$type=sticky$cate=0$cm=0$count=4$show=home$t=oot$snip=0$meta=0$rm=0

Tingkatkan Minat Baca Tulis Siswa SD dengan Memanfaatkan Aplikasi Buku Dongen Anak

SHARE:

Artikel Berita Lathifah Rizki Kelompok KKN 55 MAHASISWI KKN TEMATIK UPI 2021- PENGGUNAAN APLIKASI BUKU DONGENG ANAK SEBAGAI SARANA UNTUK...



Artikel Berita Lathifah Rizki Kelompok KKN 55

MAHASISWI KKN TEMATIK UPI 2021- PENGGUNAAN APLIKASI BUKU DONGENG ANAK SEBAGAI SARANA UNTUK MENINGKATKAN MINAT MEMBACA DAN MENULIS SISWA DI SDN KARANG ASIH 14 CIKARANG

Sejak adanya Covid 19 seluruh kehidupan manusia berubah secara cepat. Seluruh kegiatan selalu dibatasi. Bahkan, sistem pendidikan di Indonesia juga mengalami perubahan yang mengharuskan pembelajaran online.  Banyak kendala yang terjadi di sistem pendidikan di Indonesia pada masa Pandemi Covid 19 seperti masih banyak pelajar yang berlatang belakang kurang mampu, belum siapnya orangtua dan guru dalam menghadapi adaptasi teknologi dalam pembelajaran daring, siswa pun menjadi tidak semangat dalam belajar.

Pandemi Covid 19 juga menyebabkan minat membaca siswa menurun, karena siswa lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bermain. Oleh karena itu program Kuliah Kerja Nyata bertujuan untuk meningkatkan literasi membaca.

Literasi membaca sangat diperlukan karena dengan membaca kita semua dapat memperoleh banyak ilmu pengetahuan. Media pembelajaran yang akan dijadikan kegiatan literasi membaca yaitu Aplikasi Buku Dongeng Anak. Aplikasi ini sangat bagus untuk dijadikan sebagai media pembelajaran karena banyak sekali bacaan yang tersedia. Jenis cerita yang ada di aplikasi tersebut diantaranya : Dongeng Terpopuler, Dongeng Dunia, Dongeng Binatang, Cerita anak muslim, Cerita Rakyat Nusantara, Cerita Rakyat Indonesia, Kisah Kerajaan, Hikayat Humor Abu Nawas, Kisah Walisongo, Kisah sahabat nabi , cerita jenaka pak kadir, dan tips membacakan dongeng. Sistem pembelajaran dalam pembelajaran literasi membaca dan menulis yang akan diterapkan diantaranya yaitu :

1.Guru bercerita dengan nada nyaring, kemudian siswa merangkumnya sesuai dengan isi cerita yang disampaikan.

2.Siswa bercerita, kemudian siswa yang lain menyimak serta membuat resume hasil cerita yang disampaikan.

3.Guru menampilkan video pembelajaran mengenai literasi membaca, kemudian siswa menyimak dan merangkumnya dengan bahasa sendiri.

4. Siswa menulis prediksi cerita dari contoh gambar kasus yang diberikan. Kemudian siswa menceritakan secara tertulis.

5. Siswa menulis cerita pendek berdasarkan pengalaman yang telah dialaminya.

6. Siswa menganalisis puisi yang telah dibacakan, kemudian siswa mengungkapkan isi kandungan yang ada didalam puisi, baik dari segi perasaan, maupun hikmah yang didapatkan dari puisi tersebut.

7. Siswa mencoba membuat karya Literasi seperti: puisi, cerpen, dan pantun.

Dampak yang diharapkan dari program ini yaitu : (1) melatih percaya diri siswa dengan adanya kesempatan berbicara di depan umum, (2) meningkatkan Kreativitas dalam membuat karya tulis, (3) meningkatkan kemampuan berpikir kritis.

Program Pendampingan Pembelajaran Literasi ini dilakukan secara daring dengan sasaran program mengacu kepada 10 siswa, 2 guru , dan 10 orangtua. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring sesuai dengan instruksi dari LPPM UPI. Pelaksanaan kegiatan berlangsung mulai tanggal 20 Agustus hingga 20 September 2021

Penulis:

Lathifah Rizki, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta.

Endah Setyowati,S.T.,M.T., Dosen Pembimbing Lapangan KKNT Kelompok 55

 

 

COMMENTS

Iklan

[/fa-book/ THE LATEST NEWS]_$type=blogging$cate=2$count=3&snip=0