News Update

Kekosongan Dirut PT PEMA Jadi Momentum Mendorong Kepemimpinan Generasi Baru yang Visioner

 


Banda Aceh, IMC - Kekosongan posisi Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (Perseroda) atau PT PEMA dinilai menjadi momentum strategis untuk mendorong transformasi BUMD tersebut melalui kepemimpinan generasi baru yang profesional, adaptif, dan visioner.


Koordinator Aliansi Pemuda Peduli Aceh (APPA), Muhammad Afdal, menegaskan bahwa PT PEMA memegang peran krusial sebagai instrumen strategis Pemerintah Aceh dalam menciptakan nilai ekonomi, menarik investasi, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Oleh karena itu, pengisian jabatan puncak ini harus mengedepankan prinsip meritokrasi, kapasitas, dan integritas.


"PT PEMA butuh sosok yang tidak hanya mahir secara manajerial, tetapi juga memahami tata kelola perusahaan, arah pembangunan daerah, serta mampu membangun jejaring kuat dengan pemerintah, dunia usaha, hingga investor," ujar Afdal di Banda Aceh, Kamis (06/08).


Menanggapi kriteria tersebut, Afdal menilai Firdaus Noezula, S.T., M.Si. sebagai salah satu rekam jejak profesional yang tepat untuk memimpin PT PEMA. Firdaus dipandang mewakili regenerasi kepemimpinan yang memiliki pemahaman komprehensif atas dinamika pemerintahan dan korporasi.


Firdaus merupakan alumnus Teknik Informatika Universitas Malikussaleh dan meraih gelar Magister Sains Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan dari IPB University. Dari sisi rekam jejak, ia berpengalaman sebagai Tenaga Ahli Bupati Aceh Utara dan Tenaga Ahli DPR RI, yang memberinya keunggulan dalam penyusunan kebijakan publik serta komunikasi lintas lembaga.


Pengalamannya yang pernah menjabat sebagai Komisaris Independen PT PEMA juga menjadi nilai tambah signifikan karena telah memahami seluk-beluk tata kelola, arah bisnis, dan tantangan internal perusahaan.


"Kombinasi pengalaman birokrasi, pemahaman kebijakan publik, wawasan pembangunan, serta rekam jejak di lingkungan PT PEMA menjadi modal penting bagi Firdaus untuk menjawab tantangan BUMD saat ini terutama di sektor energi, hilirisasi industri, dan pengembangan kawasan ekonomi," lanjut Afdal.


Meski demikian, Afdal menegaskan bahwa penetapan Direktur Utama sepenuhnya merupakan kewenangan pemegang saham sesuai prosedur yang berlaku. Ia berharap proses seleksi berjalan transparan dan objektif demi menghasilkan pemimpin yang mampu membawa PT PEMA menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi Aceh.

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment