oktober 2017 sebagai hari dan tanggal pelaksanaan Pilkades Serentak gelombang I. Bupati juga mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi atas dukungan dan kerjasama semua pihak, khusunya TNI dan Polri untuk ikut serta membantu mengamankan jalannya Pilkades serentak ini agar semuanya berjalan tertib, lancar dan demokratis.

Kapolres Tegal menyampaikan bahwa Polres Tegal sebagai pengendali keamanan yang di dukung oleh 1 kompi dari brimob yang siap di gerakan ke daerah yang terjadi konflik, oleh karenanya setelah adanya deteksi dini dari unit intelijen dan tidak bisa di cegah maka Kapolsek akan lapor ke kapolres dan kapolres segera menggerakan pasukan untuk menetralisir, meredam, menjaga keamanan dan ketertiban. Rencana kedepan kami siap melaksanakan pengamanan agar tercipta tegal yang kondusif aman dantertib.

Pasi Intel Kodim 0712/Tegal juga menyampaikan Langkah dan upaya menciptakan kondusifitas dalam rangka Pilkades serentak diantaranya Melaksanakan komunikasi dengan warga untuk dapat mengetahui perkembangan di wilayah, Melaksanakan koordinasi dengan aparat yang ada di wilayah. Hal hal yang dapat mengganggu situasi kondusif saat pikades serentak antara lain Adu domba, Berita hoax, Jual beli suara, membawa isu sara dan terjadi konflik antar pendukung.

Agar kondusifitas wilayah terjaga menurut pasi intel ada beberapa upaya diantaranya masyarakat harus berperan sebagai informan agar tiap kejadian yang dapat mengganggu dan merugilan kepentingan umum, aparat pemerintah harus dapat mewujudkan rasa aman, tingkatkan komsos melalui pertemuan dengan forkompinda dan komponen bangsa lainya, miliki jiwa nasionalisme.

Kemudian dilanjutkan penyampaian Sekda Kab. Tegal yang menyampaikan tujuan rakor ini mempersiapkan semaksimal mungkin dan  menyamakan pemahaman dan persepsi serta  komitmen calon kades untuk menciptakan situasi yang kondusif.  ( Teguh andi sasono )

Masjid Al-Huqama Badan Diklat Kejaksaan RI Siap Menerima dan Menyalurkan Hewan Qurban

Oleh : On 8/16/2017 08:20:00 PM



Jakarta, IMC - Pengurus Masjid Al-Huqama Badan Diklat Kejaksaan RI  mengumumkan  Penerimaan dan Penyaluran hewan Qurban, bahwa melalui Panitia Idul Qurban 1438 Hijriyah siap menerima dan menyalurkan hewan qurban berupa sapi, kambing dan domba dari kaum muslimin.
Salah satu anggota panitia Idul-Adha dan Qurban Muhammad Akbar yang juga di kenal sebagai Kepala Sub Bagian ( Kasubag ) Perlengkapan, Perpustakaan dan Dokumentasi pada Badan Diklat Kejaksaan RI kepada awak media menyatakan,Pengumuman penerimaan dan penyaluran hewan Qurban pada Idul-Adha 1438 Hijirah sudah di mulai sejak seminggu lebih yang lalu.
“Ya masjid Al-Huqama mulai menerima dan menyalurkan hewan Qurban sejak seminggu yang lalu,” kata Akbar  usai sholat magrib di Masjid Al-Huqama, Rabu ( 16/8/17 ) petang.


Sebagaimana diketahui, Qurban atau kurban secara makna kata adalah hewan sembelihan. Qurban adalah salah satu ibadah dalam agama islam yang mana dilakukannya penyembelihan binatang ternak yang di lakukan sebagai wujud pengorbanan umat muslim. Ibadah qurban dilakukan pada bulan dzulhijah dalam penanggalan hijiriah, tepatnya pada 10 dzulhijjah.
Ibadah qurban diawali dalam sejarah Nabi Ibrahim dan Ismail, yang kisahnya tertuang di dalam Al-qur’an surat Ash shaafaat : 102-107.
Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ), dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata, dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” ( Muzer )

Kajati Sul-Sel Hadiri Penganugrahan Satya Lencana Bagi PNS Pemprov Sul-Sel

Oleh : On 8/16/2017 03:56:00 PM



Makassar, IMC - Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan ( Kajati-Sulsel ) Dr. Jan Maringka menghadiri Penganugrahan Tanda Kehormatan Satya Lencana dari Pemerintah Pusat dalam rangka Hari Proklamasi RI Ke-72 kepada 300 orang pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah provinsi  Sul-sel berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubenur Sul-sel, Makassar, Rabu (16/8/2017).
Penganugrahan diberikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan Dr. Syahrul Yasin Limpo atas nama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Diberikan kepada mereka yang mengabdi selama 30 tahun sebanyak 89 orang, 20 tahun sebanyak 157 orang dan sepuluh tahun sebanyak 54 orang. 


Syahrul dalam pengucapan pendahuluan pemberian penghargaan mengatakan ini merupakan wujud penghargaan pemerintah terhadap pengabdian yang telah diberikan. 
"Ini bukan hadiah tetapi merupakan penghargaan pemerintah atas pengabdian, kerja keras dan dedikasi anda," kata Syahrul seperti di lansir pemprov Sulsel.
Dia mengatakan bahwa pemberian penghargaan melalui seleksi dengan memperhatikan catatan administrasi, syarat ketentuan, track record penerima. 
Para penerima diharapkan menjadi teladan bagi ASN/PNS lainnya. Serta memiliki semangat dan pengabdian yang lebih tinggi lagi. 
Kajati Sulsel Dr. Jan Maringka usai menghadiri Penganugrahan Satya Lencana melalui sambungan washap Informasi dan Teknologi menyatakan, Jelang HUT-RI kita tingkatkan Konsolidasi, Sul-Sel Bisa  yang lain pasti Bisa.
Selain Gubernur Syahrul yang hadir juga Wakil Gubernur Agus Arifin, Kajati Sulsel Dr. Jan S Maringka, Sekda Sulsel, Ketua DRPD, Kapolda, Pangdam dan sejumlah Pejabat Tinggi di lingkungan PemProv Sul-Sel. (Muzer)

Laporan Wartawan IMC Muzer

 Pabung Kodim Tegal Menghadiri Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Tegal

Oleh : On 8/16/2017 03:56:00 PM




Tegal, IMC - Pasukan pengibar bendera pusaka (PASKIBRAKA) Kabupaten Tegal yang sedianya akan bertugas mengawal dan mengibarkan bendera "Sang Merah Putih" pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-72 kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Tegal tanggal 17 Agustus 2017 di lapangan Pemkab Tegal telah dikukuhkan pada hari Rabu tanggal 16 Agustus 2017 pukul 08:30 WIB di Pendopo Amangkurat Kab. Tegal  Jl. Dr. Sutomo Slawi Kab. Tegal oleh Bupati Tegal Enthus Susmono yang diikuti sekitar 300 orang.



Dalam amanatnya Bupati Tegal Enthus Susmono menyampaikan bahwa pengukuhan ini adalah untuk memperteguh keyakinan anggota Paskibra dalam mempersiapkan diri guna melaksanakan tugas yang mulia sehingga dalam pelaksanaan tugas upacara bendera nanti dapat berjalan dengan baik.

"Untuk kita pahami bersama, bahwa Pengukuhan Paskibra memiliki makna simbolis sebagai estafet pewarisan dan pelestarian nilai semangat perjuangan 17 Agustus 1945 kepada generasi muda selaku penerus bangsa. Bahwa untuk mencapai kemerdekaan, para pahlawan berjuang dengan penuh keikhlasan, kendati harus berkorban jiwa, raga dan harta," ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tegal berharap agar semua ini dapat diresapi dan direpresentasikan oleh anggota Paskibra, dan sosok generasi muda yang penuh keteladanan sehingga sangat pantas memperoleh kepercayaan untuk mengawal dan mengibarkan Bendera Merah Putih, pada upacara hari besar yang sangat bersejarah bagi seluruh rakyat dan bangsa Indonesia. 

Demikian penyampaian dari Bupati Tegal yang ditutup dengan pernyataan pengukuhan oleh Bupati Tegal.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Wakil Bupati Tegal Dra. Umi Azizah, Sekda Kab. Tegal dr. Widodo Joko Mulyono M.Kes, Kakesbangpolinmas Kab. Tegal M. Agus Sunaryo, Kapolres Tegal AKBP Heru Sutopo, SIK, Dansatradar 214 Mayor Lek Nanang Mahfudi Syakur, Pasiops Lanal Tegal Kapten Laut Agus Purwadi, Pabung Kodim 0712 Tegal Mayor Inf Abdul Azis, Ketua LVRI Kabupaten/Kota Tegal Letkol (purn) Soegiyono, Camat se Kabupaten Tegal, Anggota Paskibraka beserta orang tua. (Teguh)

Laporan Wartawan IMC Tegal Teguh Andi Sasono
Editor : Fiona

 Gada Bercahaya Kunjungi Kodim 0703/Cilacap

Oleh : On 8/16/2017 09:52:00 AM




Cilacap, IMC – Kunjungan Gerakan Anak Daerah (GADA) Bercahaya Kabupaten Cilacap Angkatan VI Tahun 2017 kunjungi Makodim 0703/Cilacap disambut langsung oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0703/Cilacap Mayor Inf A. Rofiq Alfian beserta para Perwira Staf, rombongan langsung dipersilahkan masuk ke Aula Satya Kartika untuk menerima pengarahan dari Kasdim, Selasa (15/08).

Mengawali pengarahannya Kasdim 0703/Cilacap Mayor Inf. Rofiq Alfian mepaparkan peta wilayah Kabupaten Cilacap yang mencakup, Kecamatan Nusawungu sampai dengan Kecamatan Dayehluhur serta pulau Nusa Kambangan yang ikut masuk menjadi wilayah tanggung jawabnya Kodim 0703/Cilacap dan membawaihi 18 Koramil yang tersebar dari mulai Kecamatan Nusawungu yang berbatasan dengan Kabupaten Kebumen sampai Kecamatan Dayaehluhur yang berbatasan dengan Jawa Barat. 


Selain itu Kasdim juga memberikan semangat dengan memberikan contoh “Yel-yel” yang diikuti oleh seluruh peserta rombongan GADA, Yel-yel yaitu teriakan lantang yang serempak diucapkan untuk membangkitkan semangat.

"Saya selaku Kepala Staf Kodim sangat bangga atas apresiasi terhadap siswa siswi yang terhimpun “GERAKAN ANAK DAERAH” (GADA) Bercahaya Kabupaten Cilacap, Kalian adalah siswa-siswi yang berprestasi yang nantinya bisa membanggakan orang tuanya, sekolahnya, serta bangsa dan negara. Dipundak kalianlah nantinya masa depan bangsa akan dipertaruhkan.” Tegasnya.

Disamping  itu, Kasdim juga mengenalkan tentang tugas - tugas Komando Distrik Militer (Kodim) yakni tugas kewilayahan yang meliputi, operasi Bhakti sosial, Karyabakti, Pertanian dan lain sebagainya. Itu semua untuk membantu pemerintah Daerah. Bidang lain tentang Bela Negara, dalam pengisian materi kepada para pelajar sekolah.
Dalam kesempatannya Kasdim juga memberikan beberapa pertanyaan kepada seluruh peserta GADA dari beberapa siswa siswi perwakilan SD, SMP, dan SMA. 

Dinas Kepemudaan Olah raga dan Pariwisata Kabupaten Cilacap Goro beserta rombongan yang terdiri dari perwakilan Sekda, Dispora Par Cilacap, Dinas Kesehatan, Kementerian Agama Cilacap, DPD KNPI Cilacap, dan Siswa-siswi SD, SMP, SMA se Kabupaten Cilacap mengucapkan banyak terima kasih kepada Kodim 0703/Cilacap atas arahan serta motifasinya yang diberikan kepada kami. Semoga bisa menambah wawasan kami serta kecintaan kami terhadap TNI.Sebelum meninggalkan Makodim 0703/Cilacap para peserta GADA foto bersama dengan Komandan Kodim baik dari siswa-siswi SD, SMP, dan SMA serta panitia Gerakan Anak Daerah. (Adn/Sty/Pendim0703Clp)

Lomba Menembak Warnai Syukuran  Lapangan Tembak Moch. Bachroen

Oleh : On 8/16/2017 09:51:00 AM




Banyumas, IMC - Lomba menembak jatri pistol dan laras panjang warnai syukuran penggunaan lapa gan tembak dan rampungnya pembangunan rumah petembak  Moch.Bachroen Makorem 071/Wk, Senin (7/8).

Lomba menembak pistol jarak 10 m diikuti Danrem 071/Wk beserta Forkopimda/SKPD Banyumas, Ka SPN Purwokerto, para Dandim dan Ka Balak Aju Kodam IV/Dip jajaran Korem 071/Wk dan para wirausahawan. Sedangkan laras panjang jarak 50 meter posisi tiarap, diikuti prajurit Makorem 071/Wk dan Balak Aju Kidam IV/Dip jajaran Korem 071/Wk, mempertandingkan antara tim Perwira, Bintara dan Tamtama.


Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi pada kesempatan tersebut menyampaikan, kegiatan yang dilakukan ini disamping untuk menyemarakkan suasana syukuran penggunaan lapangan tembak, juga sebagai sarana untuk melatih dan meningkatkan kualitas kemampuan prajurit agar mahir dalam menembak. Diharapkan dengan kegiatan ini, dengan berlatih para prajurit dapat menorehkan prestasi menembak di masa datang.

Sedangkan kegiatan menembak Forkopimda guna mempererat jalinan silaturahmi dan sinergitas bersama komponen bangsa dan elemen masyarakat yang ada diwilayah untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. ( Teguh Andi Sasono )

PASKIBRA Kec. Sidareja Resmi Dikukuhkan Forkompincam

Oleh : On 8/16/2017 09:50:00 AM




Cilacap, IMC - Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Sidareja resmi dikukuhkan oleh Camat Suharyanto Ssos.MM di Pendopo Kecamatan Sidareja, Selasa (15/08). 

Paskibra yang berjumlah 50 orang ini sudah resmi untuk menjadi petugas pengibar bendera saat upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-72
pada 17 Agustus di lapangan Upacara Kecamatan Sidareja.

Dalam pelaksanaan upacara pengukuhan tersebut, tampak hadir Danramil 11/Sidareja Kapten Inf. Saidin, 
Kapolsek Akp. Suriyat, SH., bersama Forkompincam. Selain unsur tiga pilar Kecamatan Sidareja, sejumlah orang tua dari para anggota Paskibra Kecamatan Sidareja juga turut serta hadir saat pelaksanaan Upacara Pengukuhan tersebut.


Kapten Inf. Saidin selaku Danramil 11/Sidareja mengatakan, Anggota Paskibra tingkat Kecamatan ini yang berjumlah sebanyak 50 Orang diambil dari beberapa sekolah yang berada di wilayah Sidareja tentunya, kegiatan upacara pengukuhan Paskibra ini berjalan dengan lancar karena atas kerjasama semua pihak, baik dari pihak Sekolah, Pihak Orang Tua murid dari anggota Paskibra, pihak Koramil dan juga pihak Kecamatan Sidareja serta para guru, sehingga terlaksana dengan sukses tanpa ada hambatan. 

"kita berharap pula agar dalam pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI yang ke 72 nanti bisa berjalan sukses tanpa ada sedikitpun hambatan," pungkas Kapten Inf. Saidin. (sty/Pendim0703Clp)

Revitalisasi Kali Besar Kota Tua Berpotensi Menjadi Wisata Unggulan Daerah

Oleh : On 8/16/2017 05:59:00 AM




Jakarta, IMC - Pemerintah Kecamatan Tamansari tengah mengadakan sosialisasi pembangunan Masjid dihadapan Dewan Masjid Indonesia (DMI) serta para Pedagang Kaki Lima Binaan UMK tingkat Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (15/8/2017).

Sosialisasi Masjid dan Filtrasi Proyek Revitalisasi Kota Tua selain dihadiri Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), para Pedagang Kaki Lima, juga dihadiri unsur Tiga Pilar Kecamatan Tamansari, yakni Kapt. Inf Hendrik, KaPos Iptu Suarana mewakili KaPolsek Tamansari, Danramil Mayor Inf. Rohani, serta tim Kota Tua Rusyaadi. 

Camat Tamansari Firman, yang diwakili Sekcam Tamansari, Rumiyati, S.Kom., menyampaikan bahwa keberadaan Masjid At Taubah yang letaknya berada di Kolong Jalan Jembatan Layang Asemka akan dijadikan tempat Filtrasi penyaringan air untuk revitalisasi Kali Besar Kota Tua Jakarta.

Menurutnya, Revitalisasi Kali Besar kota Tua di Kelurahan Roa Malaka yang berdampingan dengan wilayah Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, akan berdampak pada sebuah Masjid At Taubah yang terletak dalam wilayah Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari tentunya akan dipugar.

"Kita berharap revitalisasi ini akan dapat memberikan dampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, selain sektor pariwisata juga bisa tumbuh," ungkap Rumiyati saat memberikan pemaparannya.

Dikatakan Rumiyati, untuk penempatan alat filtrasi penyaringan air rencananya akan ditempatkan di jalan Asemka Kelurahan Pinangsia, yang sekarang keberadaan lokasinya digunakan tempat ibadah yakni Masjid At Taubah.

"Pemerintah DKI Jakarta berupaya akan memindahkan Masjid At Taubah ke wilayah Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora yang tidak jauh dari tempat semula, optimistis revitalisasi kali besar kota tua berpotensi menjadi wisata unggulan daerah," tuturnya.

Rencana pemindahan Masjid At Taubah ke wilayah Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, yang tidak jauh dari lokasi, mendapatkan tanggapan dari Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Tamansari, H.M.Arif Haryono.

Dalam kesempatannya, H.Muhammad Arif Haryono, menyampaikan agar dalam rencana pemindahan Masjid jangan tergesa-gesa dan jangan memaksakan kehendak, karena Masjid yang selama ini masih dipakai orang beribadah.

"Sebelum Masjid dibongkar harus ada penggantinya dan yang sudah berdiri bangunannya agar tidak menelantarkan orang yang mau beribadah," ungkapnya dalam acara sosialisasi tersebut.

H.M.Arif Haryono juga mengharapkan agar nanti sebagai pengganti Masjid At Taubah nanti keberadaannya bisa memenuhi syarat, "dari segi lingkungan dan keamanannya, karena tempat sebagai  pengganti Masjid ada ditengah-tengah gardu listrik PLN, dan MCK  sehingga sangat mengkhwatirkan," pungkasnya. (tim pokja kota tua)

Dandim Cilacap Ajak Masyarakat Untuk Tingkatkan Ibadah dan Bersyukur Atas Nikmat Kemerdekaan Indonesia

Oleh : On 8/15/2017 11:59:00 AM




Cilacap, IMC -  HUT RI ke 72, Kodim 0703/Cilacap akan menggelar aksi 17-17-17 sebagai wujud syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah diberikan kepada Indonesia melalui perjuangan para pahlawan.

Aksi tersebut direncanakan akan digelar di Masjid Agung Darussalam di Depan Makodim 0703/Cilacap, Jalan Jenderal Soedirman, Cilacap, 17 Agustus 2017 mulai pukul 17.00 WIB hingga 18.00 WIB dengan tema "Indonesia Lebih Kasih Sayang" melalui Ibadah dan Doa Syukur Bersama.
Selain itu, Ibadah dan doa bersama juga akan digelar secara serentak di seluruh wilayah Kodim 0703/Cilacap.

Dandim 0703/Cilacap, Letkol Inf. Ferdial Lubis, MPICT  melalui Pasipers Kapten CPM Teguh Budiono mengatakan, acara tersebut digelar wujud syukur atas nikmat kemerdekaan Republik Indonesian yang telah diraih selama 72 tahun ini.

"Kita sudah diberikan kemerdekaan selama 72 tahun. Kita ingin mengucapkan syukur yang kita gelar dalam bentuk aksi 17-17-17," kata Pasipers, Senin (14/08).

Ia menambahkan, dengan mengucapkan syukur salah satu wujud menghargai Kemerdekaan‎.

Perjuangan untuk meraih Kemerdekaan tidak mudah, butuh pengorbanan yang sangat besar yang telah dilakukan oleh para pahlawan pendahulu kita. 

Sosialisasi tersebut juga telah dilaksanakan melalui Forkopimda, ketua MUI, para Camat hingga Kepala Desa, para Babinsa serta awak media. (Sty/Pendim0703Clp).

Doa Bersama Untuk Bangsa Di Wilayah Kodim 0712/Tegal

Oleh : On 8/15/2017 08:42:00 AM






Tegal, IMC Kodim 0712/Tegal beserta masyarakat Tegal akan menggelar do’a bersama pada 17 Agustus 2017 pukul 16.00 - 17.30 yang bertemakan "Muroja'ah Untuk Lebih Berkasih Sayang"  diharapkan masyarakat ikut serta dalam kegiatan doa bersama tersebut.

Untuk wilayah Kota Tegal sesuai perintah Dandim 0712/Tegal akan dilaksanakan di Masjid Agung Kota Tegal Jl Diponegoro No.50 Kota Tegal bagi yang beragama Islam dengan penceramah Habib Thohir Al-Kaff, kemudian untuk Kristen Protestan/Katholik dilaksanakan di Gereja Hati Kudus Jl. Kapt Ismail Kota Tegal yang akan dipimpin oleh Pastur Rahman/Pastur Joko, dan untuk konghucu dipusatkan di tempat ibadah Makin Tegal Jl. Veteran No. 60 Kota Tegal yang akan dipimpin oleh Pendeta Suwanto, sedangkan untuk umat Hindu akan dilaksanakan di Pura Kencana Dewa di Desa Dukuhwringin Slawi yang akan dipimpin oleh Ki Mangku Karno. Kemudian untuk di wilayah-wilayah Kecamatan akan dilaksanakan masng-masing secara serentak yang akan diprakarsai oleh Koramil setempat.


Dipilihnya waktu tanggal 17 Agustus 2017 karena pada tanggal tersebut merupakan hari bersejarah dan hari kemerdekaan bangsa Indonesia. Kita bebas dan menang melawan penjajah  berkat jasa para Pahlawan Kesuma Bangsa. Untuk itu pada tanggal 17 Agustus 2017 akan digelorakan sebagai Hari kasih sayang Indonesia, kita berdoa bersama seluruh komponen anak bangsa dan memohon kepada Tuhan agar kita penuh dengan kasih sayang antar sesama, rukun dan damai sebagai bangsa pemenang.

Dengan situasi kondisi bangsa saat ini dimana banyak anak bangsa yang mulai terpengaruh dengan faham - faham yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan, maka  momen yang tepat untuk kita kembali lagi dalam bingkai NKRI.

Perintah untuk melaksanakan do'a bersama ini langsung dari panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Panglima TNI mengutip pernyataan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo bahwa Sila Pertama Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, agar diaplikasikan kembali mulai tanggal 17 Agustus 2017, pukul17.00 WIB. Artinya bagi seluruh masyarakat supaya melakukan do'a bersama sesuai agama dan keyakinannya, dari  yang beragama Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha dan Konghucu berdoa bersama selama 1 jam, mulai pukul17.00 s.d.18.00 sesuai waktu masing-masing wilayah Indonesia. ( Teguh andi sasono )


Laporan Wartawan IMC Tegal : Teguh Andi
Editor : Agustian Valentino

Dandim Tegal Ajak Masyarakat Kota dan Kabupaten Tegal Untuk Doa Bersama pada 171717

Oleh : On 8/15/2017 08:25:00 AM



Tegal, IMC - Dandim 0712/Tegal  Mengajak Seluruh Masyarakat  Kota dan Kabupaten  Tegal untuk melaksanakan Doa Bersama
seperti yang telah disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bahwa pada tanggal 17 Agustus 2017 puku 17:00 WIB akan diselenggarakan do’a bersama masyarakat yang bertujuan agar Indonesia penuh kasih sayang. 

Panglima TNI juga menambahkan gelaran doa bersama yang diberi nama 'Doa Bersama 171717' juga sejalan dengan amanat Presiden Joko Widodo. Presiden menginginkan implementasi dari sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Karena pelaksanaan doa bersama merupakan implementasi sila pertama Pancasila, yakni Ketuhanan yang Maha Esa.

Untuk itu Dandim 0712/Tegal Letkol Kav Kristiyanto S.Sos mengajak seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kota dan Kabupaten Tegal untuk mengikuti kegiatan do’a bersama tersebut yang akan dilaksanakan di Masjid Agung Kota Tegal  Jl Diponegoro No.50 Kota Tegal bagi umat muslim dengan penceramah Habib Thohir Al-Kaff, kemudian untuk Kristen Protestan/Katholik dilaksanakan di Gereja Hati Kudus Jl. Kapt Ismail Kota Tegal yang akan dipimpin oleh Pastur Rahman/Pastur Joko, dan untuk konghucu dipusatkan di tempat ibadah Makin Tegal Jl. Veteran No. 60 Kota Tegal yang akan dipimpin oleh Pendeta Suwanto, sedangkan untuk umat Hindu akan dilaksanakan di Pura Kencana Dewa di Desa Dukuhwringin Slawi yang akan dipimpin oleh Ki Mangku Karno.
Kemudian untuk di wilayah-wilayah Kecamatan akan dilaksanakan masng-masing secara serentak yang akan diprakarsai oleh Koramil setempat. 

Untuk wilayah Tegal Barat yang beragama Islam akan dilaksanakan di Masjid Baiturohman Jl. Sepat Tegal sari Kota Tegal dan untuk Kristen Protestan akan dilaksanakan di GPI Mahanaim Jl. Kapten Ismail Kota Tegal.

Wilayah Tegal Timur untuk umat muslim dilaksanakan di Masjid Agung Kota Tegal dan umat Kristen Protestan dilaksanakan di Gereja Sinar Kemuliaan Jl. Slamet Riyadi Tegal.

Wilayah Sumur Panggang di Masjid Baiturohman Kel. Sumurpanggang Kota Tegal, wilayah Warureja di Masjid Arohmah Ds. Kedung Kelor Kec Warureja.

Wilayah Surodadi di Masjid Baitul Mujahidin Ds Gembongdadi Kec surodadi, umat muslim Kramat dilaksanakan di Masjid Zaenudin Ds Maribaya Kramat Tegal dan untuk umat Kristen Katolik di Gereja Santo Yosep Ds. Mejasem Barat Kramat Tegal, untuk wilayah Adiwerna bagi umat muslim di Masjid Al-Itihad Jl. Raya Singkil Adiwerna dan untuk Kristen Katolik di Gereja Bethel Indonesia Jl. Pertigaan Pasar Sentral Adiwerna, untuk Konghuchu di Klenteng Ban Eng Bio Jl Stasiun Banjaran, wilayah Talang di Masjid Baitu Sholihin RT 03/03.

Wilayah Tarub di Masjid Al-Istiqomah Ds Mindaka Tarub, wilayah Dukuhturi di Masjid Babu Salam Jl Babu salam Ds Pagongan, wilayah Pangkah di Masjid Arrosyidi Ds Kalikangkung Pangkah, wilayah Jatinegara di Masjid Baiturohman Ds Jatinegara, Wilayah Kedung Banteng di Masjid Arrohman Ds. Tonggara, wilayah Slawi di Masjid Mujahidin Ds Dukuhwringin, wilayah Lebaksiu di Masjid Jami Babusalam  Ds Dukuhdamu Lebaksiu, wilayah Margasari di Masjid Al-Itihad Ds Kalisalak RT 01/03.

Wilayah Balapulang di Masjid Al Falah Ds Balapulang  Wetan, wilayah Pagerbarang di Masjid baitul Mutaqin Ds Pagerbarang RT 04/02, wilayah Bumijawa di Masjid Al Mutaqin Jl Raya Gunung benda Bumijawa, wilayah Bojong di Masjid Annur Jl Raya Bojong Kab Tegal, aliran kepercayaan di Pedepokan Wulan Tumanggal Ds. Dukuhtengah Kec Bojong, wilayah Tegal Selatan di Lapangan Tegal Selatan Jl Cik Ditiro Tegal Selatan, wilayah Dukuhwaru di Masjid Nur Hasan Ds Dukuhwaru.

Dalam pelaksanaan doa bersama tersebut, untuk umat Islam, Hafidz Quran akan dikumpulkan untuk khatam Alquran mulai pukul 17:00 WIB hingga pukul 18:00 WIB. Demikian juga di tempat berbeda agama lain akan melaksanakan do’a bersama dengan dipimpin oleh pemimpin agama masing-masing. ( Teguh Andi Sasono )

Laporan Wartawan IMC Tegal : Teguh Andi Sasono

Editor : Evriany

Puluhan Kendaraan Dinas & Pribadi Prajurit Brigif 4/ Dewa Ratna Disidak

Oleh : On 8/15/2017 07:44:00 AM





Pemalang, IMC - Puluhan kendaraan roda dua, empat atau lebih baik kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi prajurit  brigif 4/Dewa Ratna disidak Tim Gabungan Denpom IV/ Diponegoro

Sidak dilakukan secara mendadak tanpa ada pemberitahuan sebelumnya dan dilaksanakan seusai pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih awal bulan Agustus 2017, Senin (7/8) di mako brigif 4/ Dewa Ratna

Sidak kendaraan dinas dan pribadi bertujuan untuk mengecek kesiapan operasional kendaraan dan kedisiplinan personel dalam berkendara, selain itu untuk menekan dan mengurangi angka kecelakaan yang dilakukan prajurit dan PNS. Sidak juga untuk mengecek dan untuk mengetahui kondisi kendaraan baik fisik kendaraannya maupun kelengkapan administrasi kendaraan dan kelengkapan administrasi personel. Komandan brigif 4/ Dewa  Ratna  letkol Hartono menyampaikan sidak yang dilaksanakan ini untuk mengecek dan mengetahui sejauh mana kesiapan operasional prajurit dan PNS dalam pelaksanaan tugas khususnya dalam berkendara. Sebagai tindakan preventif mencegah dan mengeliminir serta menekan angka kecelakaan berlalu lintas serta tindak pelanggaran disiplin prajurit dan PNS. Dengan hal tersebut, diharapkan agar setiap prajurit dan PNS dapat membiasakan diri membudayakan disiplin untuk tertib berlalu lintas dan tertib administtasi kelengkapan kendaraan maupun personel. Sehingga setiap personel yang apabila akan menggunakan kendaraan dapat selalu mengecek dengan pasti kendaraannya apakah sudah lengkap atau belum kelengkapan surat-surat administrasi kendaraannya, administrasi personelnya dan kelaikan kendaraannya beserta kelengkapan pendukung kendaraannya.

"Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Kodam IV/Dip dalam rangka mengeliminir dan menekan pelanggaran yang dilakukan prajurit dan PNS, baik pelanggaran disiplin, pidana maupun berlalu lintas," terangnya.


"Sidak ini dilakukan dengan melakukan pengecekan fisik kendaraan secara rinci seperti lampu dan pemantulan cahaya lampu, spidometer, spion, klakson, rem, lampu sein, helm dan sarana pendukung lainnya seperti dongkrak, ban cadangan, rem parkir, sabuk pengaman dan P3K dalam kendaraan roda empat/lebih. Selain kondisi fisik, kelengkapan surat-surat kendaraan seperti STNK dan BPKB serta administrasi personel SIM TNI dan Umum serta KTA," jelasnya.

Disisi lain Dandema brigif 4 /Dewa Ratna kapten subekhi saat d wawancari menjelang HUT.RI ke 72, brigif 4/ Dewa ratna menggelar beberapa lomba untuk umum,satu di antaranya panjat pinang dll. Kapten subekhi yg tidak lama lagi naik pangkat menjadi MAYOR bersamaan komandan brigif 4/ Dewa ratna Letkol Hartono menjadi KOLONEL selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat termasuk belum lama ini menggelar acara gebyar musik di mako Brigif 4/Dewa Ratna
( Teguh andi sasono )

Upacara Hari Pramuka Ke-56 Dihadiri Danramil Kramat Tegal

Oleh : On 8/15/2017 07:42:00 AM



Tegal, IMC - Gerakan Pramuka adalah Lembaga yang menyelenggarakan pendidikan  kepanduan bagi generasi muda Indonesia pendidikan dalam gerakan Pramuka diselenggarakan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dengan menanamkan keterampilan kecakapan hidup kepada para peserta didiknya dengan tujuan mendidik generasi muda Indonesia agar menjadi manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa terampil Mandiri bermental kuat bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri keluarga dan masyarakat.

Pada hari Senin 14 Agustus 2017 pkl 09.00 s.d 10.15 danramil 06 /Kramat menghadiri undangan upacara dalam rangka memperingati HUT Pramuka yang ke 56 Th 2017 di lapangan SMP Negeri 1 Kramat, adapun maksud dan tujuannya adalah untuk memberikan motivasi kepada Pramuka Siaga dalam rangka pembinaan generasi muda yang disiapkan sedini mungkin untuk menghadapi tantangan masa depan generasi yang siap untuk sebagai penerus bangsa dan cinta kepada tanah air.

Hadir dalam kegiatan tersebut :
1. Forkopincam keramat
2. Ketua Kwaran wilayah keramat
3.Mabigus SLTP dan SD.
4. Para pembina Pramuka dari tiap-tiap SD masing-masing.

Pembina Camat Kramat membacakan sambutan amanat dari Kwarnas.

Harapannya adalah dengan kehadirannya Danramil menghadiri undangan upacara Hari Pramuka adalah untuk memotivator agar para anggota pramuka semangat dalam mengikuti kegiatan kepramukaan dengan harapan supaya generasi muda melalui organisasi  kepramukaan akan tumbuh Pemuda Harapan Bangsa yang kuat dan generasi yang sehat dan cinta kepada tanah air. (Teguh Andi Sasono)

Danrem 071/WK : Jiwa Pariostisme Dan Nasionalisme  Pangsar Jendral Besar Soedirman Sebagai Teladan Generasi Bangsa Indonesia

Oleh : On 8/15/2017 07:41:00 AM




Banyumas, IMC - Jiwa Pariostisme Dan Nasionalisme  Pangsar Jendral Besar Soedirman Sebagai Teladan  Generasi Bangsa Indonesia.

Demikian ditegaskan Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi saat napak tilasnya bersama para insan pers media cetak maupun elektronik Banyumas dan Purbalingga mengunjungi Monumen Tempat Lahir (MTL) Panglima Besar Jenderal Besar Soedirman, Sabtu (12/8) di Desa Bantarbarang Kecamatan Rembang Kab. Purbalingga.

Dikatakan Danrem 071/Wk, dalam menghadapi tantangan bangsa Indonesia saat ini dan kedepannya, generasi muda bangsa sebagai penerus perjuangan bangsa harus dapat meneladani jiwa patriotisme dan nasionalisme yang dicontohkan Panglima Besar Jenderal Besar Soedirman saat dalam perjuangan memperebutkan kemerdekaan Indonesia. 

"Beliau Panglima Besar Jenderal Besar Soedirman merupakan sosok pejuang bangsa yang dengan tulus dan ikhlas berjuang tanpa pamrih merebut kemerdekaan bangsa Indonesia. Walaupun beliau dalam keadaan sakit, beliau tetap memimpin anak buahnya bergerilya mempertahankan kedaulatan dan keutuhan NKRI," terangnya.

"Kita lakukan napak tilas ini mengunjungi tempat lahir Pangsar Jenderal Besar Soedirman, tentunya kita dapat belajar dari nilai-nilai pesan moral maupun jiwa patriotisme yang sudah diberikan dan ditauladankan beliau, hal ini untuk mendasari kita dalam mengabdi dan mengisi kemerdekaan," ungkapnya.

"Kira sebagai generasi penerus perjuangan bangsa, harus dapat menggeliatkan kembali jiwa patriotisme generasi muda bangsa yang lain untuk mau kembali belajar dan mengetahui sejarah perjuangan bangsa. Ini tantangan bagi kita untuk menyampaikan hal ini kepada generasi muda bangsa selanjutnya, kita sampaikan tentunya dengan cara-cara yang sesuai dengan perkembangan jaman saat ini. Kita bisa mewadahi apa yang menjadi hobi para generasi muda misalnya dengan teknologi informatika seperti internet dan lainnya agar supaya mereka dapat mengenal sejarah," lanjutnya.

"Sebagai generasi muda bangsa, tentunya dapat memaknai semangat berjuang dalam rangka menghadapi tantangan global saat ini, sehingga bangsa kita menjadi bangsa yang hebat, bangsa yang maju dan mampu berkiprah untuk kejayaan bangsa Indonesia," harap Danrem kepada generasi muda bangsa Indonesia.

Semangat persatuan dan kesatuan bangsa harus tetap terpatri pada diri anak bangsa Indonesia, lanjutnya. Hal ini seperti pesan moral Panglima Besar Jenderal Besar Soedirman bahwa "Janganlah kamu berbuat seperti sapu yang meninggalkan ikatannya, sebatang lidi tidak berarti apa-apa, tetapi dalam satu ikatan sapu akan menyapu segala-galanya".

"Ibarat kita lidi, lidi-lidi ini kita ikat menjadi satu dan bersatu, akan mampu membangun bangsa ini menjadi bangsa yang besar, bangsa yang hebat dan kita mampu menjadi bangsa pemenang serta dapat bersaing dengan bangsa-bangsa lain di era globalisasi ini," terangnya.

"Sebagai generasi muda bangsa penerus perjuangan bangsa, perlu meneladani nilai-nilai perjuangan Pangsar Jenderal Besar Soedirman. Keteladan beliau tercermin dalam kepribadian beliau yang selalu berpasrah diri berdoa kepada Allah SWT dan selalu menjalankan ibadah Sholat Lima waktu tepat waktu walaupun dalam situasi bergerilya sekalipun. Dalam setiap tindakan beliau melaksanakan gerilya, selalu menjaga ibadahnya dengan bersuci berwudlu sehingga beliau mempunyai hati yang bersih berjuang dengan tulus dan ikhlas berjuang demi Allah SWT untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. Inilah, yang menjadi titik tolak dari keteladanan Panglima Besar Jenderal Soedirman," jelasnya.

Napak tilas Panglima Besar Jenderal Besar Soedirman, Danrem 071/Wk Kolonel Inf Suhardi bersama para insan pers media cetak dan elektronik di Monumen Panglima Besar Jenderal Besar Soedirman (MTL) dalam rangka sosialisasi keteladanan dan nilai-nilai kejuangan Panglima Besar Jenderal Besar Soedirman kepada para generasi muda penerus perjuangan bangsa Indonesia, menyongsong Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-72 Tahun 2017.  ( Teguh andi sasono )