Navigation

Lahan TNI AD Seluas 200 Hektare Disiapkan untuk Tanam Jagung


Cilacap, IMC - Danramil 08/Adipala, Kapten Inf. Tukimin beserta anggota Babinsa terjun langsung dengan tiga hand traktor mulai bereaksi pembuatan lahan penanaman jagung di Desa Welahan Wetan, Kecamatan Adipala,  Kabupaten Cilacap, Jumat (07/07).

‎Untuk wilayah Desa Welahan Wetan sebagian kecil lahan yang bisa di tanami padi, sehingga sebagai alternatif komoditi jagung masih menjadi andalan petani di Desa tersebut. Butuh kerja sama dan sinergitas antara Babinsa dan PPL dilapangan dalam memberikan pengertian kepada petani  tentang pentingnya mendukung program Swasembada pangan Nasional karena kebiasaan  petani di Kecamatan Adipala pada umumnya sudah terbiasa menanam tanaman jagung jenis lokal,

Sebagai upaya swasembada pangan yang di canangkan oleh pemerintah untuk menanggulangi ketahanan pangan, Koramil 08/Adipala, Kodim 0703/Cilacap rencanakan penanaman jagung dengan luas lahan  200 Hektare. Pengolahan tanah untuk penanaman jagung ini di laksanakan di tanah milik TNI AD dengan pemanfaatan masyarakat petani sebagai penggarap, dan hasilnya juga untuk masyarakat penggarap lahan," terang Kapten Inf.Tukimin.


Dirinya berharap dengan penggarapan lahan milik TNI AD ini perekonomian masyarakat dapat mengalami kemajuan karena hasil akan menjadi milik sendiri dan pemupukan maupun pengolahan lahan di bantu dari KODIM 0703/Cilacap." Tandasnya.

Lebih lanjut, PPL Kecamatan Adipala, Wahid Surya Kurniawan mengatakan,"budi daya jagung sebagian besar diusahakan di lahan kering dan sawah tadah hujan. Secara umum, terkait kondisi tanah, yang dapat ditanami jagung antara lain Andosol (berasal dari gunung berapi), Latosol, dan Grumosol.

Pada tanah bertekstur berat (Grumosol) masih dapat ditanami jagung dengan hasil yang baik, tetapi perlu pengolahan secara baik serta aerasi dan drainase yang baik. Tanah bertekstur lempung atau liat berdebu (Latosol) merupakan jenis tanah terbaik untuk pertumbuhan tanaman jagung," ujarnya.

"Tanaman jagung akan tumbuh dengan baik pada tanah yang subur, gembur, dan kaya humus.Keasaman tanah erat hubungannya dengan ketersediaan unsur hara tanaman. Keasaman tanah yang baik bagi pertumbuhan tanaman jagung antara 5, 6 -7, 5. Pada tanah yang memiliki PH kurang dari 5,5, tanaman jagung tidak bisa tumbuh maksimal karena keracunan ion alumunium," katanya.

Menurut Ketua Gapoktan desa Welahan, Misdar "Tanaman jagung membutuhkan tanah dengan aerasi dan ketersediaan air dalam kondisi baik. Kemiringan tanah yang optimum untuk tanaman jagung maksimum 896. Hal ini dikarenakan kemungkinan terjadi erosi tanah sangat kecil. Pada daerah dengan tingkat kemiringan 5-8%, sebaiknya dilakukan pembentukan teras. Tanah dengan kemiringan lebih dari 8% kurang sesuai untuk penanaman jagung.imbuhnya.

Selain itu, Sarno sebagai perwakilan penggarap di lahan TNI AD mengucapkan banyak terimakasih, karena Kodim 0703/Cilacap khususnya Koramil 08/Adipala sangat berperan aktif dalam segala bidang baik itu masalah tentang penanaman jagung, dan nantinya hasil dari panen  jagung ini akan menjadi milik rakyat seutuhnya.(Pendim0703Clp)
Share
Banner

Indonesia Media Center

Indonesia Media Center, Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik

Post A Comment:

0 comments: