Pipa 6 Inchi Pecah Akibat Proyek Drainase PT Waskita, Distribusi Air Perumda Tirta Tamiang di Kota Kuala Simpang Terganggu
Aceh Tamiang, IMC - Layanan distribusi air bersih untuk masyarakat di wilayah Kota Kuala Simpang dan sekitarnya mengalami gangguan. Hal ini terjadi setelah pipa jaringan distribusi berukuran 6 inchi milik Perumda Air Minum Tirta Tamiang mengalami kerusakan atau pecah akibat pengerjaan drainase yang menggunakan alat berat oleh pihak PT Waskita. Rabu (23/09)
Berdasarkan penelusuran di lapangan dan keterangan dari Kepala Unit IPA Kuala Simpang, Kiki Rizki, koordinasi antara pihak pelaksana pekerjaan (PT Waskita) dan Perumda Air Minum Tirta Tamiang sempat dilakukan pada tahap awal. Namun, dalam proses pengerjaan selanjutnya, koordinasi tersebut tidak berjalan secara berkelanjutan.
Pecahnya pipa distribusi tersebut berdampak langsung pada terhentinya aliran air bersih ke rumah tangga pelanggan selama proses penanganan dan perbaikan dilakukan. Kondisi ini sangat merugikan masyarakat mengingat air bersih merupakan kebutuhan utama untuk aktivitas sehari-hari.
Selain merugikan pelanggan, kejadian ini juga menimbulkan kerugian material bagi Perumda Air Minum Tirta Tamiang akibat kehilangan air dalam jumlah cukup besar. Kejadian kerusakan pipa akibat pekerjaan proyek di sekitar jalur perpipaan ini diketahui bukan merupakan kali pertama yang terjadi.
Atas peristiwa tersebut, Perumda Air Minum Tirta Tamiang menekankan pentingnya evaluasi dan koordinasi yang intensif serta berkelanjutan dari seluruh kontraktor pelaksana proyek pembangunan atau penggalian di kawasan jaringan utilitas. Langkah ini diperlukan agar posisi pipa dapat dipastikan secara tepat guna mencegah berulangnya insiden serupa di masa mendatang.
