Navigation

Menjawab Tantangan MEA, PSIK Unitri Adakan Kuliah Tamu

Malang, IMC - Sebanyak 235 mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang, Sabtu, (3/6/2017) yang lalu, bertempat di GOR UNITRI, mengikuti Kuliah Tamu untuk menjawab tantangan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dengan menghadirkan Nisofa, S.Kep, Ns sebagai narasumber yang sangat berkompeten di bidangnya dengan tema, “Penanganan Nutrisi Pada Pasien Kritis Di ICU (Intensif Care Unit). Kuliah tamu ini dipandu oleh Nia Lukita Arina, S.Si, M.Sc.

Dalam pemaparan materi kuliah, Nisofa mengingatkan mahasiswa-mahasiswi Unitri yang nantinya akan melakukan praktek di Rumah Sakit-Rumah Sakit swasta dan negeri dalam memberikan perawatan atau pertolongan terhadap pasien, agar bisa lebih paham dan tahu akan kondisi pasien di lapangan. Karena berhadapan dengan pasien kritis yang dirujuk ke ICU, tidak mudah seperti yang dibayangkan.

Baca juga : Motivasi Mahasiswa Semester Dua Belajar Bahasa Asing, Laboratorium Bahasa Unitri Gelar Kuliah Tamu


“Ini berkaitan dengan nyawa manusia. Jadi, adik-adik calon perawat harus dapat dengan sebaik mungkin untuk mempersiapkan diri secara baik. Tidak usah takut dengan pasien. Anggap saja pasien yang adik-adik layani dan rawat, itu adalah orangtua kalian sendiri,” kata Nisofa sembari memberi semangat yang disertai tepukan tangan meriah.

Masih menurutnya, seorang perawat di zaman yang serba canggih ini, seharusnya dapat bekerja semaksimal mungkin. Sebab, tantangan utama bagi seorang perawat itu bukan terletak pada penguasaan teknologinya, melainkan lebih kepada pelayanan.

“Gunakan hati ketika kalian ingin melayani pasien. Dengan hati, maka semua akan berjalan dengan semestinya dan tidak ada halangan apapun. Terlebih lagi, dapat dengan senang hati menikmati sebagai panggilan hidup. Karena dosa Anda telah diampuni Tuhan,” hibur Nisofa kepada peserta lewat humornya.

Baca juga : Ratusan Mahasiswa Unitri Malang Antusias Ikuti Leadership Training

Sementara itu, Vita Maryah A. S.Kep, Ns, M.Kep sebagai Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan, mengatakan dengan diadakannya kuliah tamu ini, sekiranya untuk membekali setiap mahasiswa-mahasiswi PSIK Unitri untuk dapat mempersiapkan diri secara baik, sebelum melakukan praktek dengan turun ke lapangan.

“Kuliah tamu ini sebenarnya mendatangkan ahli-nya secara langsung, agar bisa langsung dipelajari oleh mahasiswa-mahasiswi PSIK. Dan dengan kuliah tamu ini pula, dapat memberikan ilmu dan membuka wawasan yang baru bagi mereka,” paparnya menjelaskan. 


“Ini juga sekaligus menjawab tantangan dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang mungkin akan segera terwujud,” tambahnya lagi.

Darius Dundu, Ketua HMJ PSIK Unitri kepada media ini mengungkapkan kegembiraannya bahwa dengan diadakannya kuliah tamu ini, telah menambah khazanah baru dalam dunia keperawatan. Sehingga dengan bekal ilmu yang diberikan oleh pemateri, sekiranya dapat bermanfaat bagi setiap mahasiswa-mahasiswi PSIK Unitri.

“Semua peserta ini total sebanyak 235 orang. Mereka terdiri dari masing-masing angkatan atau semester yakni semester 2, 4, 6, dan semester 8. Karena setiap perawat dan calon perawat, tentunya harus memiliki kepekaan yang bagus sebelum dan sesudah nantinya akan melayani pasien. Apalagi berhadapan dengan pasien kritis, harus hati-hati dalam memberikan pertolongan,” pesannya mengingatkan.

Sedangkan Alexsius R. L, salah satu peserta yang dimintai komentarnya terkait kuliah tamu, mengatakan sangat penting dan harus selalu dilakukan kuliah tamu dengan menghadirkan narasumber yang lebih ahli lagi di bidangnya, agar semua mahasiswa-mahasiswi PSIK Unitri boleh menimba ilmu yang banyak lagi sebelum praktek. (Felix/ Asra/ Nomasdedo)

Share
Banner

felixianus ali

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: