Wakil Menteri Agama RI Kunjungi Ponpes Al Ihya Ulumadin Kesugihan

SHARE:

Cilacap | Jateng, IMC - Wakil Menteri Agama Republik Indonesia H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si mengunjungi Pondok Pesantren Al Ihya Ul...


Cilacap | Jateng, IMC - Wakil Menteri Agama Republik Indonesia H. Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si mengunjungi Pondok Pesantren Al Ihya Ulumadin Kesugihan dalam rangka menghadiri acara Haul ke-61 KH. Achmad Hanafi dan Masyayikh Ma'had serta Ulang Tahun ke-95 Pondok Pesantren tesebut bertempat di komplek Ponpes Al Ihya Ulumadin Kesugihan, Jln. Kemerdekaan Timur No.16, Desa Kesugihan Kidul, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Kamis (20/2) malam.

Kedatangan pejabat Kementrian Agama RI itu disambut langsung oleh KH. Imdadurohman Al Ubudi dan Gus Lubul Umam, SE selaku Pengasuh Ponpes Al Ihya Ulumaddin didampingi para  guru pengasuh, dan beberapa pejabat Kementrian Agama Kanwil Jawa Tengah.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman, S.STP M.Si, PLT Kakanwil Kemenag Jateng Drs. Ahyani M.Si, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Cilacap H. Imam Tobroni, Camat Kesugihan Basuki Priyo Nugroho,. S.Sos, M.Si, Danramil 06 Kesugihan Kapten Inf Sueb, Kapolsek Kesugihan AKP Gunung Krido Wahono, SH, PBNU Dr. Marsudi Suhud, PCNU Cilacap KH. Syuhada Askia, Gus Lubul Umam, SE beserta para santri, Tokoh agama, wali santri dan Nahdliyin Nahdliyat yang berjumlah sekitar 800 orang.

Dalam sambutanya Shohibul Ma'had KH. Lubbul Umam, S.E mengucapkan terimaksih kepada semua hadirin yang telah berkenan hadir dalam acara haul. Ponpes Al Ihya sendiri sesuai peranya sebagai wadah pendidikan, selalu berusaha bersama pemerintah untuk mencerdaskan anak didik baik di bidang akademik maupun agama.

"Dalam menjalankan roda kegiatan, kami selalu bersinergi dengan pemerintah sehingga santri maupun masyarakat akan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam kesempatan yang baik ini, kami berharap kepada pemerintah supaya di pondok - pondok pesantren diadakan kegiatan supaya anak santri trampil dan santri bisa melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi," harapnya.

Lanjut, melalui acara Haul ini, kita ingin mewujudkan cita - cita dari alm. KH. Suhud Mukhzon LC. Untuk menjadikan Ponpes Al Ihya Ulumadin sebagai pusat pendidikan agama, imbuhnya.

Sementara itu, dalam pidato pengarahan pejabat negara sekaligus membuka Khotmil kutub, Wakil Menteri Agama RI  Zainut Tauhid Sa'adi, M.Si  mengatakan, pada hari ini dirinya sangat bersyukur bisa bersilaturahmi dalam rangka mengikuti acara yang sangat penting dalam rangka Haul ke 61 KH. Achmad Hanafi dan Masyayikh Ma'had dan Ultah Ponpes ke 95 PP Al Ihya Ulumadin Kesugihan.

"Saya mewakili Menteri  Agama RI menyampaikan permohonan maaf, karena tidak bisa hadir berhubung ada kegiatan di Bogor. Para ulama adalah panutan yang pantas untuk dikenang dan diambil hikmah dalam suri tauladannya, " ucapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Negara hadir untuk memberikan terbaik untuk mengangkat harkat dan martabat pesantren untuk sejajar dengan lembaga pendidikan lainya. Pesantren selalu dibuat berkembang agar santri terus berkembang dan akan menciptakan santri yang berguna bagi NKRI. Pembentukan pesantren diharapkan mampu memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, imbuhnya.

"Jadi santri harus berlomba lomba dalam kebaikan dan mengamalkan ilmu kepada kita semua serta menangkal paham radikalisme yang merupakan bibit dari terorisme dan itu yang harus kita waspadai dan kita basmi bersama," tutup Zainut Tauhid Sa'adi. (Sty)


Sumber: Pendim Cilacap

COMMENTS

[/fa-book/ THE LATEST NEWS]_$type=two$m=0$rm=0$h=400$c=2