Navigation

Kaban Diklat Untung Tanamkan Patriotisme dan Sikap Kebersamaan Kepada 239 Peserta Diklat TAK





Jakarta, IMC - Membangun kebersamaan dan kepedulian sangat penting, seiring perkembangan jaman, di jaman modern kebersamaan dan kepedulian sangat dibutuhkan, adalah kemampuan kita untuk mengolah sekaligus menilai mana hal baik dan mana hal buruk yang tidak perlu dibuat.

Hal itu di sampaikan oleh Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan ( Kaban Diklat ) Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi saat memberikan ceramah kepada 239 peserta Diklat TAK ( Teknis Administrasi Kejaksaan) gelombang II di Aula Adhi Sasana Karya Badan Diklat Kejaksaan RI, Jakarta, Senin ( 26/2/18 ).

Selama 14 ( empat belas ) hari di Badiklat, seluruh peserta telah diajarkan bagaimana membangun kebersamaan dan kepedulian dan apa saja yang menarik dari sisi membangun kebersamaan membangun kepedulian,
“ Saling mengenal satu sama lain, menumbuhkan rasa kekeluargaan dalam melakukan pekerjaan, bagian materi membangun kebersamaan, jangan saling gontok-gontokan,” terangnya.

“ Contoh riil, nanti saat ditugaskan di kesatuan kejari-kejari di seluruh Indonesia dapat bekerjasama dan penuh dengan kepedulian,” tambah Untung.

Lebih dari itu, sebagai bahan masukan dan koreksi untuk kemajuan Badiklat, Kaban Diklat memberikan kesempatan kepada peserta Diklat untuk memberikan masukan terkait sarana dan prasarana, pelayanan menu snak dan makan.

“ Sebagai bahan koreksi untuk kemajuan dan perbaikan Badiklat sekarang dan kedepan,” pungkasnya

Selain itu Kaban Diklat juga menerapkan bagaimana cara berpakaian rapih dan disiplin dengan performa yang baik pula, juga bagaimana menilai tugas para matgaklin ( pengamat dan penegak disiplin ) terhadap peserta Diklat.

“ Matgaklin pengawasannya ketat,tidak,” tanya kaban.

Sambil menunjuk ke seluruh peserta yang menilai pengawasan disiplin Matgaklin cukup ketat. Yang utama adalah, kembali ke kita masing-masing individu dengan kesadaran masing-masing pula, jaga Integritas kita dan juga menghormati para senior dan kejujuran..

Kaban Diklat mengingatkan kepada 239 peserta Diklat yang sebenatr lagi akan menerima SK penugasan untuk tidak gentar.
“Dimanapun ditempatkan harus siap dan semangat, karenanya suatu saa akan kembali ke tempat yang lain atau ke tempat kelahiran, semua harus semangat, senang dan cinta NKRI,” tegas Untung sembari dijawab oleh peserta “ Siap semangat,” teriak peserta.

Di akhir ceramahnya, Untung meminta ungkapan hati yang sebenarnya setelah terima SK apa yang ada di benak hati para peserta, dengan dijawab oleh peserta yang pertama adalah bersyukur kepada Allah swt dan ingin menujukkan kepada orang tua.”Sebelum terima SK berharap-harap cemas, di mana ditempatkan saya siap menerimanya,” jawab peserta serentak.

Kaban Diklat minta penempatan pertama dalam penugasan sebagai abdi Negara harus punya jiwa semangat patriotism.
“Yang utama adalah rasa syukur, tidak gentar di tempatkan, harus semangat patriotisme semangat KORPS ADHYAKSA.” Pesan Untung. ( Zer )
Share
Banner

Muzer Tok

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: