Cegah Penyebaran Covid-19, Tim Velox BIN Lakukan Penyemprotan Disinfektan Di Area Masjid Agung Cianjur

SHARE:

Cianjur, IMC - Tim dekontaminasi Velot Et Exactus (Velox) BIN melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19 dan Adaptasi Kebiasaa...


Cianjur, IMC - Tim dekontaminasi Velot Et Exactus (Velox) BIN melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19 dan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)  di Masjid Agung Cianjur, Kamis, 23 Juli 2020.

Sebanyak 20 anggota BIN yang tergabung dalam Gugus Tugas  Covid-19 Tim Dekontaminasi, bahu membahu mensukseskan program ini.

Giat sosialisasi diawali dengan penyemprotan disinfektan (dekontaminasi) di seluruh area Masjid, serta membagikan suplemen dan masker kepada para jamaah.


Hadir dalam kesempatan tersebut KH. Drs.Abdul Ro'uf SQ (Ketua MUI Cianjur dan Ketua I DKM Masjid Agung Cianjur), H. Yosef Umar Sag.Mh (Ketua Baznas dan Ketua DMI Kab. Cianjur), H. Saeful Ulum Sag. Msi (Sekretaris Umum MUI)
dan jajaran pengurus DKM Masjid Agung serta pengurus MUI.

Kegiatan tim Velox ba'da Zuhur itu dilanjutkan dengan sosialisasi dan edukasi, yang dipaparkan oleh dokter Jares Clinton, bertema: "Bersama  Lawan Corona Indonesia Bisa", dan subtema: "Adaptasi Kebiasaan Baru, Indonesia Pasti Bisa !".

"Hari ini tim dekontaminasi dari BIN hadir di Masjid Agung Cianjur dalam rangka untuk mengimplementasikan UU no.17 Tahun 2011, yakni
BIN bertugas melakukan deteksi dini dan cegah dini dari berbagai ancaman. Termasuk Pandemi COVID-19, maupun wabah lainnya yang dianggap dapat mengancam kehidupan dan eksistensi bangsa Indonesia," terang juru bicara  tim Velox BIN, Wahyu Wijaya.


"Kegiatan tim dekontaminasi BIN ini dalam rangka melindungi keselamatan rakyat Indonesia, dengan memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Di Jawa Barat sendiri selain Cianjur, sudah beberapa daerah kami datangi seperti Bandung,  Purwakarta, Sukabumi, dan lain lain," lanjut dia.

Wahyu menambahkan, kegiatan sosialisasi, edukasi, dan dekontaminasi, dilakukan di beberapa fasilitas umum, yaitu tempat ibadah seperti masjid, gereja, pura, dan vihara.

"Juga diberbagai titik-titik strategis yang umumnya digunakan masyarakat untuk beraktifitas sehari-hari, seperti terminal, Ponpes,  Sekolah, Panti Asuhan dan dibeberapa titik keramaian lainnya," ujarnya.

Kegiatan tim Velox BIN ini, menurut keterangan Wahyu, telah dimulai sejak awal mula penyebaran Covid-19 di Indonesia pada Maret lalu. Dan akan terus dilakukan diberbagai wilayah di NKRI. (Yeni)

COMMENTS

[/fa-book/ THE LATEST NEWS]_$type=two$m=0$rm=0$h=400$c=2