Recent

Indonesia Media Center (IMC)

Pencapaian Kinerja Kejaksaan Tahun 2017, Badiklat Mendapat Perpanjangan Akreditasi LAN



Jakarta, IMC - Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI Setia Untung Arimuladi hadiri acara Press Comference pada Capaian Kinerja Kejaksaan RI tahun 2017 di Kejaksaan Agung,Jakarta,Selasa ( 9/01/18 )

Penyampaian kinerja Kejaksaan selama kurun waktu tahun 2017 di pimpin langsung oleh Jaksa Agung HM.Prasetyo.


Prasetyo menyampaikan,pelaksanaan penegakan hukum yang di lakukan kejaksaan selama ini dan sampai kapanpun akan ntetap menjaga semuanya berjalan dan di lakukan secara obyektif,profesional dan proporsional dan tidak ada tebang pilih apalagi politisasi dalam memproses suatu perkara,sehingga dapat berjalan sesuai koridor hukum dan tidak di campuradukan.


Jaksa Agung menambhakan,komitmen dan kerja lembga Kejaksaan yang serba terukur berdasarkan bukti dan fakta yang cukup tak terbantahkan tesrsebut mampu meningkatkan kinerja dan citra institusi,yang berhasil memperoleh predikat B dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Kejaksaan RI yang di laksanakan oleh tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokras serta adanya pengakuan dari lembaga penggiat anti korupsi selama rentan waktu 2016-2017.

“ Kejaksaan di nyatakan lebih banyak melakukan penyidikan dan berhasil mengungkap perkara korupsi di bandingkan lembaga penegak hukum lainnya,” kata Jaksa Agung HM.Prasetyo di dampingi wakil jaksa Agung Arminsyah,Jambin Bambang waluyo,Jampidum Noorokhmad,Jamintel Jan Maringka,Jampidsus Adi Togarisman,Jamdatun,Loeke Larasati,Jamwas Muhammad Yusni dan Kepala Badan Diklat Kejaksaan Setia Untung Arimuladi.

Lebih lanjut Prasetyo menegaskan,capaian kinerja tersebut merupakan bagian dari terobosan dan inovasi serta langkah langkah strategis yang sedang dan akan terus di lakukan oleh Kejaksaan secara konsisten,konsekuen dan berkesinambungan melalui berbagai program program yang di galakkan oelh Kejaksaan RI.

Dengan meningkatnya nilai hasil evaluasi Refoemasi Birokrasi dan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kejaksaan RI , realisasi penerimaan negara bukan pajak ( PNBP ) sebesar Rp. 1.046.863.014.007 ( satu triliun empat puluh enam milyar delapan ratus enam puluh tiga juta empat belas ribu tujuh rupiah ) dari target Rp.325,8 miliar.

Peniliaian BPK terhadap laporan keunagna kejaksaan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP ),selain itu juga,dari Kementerian Keuangan memberikan 2 sekaligus penghargaan terhadap Kejaksaan untuk kategori kepatuhan pelaporan barang miliknnegara dan kategori sertifikasi barang milik negara.



Kinerja Intelijen yang sukses melalui TP4P/D ( Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Pusat / Daerah ),peningkatan yang hampir 8 kali lipat terhadap nilai kegiatan yang di dampingi oleh TP4 yaitu dari tahun 2016 sebesarRp.109.642.089.788.116 ( seratus sembilan triliun enam ratus empat puluh dua miliar delapan puluh sembilan juta tujuh ratus delapan puluh delapan ribu seratus enam belas rupiah ), menjadi senilai Rp.977.087.826.841.490 ( sembilan ratus tujuh puluh tujuh triliun delapan puluh tujuh miliar delapan ratus dua puluh enam juta delapan raus empat puluh satu ribu empat ratus sembilan puluh rupiah )

Sementara itu Jaksa Agung menyebutkan,bahwa Badan Diklat Kejaksaan telah berhasil mempertahankan sertifikasi ISO-9001: 2008/SNI ISO-9001:2008 tentang sistem Manajemen Mutu dan sedang mempersiapkan upgrade program kegiatan System Manajemen Mutu dari ISO-9001:2008 menuju ISO 9001: 2015.

Di bidang Diklat Teknis dan Manajemen telah mendapat perpanjangan Akreditasi dari Lembaga Administrasi Negara ( LAN ) dengan kualifikasi Terakreditasi.

Selain itu, Badan Diklat telah sukses merintis kerjasama antar lembaga baik lembaga pemerintahan maupun lembaga internasional terkait dengan Pendidikan, ( Muzer )
Share
Banner

Indonesia Media Center

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: