Prajurit Harus Selalu Bersyukur, Jangan Malas dan Jaga Kesehatan

SHARE:

Semarang, IMC - Bintal Fungsi Komando merupakan sarana bagi pimpinan untuk menyampaikan arahan, petunjuk dan instruksi, maupun informasi...


Semarang, IMC - Bintal Fungsi Komando merupakan sarana bagi pimpinan untuk menyampaikan arahan, petunjuk dan instruksi, maupun informasi kepada anggotanya. Kegiatan tersebut sudah melekat di setiap unsur pimpinan di seluruh satuan, agar memiliki kesamaan pandang dalam setiap pelaksanaan tugas dan tidak salah melangkah serta selalu berada pada koridor hukum yang berlaku.

“Tujuan kegiatan ini untuk menyegarkan kembali dan memotifasi para prajurit dan PNS agar tetap memiliki semangat dalam mengabdi, berkarir dan berkarya. Disamping itu juga untuk membina Prajurit dan PNS agar memiliki integritas moral yang mantap dalam mendukung tugas pokok”, ungkap Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi mengawali penyampaian materi pembinaan mental kejuangan di Balai Diponegoro usai pacara bendera, Senin (17/02/2020).

Pangdam berharap kepada para prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro dapat selalu bersyukur dan tidak boleh malas.

“Kita harus menysukuri nikmat yang kita terima dengan mengerti dan menjalan semua tugas dan kewajiban kita dengan baik. Kita boleh dibilang bodoh karena tidak menguasai yang bukan menjadi bidang kita, tetapi kita tidak boleh malas. Mengerti dan pahami apa yang menjadi tugas dan kewajiban kita, itulah bentuk syukur yang sesungguhnya”, tegas Pangdam saat memberikan

“Seekor keledai tidak akan jatuh kedua kalinya pada lubang yang sama. Kita sebagai manusia yang memiliki kelebihan akal tidak boleh kalah dari keledai”, ujar Pangdam memotivasi anggotanya.

Sebagai prajurit dan PNS harus tetap memiliki semangat dalam mengabdi, berkarir dan berkarya, apalagi tantangan tugas kedepan akan semakin komplek. Oleh karena itu kita harus bisa menyiapkan satuan yang disiplin dan siap operasional, baik secara personel maupun materiil, diantaranya dengan membina moril prajurit dan meningkatkan profesionalitas guna mewujudkan jiwa korsa yang tinggi.

Orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro juga menyinggung tentang dinamika isu global, dimana keinginan manusia untuk bisa meraih hasil yang dikerjakan dengan serba cepat. Belum lagi dengan merebaknya wabah virus corona di Wuhan Cina yang kini menjadi perhatian dunia. Oleh karena itu penting bagi kita untuk menjaga kesehtaan diri, keluarga dan lingkungan.

“Untuk mendapatkan hasil pekerjaan yang diinginkan secara maksimal, dibutuhkan jasmani dan rohani yang sehat pula. Maka saya berharap kepada saudara-saudara sekalian untuk dapat memanfaatkan waktu dengan bijak, sehingga dapat melaksanakan tugas pokok dengan baik, serta senantiasa bisa menjaga kesehatan dengan berolahraga secara teratur”, pinta Jenderal bintang dua itu.

Kegiatan pembinaan mental kejuangan juga diisi dengan materi tentang virus corona oleh Kakesdam IV/Diponegoro dr. Rahmat Saptono, Sp.OG. Dalam penyampaiannya, ditekankan pentingnya melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagaimana diistilahkan dengan WUHAN.

“Yang penting kita lakukan dalam mencegah virus corona (CoVid-19) adalah dengan melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti Wajib memakai masker, Ulang-ulang mencuci tangan, Hindari kontak langsung dengan penderita/tempat terpapar wabah, Aktif berolahraga, Nutrisi makanan yang cukup (WUHAN)”, ungkapnya.

Pembinaan mental fungsi komando yang diisi dengan pembinaan mental kejuangan, selain diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS Makodam IV/Diponegoro juga dihadiri Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa dan para pejabat utama Kodam IV/Diponegoro. (Sty)



Sumber: Pendam IV/Dip

COMMENTS

[/fa-book/ THE LATEST NEWS]_$type=two$m=0$rm=0$h=400$c=2