News Update

KOCIS Gelar Pertemuan Rutin: Saldo Menggembirakan, Semangat Silaturahmi Tak Pernah Pudar

KOCIS Gelar Pertemuan Rutin: Saldo Menggembirakan, Semangat Silaturahmi Tak Pernah Pudar


Bekasi, 3 Mei 2026 | RW 06 Harapan Mulya | Reportase: Humas KOCIS

Di sebuah Ahad pagi yang cerah di Jalan Puntadewa, suasana kediaman Hj. Anik Lestari mendadak hangat oleh kehadiran puluhan warga. Mereka bukan sekadar tetangga yang berkumpul — mereka adalah keluarga besar Koperasi Cipta Sejahtera (KOCIS), satu dari sedikit institusi ekonomi berbasis komunitas yang masih tumbuh dan berdenyut di jantung Lingkungan RW 06, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Pertemuan rutin KOCIS yang digelar pada Ahad, 3 Mei 2026 ini bukan sekadar agenda administratif. Lebih dari itu, ia adalah ruang pertemuan hati — tempat para anggota saling merajut kepercayaan, berbagi informasi, dan menguatkan satu sama lain di atas pondasi nilai kebersamaan dan keberkahan.

Dipandu dengan Tenang, Berjalan dengan Hangat



Acara dibuka dan dipandu dengan rapi oleh Bapak Rosihan Farid, yang dengan gaya tutur lugas namun akrab berhasil menciptakan suasana pertemuan yang kondusif. Di bawah sorotan pagi yang menyejukkan, satu per satu agenda bergulir tanpa hambatan.

Laporan Keuangan: Saldo Tumbuh, Kepercayaan Makin Kuat

Bapak H. Sukamto, selaku Bendahara KOCIS, menyampaikan laporan keuangan per 3 Mei 2026 dengan penuh tanggung jawab dan transparansi. Ia memaparkan kondisi kas koperasi yang menunjukkan perkembangan menggembirakan:

Saldo Awal Rp 12.920.000

Total Pemasukan Rp 56.795.000

SALDO AKHIR Rp 69.715.000

Angka-angka itu bukan sekadar deretan nominal — ia adalah cerminan kepercayaan 110 anggota yang terus menitipkan harapan kepada KOCIS. Setiap rupiah yang masuk adalah bukti nyata bahwa ekonomi warga bisa tumbuh dari dalam, dari lingkungan sendiri.

Sambutan Ketua: Dari Silaturahmi Tumbuh Keberdayaan

Bapak H. Sariyono, Ketua KOCIS, kemudian tampil ke hadapan anggota. Ia membuka sambutannya dengan ucapan terima kasih yang tulus kepada Hj. Anik Lestari sebagai tuan rumah yang telah merelakan waktu dan ruang kediamannya menjadi tempat pertemuan yang penuh makna.

"Terima kasih kepada tuan rumah atas waktu dan tempatnya. Kepada seluruh anggota dan pengurus, terima kasih atas kesediaan dan kesetiaannya hadir di sini."

Dalam sambutannya, H. Sariyono juga menyampaikan laporan pendapatan KOCIS selama bulan April 2026. Kontributor terbesar datang dari sektor pembiayaan sepeda motor oleh anggota — sebuah bukti bahwa kebutuhan nyata warga kini bisa terpenuhi lewat koperasi, bukan melalui rentenir atau lembaga keuangan yang jauh dari jangkauan.


KOCIS, tegas H. Sariyono, hadir sebagai solusi nyata: mulai dari pengadaan sepeda motor, elektronik seperti TV dan laptop, hingga layanan simpan pinjam yang fleksibel dan manusiawi. Semua itu diperuntukkan bagi warga RW 06 yang tersebar di tujuh RT — dari RT 01 hingga RT 07 — dengan total keanggotaan yang kini mencapai 110 orang.

"KOCIS bukan hanya soal uang. KOCIS adalah tentang silaturahmi, tentang pemberdayaan ekonomi yang berangkat dari dan untuk masyarakat kita sendiri."


Tak hanya bicara ekonomi, H. Sariyono juga mengingatkan bahwa KOCIS secara aktif menjalankan kegiatan sosial keagamaan, termasuk santunan kepada anak yatim dan warga duafa di lingkungan RW 06 Kelurahan Harapan Mulya. Ini adalah wajah lain dari koperasi yang sesungguhnya — bukan sekadar lembaga finansial, melainkan pilar kepedulian sosial yang nyata.

Di akhir sambutannya, sang ketua mengajak seluruh anggota yang membutuhkan — baik untuk pinjaman maupun penarikan tabungan sukarela — untuk tidak ragu menghubungi pengurus. Pintu KOCIS selalu terbuka.

"Semoga KOCIS terus berkembang dan semakin bermanfaat — bagi anggota, bagi keluarga, dan bagi masyarakat kita semua."

Ruang Aspirasi: Suara Anggota adalah Nyawa Koperasi

Usai sambutan ketua, sesi saran dan pendapat anggota pun dibuka. Inilah salah satu momen paling berharga dalam setiap pertemuan KOCIS — di mana setiap suara dihargai, setiap masukan dicatat, dan setiap gagasan diperlakukan sebagai amanah bersama. Koperasi yang sehat bukan hanya yang memiliki saldo besar, melainkan yang mendengar dengan sungguh-sungguh.



Tausiah Penutup: Makna Kurban dan Syukur dari Surat Al-Kautsar

Pertemuan ditutup dengan rangkaian tausiah dan doa yang disampaikan oleh Bapak H. Heri Mulyadi. Sebelum memulai uraiannya, beliau memanjatkan doa khusus bagi keluarga besar KOCIS yang saat ini tengah diuji dengan kondisi kesehatan yang kurang sempurna.

"Ya Allah, ya Rabb... sembuhkanlah saudara-saudara kami yang sedang sakit. Berikanlah kesehatan dan keberkahan bagi seluruh anggota dan keluarga yang hadir di sini."

Dalam tausiahnya, H. Heri Mulyadi mengajak hadirin merenung bersama melalui kandungan Surat Al-Kautsar — surah pendek yang sarat makna agung. Allah SWT, ungkapnya, memberikan nikmat yang berlimpah kepada hamba-Nya; dan melalui perintah berkurban, Allah ingin melihat siapa yang benar-benar bersyukur.

"Allah tidak melihat daging atau darahnya," tegas H. Heri Mulyadi, merujuk pada hakikat ibadah kurban. "Yang Allah lihat adalah keikhlasan di dalam dada orang yang berkurban." Kurban, dalam pandangannya, bukan semata ritual menyembelih hewan — ia adalah filosofi penyucian diri. Ia adalah upaya memotong sifat-sifat tidak terpuji dalam diri: sifat kikir, sifat tamak, sifat enggan berbagi.

"Berkorbanlah bagi yang diberikan kelebihan rezeki. Bukan dari kurbannya yang Allah nilai, tapi dari nilai keikhlasan si pemberi kurban. Kurban adalah bentuk syukur tertinggi kepada Allah SWT."

Pesan ini terasa begitu tepat mengiringi pertemuan KOCIS hari ini — di mana semangat berbagi dan peduli telah menjadi DNA koperasi sejak hari pertama berdiri. Koperasi pun sejatinya adalah bentuk kurban kolektif: mengorbankan kepentingan pribadi demi kemashlahatan bersama.

Penutup: Pulang Membawa Semangat, Bukan Sekadar Informasi

Pertemuan KOCIS pada Ahad pagi itu akhirnya ditutup dengan doa bersama yang khusyuk. Para anggota pulang bukan hanya membawa update keuangan dan informasi program — mereka pulang membawa kehangatan ukhuwah, keyakinan akan keberkahan berkoperasi, dan semangat untuk terus menghidupkan nilai gotong royong di tengah era yang serba individual ini.

Koperasi Cipta Sejahtera bukan sekadar nama. Ia adalah janji — bahwa warga RW 06 Harapan Mulya bisa hidup sejahtera, bukan dengan mengandalkan nasib semata, tapi dengan saling menopang, saling percaya, dan saling mendoakan.

— Selamat berkoperasi. Semoga Allah memberkahi setiap langkah KOCIS. —

Informasi KOCIS

Wilayah: RW 06, Kel. Harapan Mulya, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi

Total Anggota: 110 orang (RT 01 s/d RT 07)

Layanan: Pembiayaan Motor · Elektronik · Simpan Pinjam · Santunan Sosial

Ketua: H. Sariyono | Bendahara: H. Sukamto


Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment