News Update

Transformasi Pordasi Provinsi Aceh: dr. Andika Pimpin Federasi Nasional Berkuda Memanah Periode 2026–2030

 



Banda Aceh, IMC — Pengurus Daerah Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Aceh resmi memulai babak baru tata kelola organisasi. Melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di Aula Dinas Ketahanan Pangan Aceh, Banda Aceh, pada Senin (14/09), dr.Andika Putra SA, Sp.PD,M.H.Kes.FINASM terpilih untuk memimpin Federasi Nasional Pordasi Berkuda Memanah (FN PBM) Aceh masa bakti 2026–2030.


Musprov penting ini diselenggarakan oleh Agus Setiawan selaku pemegang mandat resmi dari Pordasi Aceh. Agus Setiawan, yang juga merupakan salah satu pelatih tingkat sigap FN PBM Aceh, dipercayakan untuk mengawal dan melaksanakan seluruh tahapan musprov guna memuluskan transisi kelembagaan tersebut.


Langkah transformasi ini mengubah struktur organisasi di tingkat daerah. Sebelum transformasi, Pordasi menaungi seluruh cabang olahraga berkuda dalam lima komisi. Kini, disiplin berkuda memanah resmi berdiri sendiri sebagai federasi mandiri di bawah naungan Federasi Nasional Pordasi Berkuda Memanah Aceh.


Gelaran yang berlangsung secara hibrida (luring dan daring) ini dihadiri Pengurus Pusat FN PBM, yakni Ketua Harian Mayjen (Purn) Agape Zacharia dan Sekjen Lutfi Zubair beserta jajaran. Turut hadir perwakilan Dispora Aceh, Fespati Aceh, serta para penggiat Horseback Archery (HBA) dari 11 kabupaten/kota, mulai dari Aceh Tamiang, Langsa, Bireuen, Aceh Utara, Pidie, Aceh Tengah, Aceh Besar, Banda Aceh, Aceh Barat, Aceh Jaya, hingga Sabang.


Dalam pidato sambutannya, dr. Andika menyampaikan dinamika dan perjuangan komunitas olahraga berkuda memanah di Aceh yang dibangun secara mandiri sejak awal.


"Kita sudah berusaha mandiri dari awal untuk membangun lapangan berstandar nasional, bahkan sukses menyelenggarakan eksebisi PON 2024 di Aceh Tamiang. Namun, takdir berkata lain saat bencana banjir besar menerjang di akhir November 2025 yang menghabiskan seluruh fasilitas kita," ujar dr. Andika.


Pascabencana tersebut, kepengurusan baru menetapkan sejumlah target strategis untuk membangkitkan kembali olahraga berkuda memanah di Bumi Serambi Mekkah. Fokus utama dalam waktu dekat mencakup pembentukan Pengurus Kabupaten/Kota (Pengkab/Pengkot) di seluruh Aceh serta persiapan menghadapi PON Berkuda 2027.


Partisipasi pada ajang tahun 2027 tersebut menjadi syarat krusial agar kontingen Aceh dapat mengamankan tiket berlaga pada PON 2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Lewat kepengurusan baru ini, besar harapan olahraga berkuda memanah Aceh dapat kembali bangkit dan mengukir prestasi di tingkat nasional.

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment