News Update

Kejari Jakarta Barat Edukasi Publik Lewat Talkshow Radio Sonora, Kenalkan Peran Badan Pemulihan Aset, Layanan SI ABANG JAKA Hingga BPA Fair 2026

 

Kejari Jakarta Barat Melalui Bidang PA PBB Sosialisasikan Pemulihan Aset, Layanan SI ABANG JAKA dan BPA Fair 2026


JAKARTA, IMC – Kejaksaan Negeri Jakarta Barat kembali memperkuat pendekatan kepada masyarakat melalui program Jaksa Menyapa yang dikemas dalam talkshow bersama Radio Sonora 92.0 FM, Kamis (7/5/2026). Mengusung tema “Road to BPA Fair 2026, Badan Pemulihan Aset: Mengembalikan Hak, Menghadirkan Keadilan, dan Menjaga Kepercayaan Publik”, kegiatan ini menjadi sarana edukasi publik mengenai peran Kejaksaan dalam pemulihan aset hasil tindak pidana.

Hadir sebagai narasumber, Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejari Jakarta Barat, Romli Mukayatsyah,SH. MH yang menjelaskan bahwa penegakan hukum tidak berhenti pada putusan pengadilan atau penghukuman pelaku semata. Lebih dari itu, Kejaksaan juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan aset hasil tindak pidana dapat ditelusuri, diamankan, dan dikembalikan kepada negara maupun masyarakat yang berhak.

Dalam talkshow tersebut, Romli memaparkan peran strategis Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI sebagai bagian penting dalam sistem penegakan hukum nasional. Menurutnya, keberadaan Badan Pemulihan Aset menjadi instrumen penting dalam mengembalikan kerugian negara, menjaga hak-hak korban, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai fungsi Seksi PAPBB, mulai dari proses penelusuran aset, pengelolaan barang bukti, hingga mekanisme pengembalian barang kepada pihak yang berhak. Tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, Kejaksaan juga terus menghadirkan inovasi layanan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam talkshow tersebut adalah layanan SI ABANG JAKA (Sistem Antar Barang Bukti Ke Rumah Jaksa), sebuah layanan pengantaran barang bukti secara langsung kepada masyarakat tanpa biaya. Inovasi ini dihadirkan untuk mempermudah akses layanan, meningkatkan transparansi, serta memberikan pelayanan hukum yang lebih humanis dan responsif.

Dalam kesempatan itu, Kejari Jakarta Barat juga mensosialisasikan rangkaian kegiatan BPA Fair 2026, yang akan menjadi wadah interaksi langsung antara Kejaksaan dan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu mendekatkan institusi Kejaksaan kepada publik sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan berbagai layanan hukum yang tersedia.

Melalui program Jaksa Menyapa di Radio Sonora, Kejari Jakarta Barat menegaskan bahwa penegakan hukum tidak hanya berorientasi pada penghukuman pelaku, tetapi juga pada pemulihan hak, pengembalian aset, dan menghadirkan keadilan yang nyata bagi masyarakat. Dengan pendekatan edukatif dan inovatif, Kejaksaan terus membangun kepercayaan publik sebagai institusi hukum yang tegas, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat. (Muzer)

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment