News Update

Sentuh Publik Secara Langsung, BPA Kejaksaan Awali Road to BPA Fair 2026 di GBK

 

 BPA Kejaksaan RI Kenalkan Lelang Aset Negara Lewat Car Free Day Jelang BPA Fair 2026


Jakarta, IMC – Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Republik Indonesia terus memperluas edukasi publik terkait mekanisme lelang dan pengelolaan aset negara melalui kegiatan Pre-Event BPA Fair 2026 yang digelar dalam momentum Car Free Day, Minggu (10/5/2026), di kawasan Pintu 6 Gelora Bung Karno.


Kegiatan tersebut menarik perhatian masyarakat yang tengah berolahraga maupun menikmati suasana akhir pekan. Sejumlah pengunjung tampak antusias mengamati berbagai barang yang dipamerkan, mulai dari kendaraan roda empat hingga emas dan perhiasan bernilai tinggi yang nantinya akan masuk dalam agenda lelang pada BPA Fair 2026.

Kepala BPA Kejaksaan RI, Dr. Kuntadi, mengatakan bahwa pemilihan Car Free Day sebagai lokasi pre-event bukan tanpa alasan. Menurutnya, ruang publik seperti CFD menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan keberadaan dan fungsi BPA secara langsung kepada masyarakat.

“Car Free Day adalah ruang publik yang dihadiri berbagai lapisan masyarakat. Ini momentum yang tepat untuk mengenalkan BPA secara lebih dekat, dalam suasana yang santai dan interaktif, sehingga masyarakat dapat lebih mudah memahami peran kami,” ujar Kuntadi.

Ia menjelaskan, meskipun BPA telah berdiri dan beroperasi selama dua tahun terakhir dengan berbagai capaian penjualan aset, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tugas dan fungsi lembaga tersebut.

“BPA sudah hadir selama dua tahun dan telah melakukan banyak penjualan barang hasil pemulihan aset. Namun, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan maupun fungsi BPA. Karena itu, melalui kegiatan ini kami ingin membuka akses informasi seluas-luasnya,” tambahnya.

Kuntadi menegaskan, penyelenggaraan BPA Fair bukan semata menghadirkan proses lelang barang sitaan atau rampasan negara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan kerugian negara dan pengembalian hak korban tindak pidana.

Dalam gelaran BPA Fair 2026 mendatang, berbagai barang bernilai ekonomis akan dilelang, mulai dari kendaraan bermotor, tas premium, perhiasan, hingga logam mulia. Seluruh barang tersebut telah melalui proses kurasi untuk memastikan kualitas, kelayakan, dan daya tarik bagi masyarakat.

“Pengunjung bisa melihat langsung barang-barang yang akan dilelang, memahami prosesnya, bahkan dapat langsung membuat akun lelang di lokasi dengan pendampingan petugas. Kami juga menghadirkan aktivitas yang edukatif namun tetap menarik dan menyenangkan,” jelasnya.

Tak hanya itu, BPA juga membuka layanan edukasi dan asistensi teknis bagi masyarakat yang ingin mengikuti proses lelang. Petugas bersama perangkat komputer telah disiapkan di lokasi untuk membantu pengunjung melakukan registrasi akun secara langsung.

Sementara itu, Kepala Bagian Kerja Sama Pemulihan Aset dan Dukungan Teknis BPA sekaligus Wakil Ketua Panitia BPA Fair 2026, Baringin, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Kejaksaan dalam meningkatkan transparansi pengelolaan barang rampasan negara.

“Barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap dan siap dilelang tentu memiliki nilai ekonomi. Karena itu, kami ingin memastikan prosesnya berlangsung transparan sekaligus memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai fungsi dan tujuan BPA Fair,” ujarnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, BPA menargetkan nilai transaksi lelang mencapai Rp100 miliar. Sementara secara keseluruhan, target pemulihan aset negara melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada 2026 diproyeksikan menembus lebih dari Rp2 triliun.

“Harapan kami, pemulihan aset dapat mencapai lebih dari Rp2 triliun dan seluruhnya kembali kepada negara melalui PNBP,” pungkas Baringin.

Masyarakat yang ingin mengikuti proses lelang dapat mengakses katalog melalui BPA Fair dan melakukan registrasi sesuai jadwal aanwijzing yang telah ditentukan.

Dalam pelaksanaannya, BPA juga bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara melalui platform Lelang Indonesia lelang.go.id guna mempermudah proses administrasi serta pembukaan akun peserta lelang. Panitia juga membuka layanan contact center untuk membantu masyarakat selama proses registrasi hingga pelaksanaan lelang. (Muzer)

 

 

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment