Penyuluhan Anti Narkoba di SMA Negeri 108 Jakarta Hadirkan Narasumber Utama Brigjen Pol dr Victor Pudjiadi, S.PB., FICS., DFM
0 minutes read
Jakarta — Ratusan siswa SMA Negeri 108 Jakarta tampak antusias mengikuti penyuluhan anti narkoba yang digelar pada Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini diinisiasi oleh Anarhat sebagai bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam mendukung program P4GN BNN.
Narasumber yang Menggugah
Brigjen Pol dr Victor Pudjiadi, S.PB., FICS., DFM hadir sebagai narasumber utama. Dengan gaya komunikasinya yang khas, Victor berhasil mencairkan suasana. Ia tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mengajak siswa berdialog, bercanda, hingga melakukan simulasi sederhana yang membuat pesan lebih mudah dipahami.
“Penggunaan narkoba akan merusak otak. Sekali mencoba, dampaknya bisa menghancurkan masa depan,” tegas Victor, sambil menunjukkan ilustrasi medis yang membuat siswa terdiam penuh perhatian.
Suasana Interaktif dan Menghibur
Penyuluhan berlangsung penuh interaksi. Victor kerap melontarkan pertanyaan yang dijawab bersemangat oleh siswa. Sesekali ia menyelipkan humor, membuat ruangan riuh oleh tawa. Meski demikian, pesan serius tentang bahaya narkoba tetap tersampaikan dengan kuat.
Seorang siswa kelas XI mengaku terkesan. “Biasanya penyuluhan itu membosankan, tapi kali ini seru banget. Jadi lebih paham kenapa narkoba itu berbahaya,” ujarnya.
Komitmen Anarhat
Ketua Umum Anarhat, Ritha Indriati Nasir, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus hadir di sekolah-sekolah. “Kami akan terus melakukan sosialisasi anti narkoba ke sekolah sebagai generasi penerus bangsa menuju Indonesia Bersinar. Walaupun lingkup kami belum besar, semoga memberi arti positif terhadap pencegahan penggunaan narkoba,” katanya.
Ritha menambahkan, “Anarhat ingin menjadi jembatan antara masyarakat dan BNN, agar pesan bahaya narkoba bisa sampai langsung ke generasi muda.”
Menuju Indonesia Bersinar
Penyuluhan ini menjadi bukti bahwa peran masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan narkoba. Dengan dukungan sekolah, siswa, dan organisasi seperti Anarhat, diharapkan lahir generasi yang lebih sadar akan bahaya narkoba.
Kegiatan di SMA Negeri 108 Jakarta bukan sekadar acara, melainkan momentum untuk meneguhkan komitmen bersama menuju Indonesia Bersinar — Indonesia bebas narkoba. (*)