$type=sticky$cate=0$cm=0$count=4$show=home$t=oot$snip=0$meta=0$rm=0

Bupati Aceh Tamiang: Musrenbang Tampung Usulan dari Bawah

SHARE:

Aceh Tamiang, IMC -  Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang memperhatikan dan memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan akselerasi dalam menduku...





Aceh Tamiang, IMC Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang memperhatikan dan memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan akselerasi dalam mendukung pencapaian terhadap pembangunan. Musrembang adlaah salah satu upaya untuk mencapai hat tersebut.

Demikian dikatakan Bupati Aceh Tamiang, H Mursil SH.M.Kn saat membuka Musrembang RKPD Kabupaten Aceh Tamiang tahun 2023 bertempat di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang, kamis (7/4/2022).

Tahun ini musrembang Aceh Tamiang digelar dengan mengambil tema “Meningkatkan Reformasi Birokrasi, Percepatan Pengurangan Kemiskinan, Pemerataan Pembangunan Wilayah, Pembangunan hijau dan Sosial Kemasyarakatan Dampak Covid-19”.

Bupati Mursil menyampaikan bahwa, Musrembang RKPD Tahun 2023 merupakan tahun pertama Rencana Pembangunan Daerah (RPD) tahun 2023-2026.

“Dalam kerangka mendukung upaya tersebut, kita perlu meletakkan tujuan dan sasaran jangka menengah nasional dengan tujuan dan sasaran jangka menengah daerah sebagai dasar penyusunan RKPD tahun 2023. Saat ini kita sudah memasuki dinamika pembangunan yang cukup kompleks sebagai dampak dari globalisasi dan pandemi Covid-19,” paparnya.

Ia mengutarakan bahwa saat ini permasalahan dan isu pembangunan semakin luas dan rumit. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Kabupaten Aceh Tamiang untuk lebih berpacu menjadi lebih maju dalam meningkatkan kinerja pembangunan. Kabupaten Aceh Tamiang harus mendongkrak pembangunan melalui sektor pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya.

“Untuk itu perlu pemerataan pembangunan wilayah dan sosial kemasyarakatan melalui sektor pembangunan ekonomi, infrastruktur jalan dan jembatan serta infrastruktur pendukung pariwisata, perumahan, air bersih, sanitasi, penguatan BUMK serta ikut menyukseskan agenda politik,” ucap Mursil.

Bupati menegaskan bahwa musrenbang merupakan rangkaian strategis yang dibangun sebagai wahana untuk berdiskusi, bermusyawarah antar pemerintah swasta, LSM, maupun masyarakat yang menjadi momentum penting dalam menampung usulan-usulan pembangunan dari bawah.

“Artinya pendekatan pembangunan yang dilakukan di Kabupaten Aceh Tamiang saat ini tidak hanya sekedar mengedepankan aspek top down planning melainkan mengakomidir pula pendapat, saran, masukan dan pemikiran-pemikiran positif dari bawah atau lebih dikenal dengan bottom up planning. Untuk itu kehadiran unsur Bappeda Aceh, Anggota DPRA dapat membantu mencarikan terbaik dalam masalah pembangunan di Kabupaten Aceh Tamiang,” tutup Mursil.

COMMENTS

Iklan

[/fa-book/ THE LATEST NEWS]_$type=blogging$cate=2$count=3&snip=0