Indonesia Media Center (IMC)

RSUD Langsa Bekerja Sesuai SOP




LANGSA, IMC - Wakil Direktur Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa,  Syamsul, SST.FT.M.FiS, membantah tudingan malpraktek yang terjadi terhadap anak M.Majid, 45, warga Gampong Matang Seulimeng Kecamatan Langsa Barat hingga meninggal. Jumat (06/04/18)

Pihaknya sudah memanggil semua pegawai, termasuk perawat dan dokter yang merawatnya. Namun hasilnya, tidak ada satu petugas yang piket saat itu yang mengatakan jika bayinya Majid tersebut salah pasang alat inkubator.

"Para doktor serta perawat disini mereka sudah dilatih jadi tidak mungkin salah pasang alat atau malpraktek. Mereka bekerja sudah sesuai dengan standar maupun prosudur," ujar Samsul.

Sementara, dr Bebi Muthia S.pA yang menanangani bayi tersebut kepada IMC mengatakan, saat di bawa bayi itu ke RSU kondisinya tidak menangis setelah kami periksa kondisi bayi sudah kritis dan terjadi gangguan di pernafasan.



Lanjutnya, kami membantah jika dikatakan ada tindakan menyebabkan salah pemasangan alat. Kenyataannya kami hanya memberikan bantuan pernafasan karena pasien mengalami masalah di pernafasan, makanya kami fokus ke pernafasan karena tidak bersuara atau menangis.

Selanjutnya, pada hari ketiga kami liat kondisi bayi kian menurun, jantung bayi tersebut mulai melemah dan kami bantu lagi alat pernafasan. Jadi sekira jam 11:30, saya juga sudah menyampaikan kepada orangtuanya kondisi anaknya kian melemah.

Sehingga sekira Jam 17:00 ketika saya datang saat melihat kondis bayi saat itu kondisinya sudah putih dalam arti bayi tersebut sudah tidak ada lagi. Bukan berati salah pasang alat.

Mungkin itu, salah persepsi yang di tanggapi oleh orangtuanya tersebut. Malah orang tua bayi malah marah kepada kami, ini bukan malpraktek kami sudah bekerja sesuai dengan prosedur.

Sementara Bidan Gampong Matang Seulimeng Leni kepada IMC mengatakan, bayi tersebut lahir sekira pukul 22:00 dan sudah melebihi hari, lahir memang dalam keadaan normal dan sempurna. Namun, bayi itu tidak menangis karena terjadi gangguan di pernafasan.

Selanjutnya dirujuk ke RSUD Langsa untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Jadi saat itu. "Saya lupa menyampaikan kepada bapaknya kalau keadaan bayi seperti itu karena dalam keadaan darurat," ujarnya.


Penulis : B/WSP
Penyunting : Bambang Herman
Share
Banner
loading...

Bambang Herman

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: