News Update

Hati Nurani Teriris di Tengah Kegelapan: Anggota DPRD Aceh Tamiang Sambangi Nek Kirah, Desak Pemkab Segera Turun Tangan

 



Aceh Tamiang,IMC - Di balik rerimbunan Blok 40 Perkebunan Pulau Tiga, Dusun Sido Mulyo, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, senyap malam menyelimuti gubuk tua tempat Nek Kirah (70) meniti usia senjanya. Bertahun-tahun hidup sebatang kara tanpa teraliri listrik serta satu senter kecil sebagai penerang tunggal dalam kegelapan.


Tanpa penerangan yang layak dan akses bantuan, Nek Kirah selama ini hanya bisa berserah diri kepada Allah SWT serta bergantung pada belas kasih dan uluran tangan warga sekitar. Mirisnya, berbagai program bantuan pemerintah belum pernah menyentuh kehidupannya lantaran terkendala kendala administratif dokumen Kartu Keluarga (KK) yang hingga kini belum menemui kejelasan.


Kondisi memprihatinkan ini memanggil kepedulian Anggota DPRD Aceh Tamiang dari Fraksi Partai NasDem, Lena Hati Kusuma Atmaza Rao. Pada Jumat (31/07), beliau turun langsung ke lapangan mendampingi Kepala Puskesmas Tamiang Hulu, dr. Tofik Haranas Lubis, Datok Jumani, serta kelompok ibu-ibu senam "Macan" untuk memastikan kondisi kesehatan Nek Kirah secara medis.


Melihat langsung gubuk yang lapuk dan kepedihan hidup lansia tersebut, Lena Hati tidak mampu menyembunyikan rasa sedih dan harunya.



"Dada saya terasa sesak dan hati saya teriris melihat kondisi Nek Kirah. Sungguh memprihatinkan, di tengah kemajuan daerah kita, masih ada seorang ibu, seorang nenek, yang harus melewati malam-malamnya dalam kegelapan sendirian hanya berbekal senter kecil," ujar Lena dengan mata berkaca-kaca.


Meski diliputi keprihatinan yang mendalam, Lena menitipkan harapan besar agar sinergi lintas sektor dapat segera membebaskan Nek Kirah dari penderitaannya. Beliau mengetuk hati Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, M.H., beserta jajaran Dinas Sosial, Bappeda, dan Dinas PUPR untuk segera mengambil langkah konkret.


"Saya sangat berharap kepada Bapak Bupati Armia Pahmi beserta instansi terkait Dinas Sosial, Bappeda, dan Dinas PU untuk membuka mata hati dan hadir bagi Nek Kirah. Jangan biarkan kendala administrasi menjadi tembok penghalang bagi hak kemanusiaan beliau. Saya optimistis, dengan kepedulian bersama dan niat tulus Pemkab Aceh Tamiang, rumah layak huni dan kehidupan yang lebih bermartabat bagi Nek Kirah bisa segera kita wujudkan. Mari kita beri cahaya kehidupan baru untuk beliau," pungkanya penuh harapan.

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment