Recent

Indonesia Media Center (IMC)

Agar Siswa Betah di Sekolah, SMA 2 Brebes buat Kebun Binatang


Brebes | Jawa Tengah, IMC - Full Day School (FDS) atau sekolah lima hari salah satunya berdampak pada kebosanan siswa berada dilingkungan sekolah akibat jenuh terlalu lama di kelas. Untuk meminimalisir rasa jenuh tersebut, SMA N 2 Brebes membuat kebun binatang mini. Kebun binatang diarea hutan sekolah seluas 1 hektar are (ha).

“Dengan menyediakan kebun binatang, diharapkan siswa betah belajar di sekolah," ujar Kepala SMA N 2 Brebes, Dr Sadimin, saat berbincang sembari mengelilingi hutan sekolah.

Lamanya siswa di sekolah, kata Sadimin, juga terkadang jenuh. Untuk itu disediakan macam macam binatang agar pikiran siswa kembali fresh. Selain itu, sebagai wujud sekolah Adiwiyata dan sekolah ramah anak.

“Harapanya, siswa menjadi senang, nyaman, betah disekolah sehingga SMA 2 Brebes mbetahi dan ngangeni," kata doctor lulusan UGM.


Macam macam binatang yang tersedia diareal kebun binatang di dalam hutan sekolah seluas 1 hektar tersebut, antara lain Ayam Kalkun, Kelinci Australia, berbagai macam Burung, Ikan dan Rusa totol (axis axis).

Semua binatang tersebut bukan siswa yang dilindungi sehingga bebas untuk dipelihara oleh siapapun, termasuk SMA 2 Brebes.

"Yang menarik, di Kebun Binatang ini ada dua Rusa Totol atau axis axis yang berasal dari yang diambil dari penangkaran rusa di Bandung, Agar Siswa Betah di Sekolah, SMA 2 Brebes buat Kebun Binatang," ungkapnya.

Dua rusa yang sudah berada di Kebun Binatang SMA 2 lebih dari sebulan tersebut diberi nama Dilan dan Milea mengambil tokoh film Dilan 1990. Dua pasangan rusa ini diharapkan berkembang biak.

Meski baru puluhan binatan yang dipelihara, Dimin yakin bila hutan sekolah sudah besar besar maka dengan sendirinya banyak burung yang singgah.

"Kedepan, tentu kami akan menambah jumlah hewan sekaligus membuat kandangnya yang tentunya disesuaikan dengan anggaran yang ada. Boleh jadi nantinya juga ada relawan yang berinvestasi," tuturnya.

Untuk menambah kesejukan, kerindangan dan keindahan, dibuat pula tanaman hidropolik, green house, tanaman obat juga kolam resapan.

"Sekolah kami memiliki luas lebih dari 4 hektar, jadi masih banyak peluang pemanfaatan lahan selain untuk ruang kelas, lapangan olah raga, masjid, aula dan laboratorium," pungkasnya. (wasdiun)
Share
Banner

Arief Bontot

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: