Banu Laksmana Terpilih Pimpin Adhyaksa 609 Periode 2027–2029
JAKARTA, IMC – Banu
Laksmana terpilih sebagai Ketua Angkatan Adhyaksa 609 periode 2027–2029 dalam
Musyawarah Nasional (Munas) Adhyaksa 609 yang berlangsung di Hotel Artotel
Gelora Senayan, Jakarta, Sabtu malam (7/11/2026).
Munas yang
diikuti para alumni Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan RI Angkatan
Tahun 2009 tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi
sekaligus memperkuat soliditas dan kebersamaan keluarga besar Adhyaksa 609.
Proses pemilihan
ketua angkatan berlangsung secara demokratis melalui mekanisme pemungutan suara
(voting). Pada tahap awal, terdapat lima bakal calon yang bersaing, yakni Banu
Laksana, Efrin Saputra, Ibnu Sahal, Normadi Elfajr, dan Iman Khilman.
Dari lima nama
tersebut, proses pemilihan kemudian mengerucut menjadi tiga kandidat teratas
(top three), yaitu Banu Laksmana, Efrin Saputra, dan Ibnu Sahal.
Jalannya
pemilihan dipimpin oleh Dr. Muhammad Gempa selaku ketua sidang. Di hadapan para
peserta Munas dan seluruh kandidat, ia secara resmi membuka proses pemilihan
Ketua Angkatan Adhyaksa 609 periode 2027–2029.
Ketiga kandidat
yang masuk dalam tahap akhir diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi dan
misi masing-masing di hadapan peserta Munas. Penyampaian gagasan tersebut
kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, sehingga para alumni dapat
mengenal lebih jauh program, komitmen, serta arah kepemimpinan yang ditawarkan
masing-masing calon.
Setelah melalui
tahapan pemungutan suara, Banu Laksmana akhirnya memperoleh dukungan terbanyak
dan ditetapkan sebagai Ketua Angkatan Adhyaksa 609 periode 2027–2029.
Dalam sambutan
perdananya, Banu menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan
kepadanya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjalankan visi dan misi
kepemimpinan tidak mungkin terwujud tanpa dukungan dan keterlibatan seluruh
alumni Adhyaksa 609.
Ia juga berharap
agar kebersamaan dan kekompakan yang telah terbangun selama ini dapat terus
dipertahankan, termasuk melibatkan kepengurusan sebelumnya dalam perjalanan
organisasi ke depan.
"Terutama
kepada pengurus lama, jangan ditinggalkan Pak Ibnu. Tetap bersama tim yang
sudah berjalan, tim kreatif, dan semuanya. Apa yang menjadi visi dan misi yang
saya sampaikan tadi hanya akan berhasil apabila teman-teman semua, rekan-rekan
609, memberikan dukungan," ungkap Banu.
Menurutnya,
kepemimpinan bukan semata-mata tentang pergantian pengurus, melainkan bagaimana
menjaga kesinambungan program, merawat persaudaraan, serta membangun angkatan
yang semakin solid.
Ia pun mengajak
seluruh alumni untuk bersama-sama membesarkan Adhyaksa 609 dengan semangat
kebersamaan dan saling mendukung.
" Mari
sama-sama kita bangun Angkatan 609 ini menjadi lebih solid," ajaknya.
Terpilihnya Banu
Laksana diharapkan menjadi awal penguatan kebersamaan keluarga besar Adhyaksa
609. Dengan semangat persaudaraan dan soliditas, seluruh alumni diharapkan
terus menjaga komunikasi, kekompakan, serta kontribusi positif, baik bagi
angkatan maupun institusi Kejaksaan. (Muzer)
