Aceh Besar,IMC- Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh
Besar bersama BPN Kabupaten Aceh Besar dan Kantor Kemenag Aceh Besar menyerahkan
70 sertifikat tanah wakaf pada hari Selasa, 17 Oktober 2023 bertempat di Aula
Baharuddin Lopa Kejaksaan Negeri Aceh Besar.
Penyerahan 70 sertikat tanah wakaf
dilakukan sebagai bentuk komitmen/tindaklanjut dari penandatangani MoU (Memorandum
of Understanding) kerjasama antara Kejati Aceh dengan Kanwil Kementerian Agama
Provinsi Aceh dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Aceh dalam rangka
sertifikasi dan pengamanan tanah wakaf di Aceh yang juga dilakukan serentak
antara 23 Kejari dengan Kantor Kementerian Agama dan BPN kabupaten/kota pada
tanggal 1 Februari 2023 yang lalu di Banda Aceh,
Dalam kegiatan yang diikuti sekitar 50 orang tersebut turut dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Besar Basril G., S.H., M.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M. Si., Kepala Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, H. Salman Arifin, S.Pd., M.Ag., Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Aceh Besar, M. Taufik, S.Si., M.M., Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Aceh Besar, Alyadi, S.Pi., M.M., Wakil Ketua Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Aceh Besar, H. Khalid Wardana, S.Ag., M.Si., Para Camat di beberapa kecamatan pada Kabupaten Aceh Besar., Para Kasi, Kasubbag dan Kasubsi Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Kabag Hukum Pemkab Aceh Besar, Rafzan Amin, S.H., M.M., Para Kepala KUA di beberapa kecamatan pada Kabupaten Aceh Besar dan Para Nazhir di beberapa kecamatan pada Kabupaten Aceh Besar.
Kepala
Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Besar, Basril G, SH., MH., menyampaikan apresiasi
kepada seluruh pihak atas terselenggaranya kegiatan penyerahan sertifikat tanah
wakaf ini.
“ Kegiatan ini merupakan
salah satu tindaklanjut dalam hal mendukung pelaksanaan peran dan
fungsinya sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2006
Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang wakaf,” ujar Basriel.
Basriel menambahkan, Tanah merupakan
salah satu aset kita semua yang harus dapat kita kelola secara aman tanpa
adanya persengketaan yang mungkin bisa saja terjadi, ini lah fungsi dari
program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang merupakan program
strategis Nasional.
“ Saya sangat mendukung upaya BPN dan Kementerian
Agama untuk memperjelas sertifikat kepemilikan tanah,” jelasnya.
“ Saya
juga ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat atau nazhir penerima
sertifikat tanah untuk menggunakan sertifikatnya dengan baik dan benar, dalam kesempatan yang baik ini saya juga
mengajak kepada kita semua, mari jadikan momentum penyerahan sertifikat tanah
wakaf ini sebagai tonggak untuk menyatukan gerak langkah kita guna semakin
merapatkan barisan dalam rangka bersatu padu guna melaksanakan persetifikatan
tanah wakaf,” imbuhnya.
Ditambahkan
bahwa penyerahan sertifikat ini diserahkan kepada 8 (delapan) kecamatan di
Kabupaten Aceh Besar diantaranya Kecamatan Lhoong, Kecamatan Indrapuri,
Kecamatan Blang Bintang, Kecamatan Ingin jaya, Kecamatan Krueng Barona Jaya,
Kecamatan Darul Imarah, Kecamatan Seulimeum dan Kecamatan Kota Jantho. Bahwa
sertifikat tanah yang diserahkan kepada setiap Nazhir pada masing-masing
kecamatan
setelah adanya MoU dengan Kejaksaan Negeri Aceh besar dengan total 70 sertifikat. (Muzer)