News Update

Air Mata Haru Penyintas Banjir Aceh Tamiang: "Terima Kasih Pak Bupati, BPBD, dan Dinsos, Kami Bisa Bangkit Lagi"

 


Aceh Tamiang, IMC - Suasana haru biru menyelimuti hati ribuan warga penyintas bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang. Langkah cepat dan percepatan proses pencairan bantuan stimulan, jaminan hidup (jadup), pemulihan ekonomi, hingga dana perabotan rumah tangga yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang patut diacungi jempol dan mendapat apresiasi setinggi-tingginya dari seluruh lapisan masyarakat. 


Di tengah keputusasaan warga yang masih terseok-seok berjuang memulihkan puing-puing kehidupan pasca-trauma bencana banjir bandang yang melanda beberapa waktu lalu, kehadiran negara melalui kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil seolah menjadi oase di gurun yang kering.


Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen tanpa batas yang ditunjukkan oleh jajaran pemerintah daerah yang bekerja dalam senyap demi memastikan bahwa tidak ada satu pun warga terdampak yang merasa berjalan sendirian dalam melewati masa-masa paling kelam dalam hidup mereka.


Ketulusan dan kerja keras ini memicu gelombang rasa syukur yang tak terhingga dari masyarakat jelata yang ditujukan langsung kepada Penjabat Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., yang dinilai tak kenal lelah mengawal, menjemput bola ke pusat, hingga mengawasi langsung distribusi bantuan di lapangan. 


Kepemimpinan yang humanis dan penuh ketegasan ini bersinergi apik dengan determinasi tinggi Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang, Iman Suhery, S.STP, MSP, serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial, Ahmad Yani, S.STP, M.Si, di mana kedua instansi ini menjadi ujung tombak yang bekerja siang dan malam menembus batas lelah demi memastikan hak-hak warga terdampak di 12 kecamatan tersalurkan secara tuntas, transparan, dan tanpa kendala birokrasi yang berbelit-belit.


Saat dikonfirmasi oleh awak media indonesiamediacenter.com pada Senin (29/06), rona bahagia sekaligus tetesan air mata haru tidak dapat disembunyikan dari wajah-wajah warga yang kini bisa kembali menata masa depan mereka. Sutrisno (48) salah seorang warga yang rumahnya ikut terendam banjir, mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam atas dedikasi luar biasa dari jajaran pemkab.


Dengan suara yang bergetar menahan tangis, ia mengakui bahwa meskipun nilai bantuan yang diterima mungkin belum bisa menutupi seluruh total kerugian materiil akibat kerusakan rumah yang masif, namun secara psikologis dan finansial, bantuan stimulan ini telah meluruhkan sebagian besar beban berat yang selama ini menghimpit pundak keluarganya. 


"Kami atas nama warga Aceh Tamiang mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kerja luar biasa Bapak Bupati, Kalak BPBD, hingga Plt Dinas Sosial yang bekerja siang malam tanpa henti untuk kami; dana ini sangat berarti dan langsung kami gunakan untuk membeli mesin cuci, tempat tidur, lemari, hingga merehabilitasi rumah kami secara bertahap sampai selesai," ujar Sutrisno dengan mata berkaca-kaca.


Sentimen senada yang penuh haru juga meluap dari bibir Aminah (50), seorang ibu rumah tangga yang sempat kehilangan mata pencahariannya akibat warung kecil tempatnya bersandar hidup luluh lantak diterjang banjir. Baginya, bantuan yang mengalir dari kerja keras Pemkab Aceh Tamiang ini adalah sebuah keajaiban yang mengembalikan harapan hidup keluarganya yang sempat padam.


"Kami sudah dibantu uang jadup, ekonomi, perabotan, sampai stimulan untuk kategori rusak sedang, sehingga sekarang kami bisa mulai berjualan lagi, merehab rumah kami yang bocor, bahkan sudah bisa memesan rak jualan baru dan mengisi kembali warung kami yang sempat kosong melompong. Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih banyak yang tak terhingga kepada Bapak Bupati yang terus mengawasi kami rakyat kecil ini," tutur Aminah sembari menyeka air matanya.


Kisah dramatis dan menyentuh hati lainnya datang dari suami istri penerima manfaat kategori SK 3 Rusak Sedang, yang baru saja mencairkan dana bantuan tersebut. Dengan memegang erat plastik belanjaan berisi kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah, ia menceritakan betapa berartinya momen ketika ia menerima undangan pencairan dana tersebut hingga seluruh uangnya langsung dibelanjakan untuk mengisi kembali rumahnya yang sempat kosong tersapu banjir. 


"Kami sangat senang dan bersyukur bisa mendapatkan dana ini, sekarang kami punya mesin cuci baru, lemari baju baru, dan warung kami bisa diisi kembali untuk modal kami berjualan sehari-hari. Oh iya, saya hampir lupa, terima kasih juga yang tak terhingga buat bapak-bapak di BPBD dan bapak-bapak di Dinas Sosial yang sudah mengurus data kami dengan sabar, semoga bapak-bapak semua selalu diberikan kesehatan, umur yang panjang, dan dilancarkan segala urusan tugasnya oleh Allah SWT," ungkapnya penuh doa dan ketulusan.


Masyarakat luas berharap agar proses kemanusiaan yang telah berjalan dengan sangat baik, transparan, dan akuntabel ini dapat terus dikawal dengan ketat oleh semua pihak terkait hingga seluruh bantuan sosial maupun dana stimulan tersalurkan secara tuntas 100 persen kepada warga yang berhak tanpa ada hambatan apa pun di lapangan, demi terwujudnya Aceh Tamiang yang bangkit dan pulih lebih kuat.

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment