News Update

Banjir Reda, Harapan Mengalir: Kemenkes Serahkan 11 Unit Ambulans untuk Aceh Tamiang Atas Arahan Presiden RI

 




Aceh Tamiang, IMC - Sebagai wujud gerak cepat pemerintah dalam pemulihan pascabencana, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) resmi menyerahkan bantuan 11 unit ambulans untuk Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (04/05/26). Penyerahan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, guna memastikan pemulihan layanan kesehatan di wilayah terdampak banjir.


Mengusung tema "Banjir Reda, Harapan Mengalir", bantuan ini disimbolkan sebagai semangat baru bagi masyarakat Bumi Muda Sedia untuk bangkit. Infrastruktur ini diharapkan mempercepat aksesibilitas medis hingga ke pelosok desa.


Dari total 11 unit yang diserahkan, 10 unit dialokasikan untuk Puskesmas dan 1 unit khusus untuk RSUD Muda Sedia. Puskesmas penerima manfaat meliputi:

Puskesmas Bandar Pusaka, Puskesmas Bendahara, Puskesmas Sungai Iyu, Puskesmas Banda Mulia, dan Puskesmas Kejuruan Muda, Puskesmas Simpang Kiri, Puskesmas Kota Kuala Simpang, Puskesmas Tamiang Hulu, dan Puskesmas Rantau.



Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tamiang, dr. Mustakim, M.Kes, Sp.DLP, melaporkan bahwa dari data yang dihimpun, terdapat 12 Puskesmas yang terdampak langsung banjir besar tahun lalu.


"Saat ini kita menerima 10 unit untuk Puskesmas dan 1 untuk RSUD. Sesuai koordinasi dengan Kemenkes, proses pemenuhan sisa kebutuhan akan dilakukan secara bertahap. Tujuannya jelas: agar seluruh wilayah terdampak memiliki fasilitas evakuasi medis yang memadai sesuai amanat Bapak Presiden," ujar dr. Mustakim dalam laporannya.


Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, S.E.I, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Kesehatan, dan Menteri Pekerjaan Umum.


"Banjir sempat melumpuhkan akses layanan kesehatan primer. Bantuan ini adalah langkah nyata normalisasi. Saya instruksikan kepada seluruh kepala instansi penerima, jaga dan rawat ambulans ini. Gunakan hanya untuk kepentingan rakyat, bukan untuk hal lain," tegas Ismail.


Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI, Agus Jamaluddin, SKM, M.Kes, menekankan bahwa bantuan ini merupakan hasil kolaborasi dan dana CSR Kemenkes. Ia juga memberikan peringatan tegas terkait administrasi layanan kesehatan pascabencana.


"Saya minta RSUD Muda Sedia dan dinas terkait segera selesaikan klaim layanan kesehatan pascabencana. Anggarannya sudah ada, sistemnya sudah kami permudah. Jangan ditunda-tunda," tegas Agus. Ia juga menitipkan pesan kepada Wakil Bupati agar SDM yang telah dilatih dalam manajemen bencana tidak sering dimutasi guna menjaga kesiapsiagaan daerah.


Sebagai penutup, Agus membacakan pantun:

“Buluh busuk tumbuh di tepi rawa, dimasak lemak kuahnya berisi. Kami yang datang membawa doa, Ambulans datang membawa solusi.”


Acara yang berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Aceh Tamiang ini dihadiri oleh jajaran penting:

Agus Jamaluddin, SKM, M.Kes (Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI)

Ismail, S.E.I (Wakil Bupati Aceh Tamiang)

Drs. Syuibun Anwar (Plt. Sekretaris Daerah Aceh Tamiang)

dr. Mustakim, M.Kes, Sp.DLP (Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tamiang)

dr. Andika Putra SA, Sp.PD (Direktur RSUD Muda Sedia)

Muslizar, S.Pd, MM (Asisten I Setdakab)

Yusriati, S.E., M.Si., Ak. (Kepala BPKD)

Aulia Azhari (Kepala Inspektorat)

Ir. Muhammad Zein (Kepala Bappeda)

Serta para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Aceh Tamiang.

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment