News Update

Pulihkan Sektor Pertanian Pasca-Banjir, Tani Merdeka Aceh Galang Koordinasi dengan BPLIP Sumatra

 


Aceh Tamiang , IMC – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Aceh, Bapak Cut Muhammad, bergerak cepat dalam merespons dampak kerusakan sektor pertanian akibat bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.Kamis (7/5)


Didampingi jajaran pengurus DPD TMI dari Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Timur, Cut Muhammad menggelar pertemuan koordinasi strategis dengan Kepala Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Wilayah Sumatra. 


Pertemuan ini difokuskan pada upaya percepatan pemulihan infrastruktur pertanian dan optimalisasi lahan yang terdampak serius oleh material banjir.


Dalam arahannya, Cut Muhammad menekankan bahwa sektor pertanian adalah urat nadi ekonomi masyarakat Aceh, sehingga penanganan pasca-bencana tidak boleh ditunda.


"Kami hadir untuk memastikan petani tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit ini. Koordinasi dengan BPLIP sangat krusial karena pemulihan irigasi dan normalisasi lahan pertanian yang tertutup sedimen banjir adalah kunci agar petani bisa segera turun ke sawah kembali," ujar Cut Muhammad.


Kehadiran perwakilan DPD TMI dari tiga kabupaten (Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Timur) menunjukkan betapa masifnya dampak banjir di wilayah pesisir timur Aceh. Melalui koordinasi ini, diharapkan adanya langkah-langkah teknis segera, seperti:

Rehabilitasi Jaringan Irigasi : Memperbaiki saluran yang rusak agar distribusi air ke lahan pertanian kembali normal.

Pemetaan Kerusakan Lahan : Identifikasi luas lahan yang mengalami kerusakan permanen atau membutuhkan intervensi khusus.

Bantuan Teknis : Pendampingan bagi petani dalam mengolah kembali lahan pasca-trauma bencana.


Pihak BPLIP Sumatra menyambut baik inisiatif Tani Merdeka Aceh dan berkomitmen untuk mengintegrasikan program pemulihan pusat dengan kebutuhan riil di lapangan. Sinergi ini diharapkan mampu memangkas birokrasi yang berbelit sehingga bantuan dan perbaikan infrastruktur pertanian dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam waktu singkat.


Dengan adanya gerak cepat dari DPW Tani Merdeka Aceh ini, optimisme kembali tumbuh di kalangan petani. Pemulihan pasca-banjir bandang kini bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah nyata menuju kebangkitan kedaulatan pangan di Tanah Rencong.

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment