News Update

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang Pacu Pemulihan Infrastruktur Pasca-Banjir, Bupati Armia Pahmi: Sinergi adalah Kunci Tangguh Bencana

 



Aceh Tamiang, IMC – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus memacu langkah-langkah pemulihan secara komprehensif pasca-bencana banjir besar yang sempat melumpuhkan wilayah tersebut. Fokus utama pembangunan kini diarahkan pada perbaikan infrastruktur vital, mulai dari jalan raya dan jembatan, normalisasi sistem irigasi, hingga penataan ulang tata ruang di pusat perkotaan serta area perkantoran pemerintahan.


Langkah strategis ini diambil untuk memastikan pemulihan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat berjalan cepat dan efektif, sekaligus memperkuat ketahanan wilayah terhadap potensi bencana di masa mendatang.


Saat dikonfirmasi oleh awak media indonesiamediacenter.com di ruang kerjanya pada Senin (15/06), Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., menegaskan komitmen penuh Pemkab untuk melakukan akselerasi di lapangan dengan tetap menjaga kualitas mutu infrastruktur.


"Pemulihan ini bukan sekadar mengembalikan apa yang rusak, melainkan momentum untuk membangun kembali Aceh Tamiang yang lebih kuat, tertata, dan lebih siap menghadapi tantangan alam. Kami menargetkan pemulihan aksesibilitas logistik dan normalisasi saluran sanitasi selesai dalam jangka pendek agar roda ekonomi masyarakat kembali berputar normal," ujar Armia Pahmi.


Saat ini, aksesibilitas menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Jembatan baja utama yang melintasi sungai besar sedang dalam proses pembersihan dan pengamanan struktural. Di kawasan permukiman dan perkotaan, upaya perbaikan jalan yang rusak akibat genangan air terus dikebut. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk mengeruk dan memperbaiki jalan yang berlubang guna memastikan kelancaran arus lalu lintas logistik serta harian warga.


Selain jalan, sektor pertanian dan sanitasi perkotaan juga menjadi perhatian serius. Pemkab Aceh Tamiang memprioritaskan pembersihan selokan dan saluran irigasi yang tersumbat material sedimen banjir. Di pusat Kota Kualasimpang, pekerja dan alat berat dikerahkan secara intensif untuk membersihkan drainase dari tumpukan sampah dan lumpur guna mencegah potensi genangan air susulan.


Keseriusan pemulihan ini tidak hanya menyasar aspek fisik semata, tetapi juga estetika lingkungan. Area perkantoran pemerintahan dan fasilitas umum yang terdampak kini sedang menjalani renovasi dan penataan ulang. Lahan di pusat kota yang sebelumnya berlumpur mulai diratakan dan dipersiapkan untuk program penghijauan kembali.


Menanggapi dinamika pemulihan ini, Armia Pahmi menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan dari pihak swasta, masyarakat, serta peran media massa yang terus mengawal proses rekonstruksi dengan positif.


"Apresiasi tertinggi saya sampaikan kepada seluruh elemen masyarakat dan mitra swasta yang telah menunjukkan solidaritas luar biasa. Sinergi ini adalah modal sosial terbesar kita. Kami juga berterima kasih kepada rekan-rekan media yang terus membangun optimisme publik melalui pemberitaan yang objektif dan edukatif," tuturnya.


Di akhir penjelasannya, ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, optimis, dan bersama-sama menjaga infrastruktur serta lingkungan yang sedang dibenahi demi masa depan Aceh Tamiang yang lebih aman dan sejahtera.

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment