News Update

Raih 11 Medali, AWAK Archery Dominasi Tamiang Open Archery Championship 2026

 




Aceh Tamiang, IMC Gelaran kejuaraan panahan bergengsi Tamiang Open Archery Championship 2026 resmi berakhir pada Minggu (26/7/2026). Bertempat di Kabupaten Aceh Tamiang, ajang bertaraf regional ini sukses menyedot perhatian dan diikuti oleh sebanyak 258 atlet panahan dari berbagai klub dan kontingen.


Dalam sambutan pembukaannya, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Kadisparpora) Aceh Tamiang, Farid, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang yang terus hadir secara nyata mendukung pemulihan daerah pascabencana banjir. Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui aksi gotong royong membersihkan area venue olahraga agar siap dan layak digunakan kembali untuk ajang kejuaraan.



Farid juga berharap agar kegiatan dan event-event olahraga seperti ini dapat terus berlanjut guna menghidupkan kembali gairah serta semangat para atlet pascabencana banjir di Tamiang. Langkah ini dinilai sangat krusial agar proses pembinaan atlet-atlet berprestasi asli Aceh Tamiang tetap terjaga secara berkelanjutan.


Kompetisi yang berlangsung selama dua hari (25–26 Juli 2026) ini mempertandingkan 9 kategori lomba yang terbagi ke dalam 20 sesi pertandingan ketat. Tuan rumah, AWAK Archery Aceh Tamiang, tampil sangat dominan dan keluar sebagai Juara Umum klasemen akhir dengan raihan total 11 medali (4 emas, 3 perak, dan 4 perunggu).


Posisi kedua ditempati oleh Johan Horseback Archery dengan raihan 2 emas dan 1 perunggu (total 3 medali), disusul oleh Bintang Muda Archery di peringkat ketiga dengan koleksi 1 emas dan 1 perak.


Beberapa pemanah yang berhasil menyumbangkan medali emas bagi AWAK Archery di antaranya adalah Said Labib Khairy (Pelajar U12 Putra), Rifa Afifah (Pelajar U12 Putri), Sayed Khabir Sauqi Al Idrus (Pelajar U17 Putra), dan Alliya Hafida Suar (Pelajar U17 Putri).


Sementara itu di kategori umum/dewasa, medali emas berhasil diraih oleh Sulastri dari berantakan archery club (Dewasa/Umum Putri), Muhammad Satria Bangun dari Johan Horseback Archery (Dewasa/Umum Putra 30M), serta Muslim dari KPBI Sumut (Dewasa/Umum Putra 50M).


Secara keseluruhan, kejuaraan berjalan lancar dan tertib hingga seluruh babak eliminasi usai. Sesuai dengan harapan Disparpora Aceh Tamiang, suksesnya gelaran ini diharapkan dapat memicu kebangkitan olahraga dan mencetak bibit-bibit pemanah andal dari Bumi Muda Setya.


Ringkasan Perolehan Medali 5 Besar Klasemen:

AWAK ARCHERY ACEH TAMIANG: 4 Emas | 3 Perak | 4 Perunggu (Total: 11)

Johan Horseback Archery: 2 Emas | 0 Perak | 1 Perunggu (Total: 3)

Bintang Muda Archery: 1 Emas | 1 Perak | 0 Perunggu (Total: 2)

berantakan archery club: 1 Emas | 0 Perak | 0 Perunggu (Total: 1)

KPBI Sumut: 1 Emas | 0 Perak 

| 0 Perunggu (Total: 1)


Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment