News Update

Kelompok Binaan TMI Aceh Tamiang Lakukan Penanaman Jagung Perdana

 



Aceh Tamiang, IMC - Upaya mendorong penguatan ketahanan pangan terus dilakukan di tingkat desa. Kelompok Tani Desa Pandan Sari, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, yang merupakan kelompok binaan DPD Tani Merdeka Indonesia (TMI) Aceh Tamiang, melaksanakan penanaman jagung perdana di lahan pertanian seluas 13 hektare yang sebelumnya telah dipersiapkan. Rabu (16/09)


Kegiatan penanaman perdana tersebut turut didampingi oleh DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tamiang yang diwakili Ketua Bidang Pemuda DPD TMI Aceh Tamiang, Mirza Fahlevi, S.T., bersama M. Fauzan Muslim. Hadir pula Kepala Desa Pandan Sari, Zulham, yang memberikan dukungan terhadap kegiatan pertanian yang dilaksanakan oleh kelompok tani setempat.


Penanaman jagung ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif sekaligus mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah.


Ketua Bidang Pemuda DPD TMI Aceh Tamiang, Mirza Fahlevi, S.T., mengatakan bahwa penanaman jagung perdana tersebut bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi diharapkan menjadi awal dari program pertanian yang berkelanjutan.


“Penanaman jagung perdana ini merupakan langkah awal yang harus kita kawal bersama. TMI Aceh Tamiang ingin memastikan bahwa lahan yang sudah dipersiapkan dapat dimanfaatkan secara produktif dan memberikan manfaat nyata bagi kelompok tani serta masyarakat Desa Pandan Sari,” ujar Mirza.


Menurutnya, keberhasilan program pertanian tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman, tetapi juga oleh bagaimana tanaman tersebut dirawat hingga masa panen serta bagaimana hasil produksi dapat dikelola dengan baik.


“Ke depan, pendampingan tidak berhenti pada penanaman. Kita berharap ada keberlanjutan dalam perawatan, pengelolaan, hingga pemasaran hasil panen. Dengan pengelolaan yang baik, produktivitas petani dapat meningkat dan kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya,” tambahnya.


Mirza juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara kelompok tani, pemerintah desa, organisasi pendamping, serta pihak-pihak terkait dalam membangun sektor pertanian.


“Ketahanan pangan harus dibangun dari bawah, mulai dari desa. Ketika lahan produktif dimanfaatkan, petani diberdayakan, dan produksi pangan terus dijaga, maka kita ikut memperkuat ketahanan pangan daerah. TMI siap mendorong dan mendampingi kelompok tani agar kegiatan seperti ini dapat terus berkembang,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Desa Pandan Sari, Zulham, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tamiang yang telah memberikan pendampingan kepada kelompok tani di desanya.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tani Merdeka Indonesia Aceh Tamiang yang telah ikut mendampingi dan memberikan perhatian kepada kelompok tani Desa Pandan Sari. Penanaman jagung perdana di lahan 13 hektare ini tentu menjadi sebuah harapan bagi masyarakat kami,” kata Zulham.


Zulham berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekaligus mendorong semakin banyak lahan di Desa Pandan Sari yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian produktif.


“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai penanaman saja. Mudah-mudahan dapat terus berlanjut sampai panen dan ke depan bisa dikembangkan lagi. Pemerintah desa siap mendukung kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.


Ia juga mengajak masyarakat, khususnya kelompok tani, untuk menjaga dan mengelola lahan secara optimal agar program pertanian tersebut dapat memberikan hasil yang berkelanjutan.


“Semoga hasil dari pertanian jagung ini nantinya dapat memberikan manfaat bagi para petani dan masyarakat Desa Pandan Sari. Kita ingin lahan yang ada benar-benar produktif dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan pangan,” pungkas Zulham.


Penanaman jagung perdana di lahan seluas 13 hektare tersebut diharapkan menjadi awal pengembangan pertanian yang berkesinambungan di Desa Pandan Sari. Dengan adanya pendampingan dan sinergi antara kelompok tani, pemerintah desa, serta DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tamiang, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Tamiang.

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment