Jan S. Maringka Sumbangkan Sapi Kurban untuk Pondok Pesantren di Masjid Raya Banten
![]() |
| Ketum AAAFI Jan Maringka (kanan)Tebar Kepedulian Sosial Lewat Kurban di Masjid Raya Banten |
Jakarta, IMC – Ketua Umum Asosiasi Advokat dan Akuntan Forensik Indonesia (A3FI), Dr. Jan S. Maringka, S.H., M.H., CGCAE menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada pondok pesantren di Masjid Raya Banten sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi berkah pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (28/5/2026).
Kegiatan penyerahan hewan kurban tersebut berlangsung penuh kehangatan
dan kekeluargaan. Kedatangan Jan Maringka disambut langsung oleh panitia kurban
serta pengurus pondok pesantren yang berada di lingkungan Masjid Raya Banten,
Serang.
Dalam kesempatan itu, Jan Maringka menyerahkan seekor sapi untuk
dikurbankan. Nantinya, daging kurban tersebut akan dibagikan kepada masyarakat
yang membutuhkan, termasuk para santri dan warga sekitar.
Jan Maringka yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Presidium
PNI (Patriot Nusantara Indonesia) mengatakan
bahwa Idul Adha menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai kepedulian,
solidaritas sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.
Menurutnya, ibadah kurban bukan hanya bentuk ketaatan spiritual, tetapi juga wujud nyata kehadiran dan kepedulian terhadap masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H bagi para sahabatku,” ujar Jan
Maringka melalui pesan yang diunggah di media sosialnya.
Ia berharap momentum Hari Raya Idul Adha dapat menjadi sarana mempererat
persaudaraan dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.
Penyerahan hewan kurban tersebut juga mendapat apresiasi dari pengurus
pondok pesantren dan panitia kurban di Masjid Raya Banten. Mereka menilai
bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat penerima manfaat, khususnya
dalam menyambut Hari Raya Kurban.
Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan sosial yang dilakukan Jan
Maringka dinilai mencerminkan komitmen untuk terus hadir dan berbagi dengan
masyarakat melalui berbagai aksi kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan.
Momentum Idul Adha sendiri identik dengan semangat pengorbanan,
keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan kurban tersebut,
diharapkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong terus tumbuh di tengah
kehidupan masyarakat. (Muzer)


.jpeg)