News Update

Harapan Warga Jelang Lebaran: Datok Matang Tepah Apresiasi BNPB dan Harapkan Tambahan Huntara

 



Aceh Tamiang, IMC – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, harapan besar membubung di hati warga terdampak bencana di Desa Matang Tepah, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang. Datok Penghulu (Kepala Desa) Matang Tepah, Edi Saputra, menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus menitipkan harapan warganya kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).


Apresiasi tersebut ditujukan khusus kepada Direktur Peringatan Dini BNPB, Berton Suar Pelita Panjaitan, beserta jajaran BPBD dan tim lapangan yang bergerak cepat merealisasikan bantuan pada Sabtu (16/05). Bantuan yang telah diterima warga meliputi sumur bor di tiga titik, mesin genset, serta perlengkapan isi Hunian Sementara (Huntara) seperti logistik makanan, tempat tidur lipat, dan matras.


"Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Meutuah tat (mulia sekali) bapak-bapak dari BNPB dan BPBD yang sudah peduli dan langsung turun tangan melihat kondisi kami di lapangan," ujar Edi Saputra dengan nada haru.



Meski bantuan logistik telah mengalir, kecemasan belum sepenuhnya beranjak dari wajah warga. Dari total kebutuhan tempat tinggal, masih ada 14 unit Huntara yang belum terealisasi. Di tengah persiapan menyambut Hari Raya Kurban, warga yang belum mendapatkan hunian mengaku kebingungan dan sedih.


Seorang warga yang rumahnya hancur terdampak bencana, mengungkapkan betapa beratnya menghadapi momen lebaran tanpa rumah sendiri.


"Pak, kami tidak tenang menyambut meugang dan lebaran kalau tempat tinggal belum ada. Kami bingung mau ke mana. Malu rasanya kalau lebaran nanti harus terus menumpang di tempat saudara," keluh warga sambil menyeka air mata.


Hal senada disampaikan oleh warga lainnya, berharap pembangunan bisa dikebut sebelum hari raya tiba.


"Hana meuthee rupa uroe raya keu kamo. Sedeh tateu (Tidak terasa suasana hari raya bagi kami. Sedih sekali). Harapan kami cuma satu, tolong sisa rumah (Huntara) ini cepat diselesaikan agar kami bisa masak dan shalat Id dengan tenang," pintanya.


Melihat kondisi psikologis warganya yang didera ketidakpastian jelang hari besar Islam tersebut, Datok Edi Saputra kembali mengetuk pintu hati para pemangku kebijakan, khususnya kepada Berton Suar Pelita Panjaitan dan pihak terkait.


"Harapan saya kepada Pak Berton dan Pak Bulo, tolonglah dibantu untuk percepatan pembangunan sisa Huntara ini. Sedeh tateu melihat warga kami. Mau Lebaran begini, masyarakat masih bingung dan mumang (pusing) karena belum ada tempat tinggal. Kasihan mereka kalau harus merayakan lebaran menumpang di rumah sanak keluarganya," pungkas Datok Edi penuh harap.

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment