Perkuat Promosi Pasar Asia Tenggara, Pemprov Jakarta Ajak Pengusaha Vietnam Jelajahi Pesona Jakarta
Jakarta, IMC — Menjelang 500 tahun Jakarta pada 22 Juni 2027, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat promosi pariwisata di pasar internasional. Salah satunya melalui familiarization trip yang mengajak pengusaha Vietnam peserta Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 menjelajahi beragam daya tarik Jakarta, Jumat (16/10).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya
memperkenalkan Jakarta sebagai kota global yang memadukan peluang bisnis, gaya
hidup urban, transportasi modern, dan kekayaan kuliner. Sejalan dengan ambisi
menuju Top 50 Global Cities, Jakarta terus memperkuat daya tariknya
sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman wisata sekaligus peluang
kolaborasi bisnis internasional.
Perjalanan ini menghadirkan pengalaman menjelajahi
wajah Jakarta dalam satu hari, diawali dengan eksplorasi kawasan Blok M,
menyusuri Gang Viral, menikmati kopi di Kopi Tuku, serta singgah di Taman
Literasi yang merepresentasikan dinamika ruang publik dan gaya hidup masyarakat
urban.
Pengalaman berlanjut dengan perjalanan menggunakan
MRT Jakarta dari Blok M menuju Bundaran HI. Dari Sky Deck, peserta menikmati
panorama ibu kota yang menggambarkan perpaduan gedung modern dan aktivitas
perkotaan. Rangkaian perjalanan ditutup dengan pengalaman kuliner keliling
Jakarta melalui program Open Dining Bus.
Kepala Disparekraf DKI Jakarta, Andhika Permata,
menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan kesempatan untuk memperkenalkan
Jakarta lebih dekat kepada pelaku usaha internasional.
“Jakarta tidak hanya menjadi pusat bisnis dan
perdagangan, tetapi juga menawarkan pengalaman wisata yang beragam, mulai dari
kawasan urban yang dinamis, transportasi publik modern, hingga kekayaan
kuliner. Kami berharap pengalaman ini semakin memperkuat daya tarik Jakarta di
mata masyarakat internasional, khususnya pasar Vietnam,” ujar Andhika.
Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Disparekraf
DKI Jakarta, Lucky Wulandary, menjelaskan bahwa pengalaman para peserta dapat
memperluas promosi Jakarta melalui jejaring bisnis dan media di Vietnam. “Jakarta
dan Hanoi memiliki hubungan yang terus berkembang, kedekatan ini membuka peluang untuk
memperkuat kerja sama pariwisata untuk mendorong pertumbuhan kunjungan
wisatawan ke Jakarta”, ujar Lucky.
Sementara itu, Ketua Subkelompok Pemasaran
Pariwisata Luar Negeri Disparekraf DKI Jakarta, Ervienia Oryza, menambahkan
bahwa “Pemilihan destinasi dirancang untuk memperlihatkan karakter Jakarta
sebagai kota yang terus berkembang, dengan ruang publik, konektivitas, dan
pengalaman wisata yang saling terintegrasi”.
Melalui kegiatan ini, Disparekraf DKI Jakarta
menegaskan komitmennya untuk memperluas jangkauan promosi pariwisata ke pasar
global. Menuju lima abad Jakarta dan ambisi menjadi salah satu Top
50 Global Cities, Jakarta terus menghadirkan pengalaman yang
memadukan dinamika kota metropolitan, kekayaan budaya, kuliner, dan peluang
bisnis dalam satu destinasi.








