Navigation

Staf Kepresidenan Kunjungi Nelayan di Tegal



Tegal, IMC -  Senin tanggal 17 Juli 2017 pukul 11.15 s.d 12.35 WIB Danramil 06/Kramat menghadiri kegiatan Kunjungan Kerja staf Kepresidenan dan Dialog bersama Pemda Tegal dan Masyarakat Nelayan Kab Tegal yang diikuti lk 100 Orang bertempat di TPI larangan Desa Munjungagung Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal.

Hadir dalam kegiatan tersebut al :

1. Kepala Staf Kantor Kepresidenan : Teten Masduki
2. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan Perikanan : Prof Sjarief Widjaja beserta Jajarannya
3. Ketua Satgas Anti Ilegal Fishing Kementerian Kelautan dan Perikanan : Mas Achmad Santosa dan Jajarannya.
4. Kapolda Jateng : Irjen Pol Drs. Tjondro Kirono, MM., M.Hum.
5. Bupati Tegal : Entus Susmono (Moderator)
6. Kapolres Tegal Kota : AKBP Semmy Ronny Thabba,SE
7. Dirjen PSDKP Kementerian Kelauatan dan Perikanan : Eka 
8. Kepala UPTD TPI Larangan : Taryono
9. Jajaran SKPD Pemda Tegal
10. Muspika Kec Kramat
11. Kepala Desa Munjungagung : Warnadi
12. Para Nelayan Kec Kramat

Kegiatan di awali dengan penyampaian-penyampaian 


Adapun penyampaian dari :

1. Kepala Staf Kantor Kepresidenan : Teten Masduki sbb :

a. Banyak nelayan yang kekantor untuk menyampaikan aspirasinya terkait dengan ketidakpuasan para nelayan

b. Nelayan di Kab Tegal penyampaian dari bupati nelayanya tidak menggunakan alat tangkap cantrang

c. Nelayan dengan menggunakan Alat tangkap cantrang merusak lingkungan, kami harapkan nelayan Tegal menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan sehingga ekonomi nelayan dapat dipenuhi dan mari kita jaga laut kita biar tidak rusak

d. Di Tegal ini nelayan sebagai percontohan yang bagus kami sebagai staf kepresidenan meminta kepada nelayan sampai ankhir tahun pengganti alat tangkap cantrang yang ramah lingkungan maksimum sudah dilakukan

e. Apalagi ekonomi dunia sekarang sedang melemah diharapkan para nelayan harus  melaut 

f. Bahwa di daerah nelayan sudah bagus, pemerintah akan membantu mencari sistem pembiayaan yang lebih bagus lagi untuk mensejahterakan nelayan

2. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan Perikanan : Prof Sjarief Widjaja sbb :

a. Para nelayan yang beroperasi di wilayah zonasi yang sudah ditentukan, dengan ketentuan tersebut para nelayan jangan melewati zona tersbeut

b. Jangan sampai nelayan ada yang ditangkap kalau ada nelayan yang ditangkap segera laporkan kepada kami

3. Dirjen PSDKP Kementerian Kelauatan dan Perikanan : Eka sbb :

a. Terima kasih kepada nelayan tegal yang sudah menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan 

b. Target kita akhir desember alat tangkap ramah lingkungan sudah selesai

4. Kapolda Jateng : Irjen Pol Drs. Tjondro Kirono, MM., M.Hum sbb :

a. Nelayan yang belum punya asuransi segera di urus dan di buat apabila nelayan ada yang mengalami kecelakaan dan perawatan bisa di atasi

b. Sebelum ada kebaran kapal tolong yang punya kapal berhati-hati jangan sampai terjadi kebakaran kapal

c. Di harapkan pemerintah bisa mengadakan kapal pemadam kebarakan dalam bentuk kapal yang meliputi daerah Tegal, Brebes dan Pemalang yang bisa mengatur kapal

d. Nelayan tegal mari kita menjaga ketertiban keamaann dilaut kalau ada permasalahan tolong segera dilaporkan kepada pihak yang berwajib

Kegiatan Kunjungan Kerja staf kepresidenan dan Dialog bersama Pemda Tegal dan Masyarakat Nelayan Kab Tegal selesai diakhiri dengan doa kemudian rombongan menuju ke Pelabuhan jongor Tegalsari Kec Tegal Barat Kota Tegal. (Teguh Andi Sasono)
Share
Banner

Indonesia Media Center

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: