Tingkatkan Standar Keselamatan Wisata Tirta, Disparekraf DKI Jakarta Gelar Pelatihan Balawista 2026
Jakarta, IMC – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (P4Ekraf) secara resmi menyelenggarakan rangkaian kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Skema Pemandu Keselamatan Wisata Tirta (Balawista) Tahun 2026. Kegiatan yang diikuti oleh 40 orang peserta terpilih ini bertujuan untuk memastikan standar keselamatan yang tinggi di kawasan wisata air Jakarta.
Rangkaian kegiatan utama telah dilaksanakan mulai tanggal
6 hingga 8 April 2026 untuk sesi pelatihan, kemudian dilanjutkan dengan Uji
Kompetensi BNSP pada tanggal 9 April 2026. Seluruh rangkaian acara dipusatkan
di kawasan Ancol, meliputi Mercure Convention Center, Kolam Ombak dan Kolam
Tanding Atlantis Ancol, serta Pantai Jet Ski Academy Indonesia.
Pelatihan ini mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang berlaku, mencakup berbagai materi krusial bagi seorang pemandu keselamatan profesional. Materi yang diajarkan terdiri dari 24 (dua puluh empat) unit kompetensi yang meliputi:
- Tes Fisik dan
Penyelamatan: Swimming Test 400 meter, Water Trappen, Apnea,
serta teknik penyelamatan korban tenggelam dengan atau tanpa peralatan.
- Penanganan
Medis Darurat: Tindakan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR), penanganan
korban pingsan, tidak sadar, hingga patah tulang.
- Kompetensi
Tambahan: Komunikasi Bahasa Inggris tingkat dasar, prosedur K3, serta
perlindungan anak di area wisata tirta.
Dalam pelaksanaannya, melalui Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (P4Ekraf) bersinergi dengan Balawista Nasional dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Parnasa Pariwisata Flores untuk menjamin kualitas lulusan yang kompeten.
Andhika Permata, selaku Kepala Dinas Pariwisata dan
Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, menekankan bahwa sertifikasi ini
merupakan instrumen vital dalam membangun kepercayaan wisatawan terhadap
destinasi di Jakarta. "Keamanan dan keselamatan adalah fondasi utama dalam
industri pariwisata. Melalui pelatihan Balawista ini, kita tidak hanya mencetak
tenaga kerja yang terampil, tetapi juga memperkuat reputasi Jakarta sebagai
destinasi wisata kelas dunia yang aman dan nyaman bagi siapa saja. Kami
berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi SDM sesuai standar nasional
agar sektor pariwisata kita semakin tangguh dan berdaya saing global."
Sejalan dengan hal tersebut, Endrati Fariani, selaku
Kepala Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta,
dalam keterangannya menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM pariwisata
untuk mendukung visi Jakarta yang inklusif. "Pelatihan ini adalah langkah
nyata kita untuk memastikan setiap sudut wisata tirta di Jakarta memiliki
pengawasan yang profesional. Kami mengintegrasikan materi 'Jakarta Kota
Inklusif Ramah Disabilitas' ke dalam kurikulum agar para pemandu tidak hanya
cakap dalam penyelamatan, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang setara
bagi seluruh wisatawan. Melalui seleksi ketat yang dimulai sejak 13 Maret 2026,
kami hanya memilih kandidat terbaik yang lolos seleksi administrasi dan pre-test.
Tujuannya yaitu menghasilkan tenaga kerja bersertifikat BNSP yang siap menjaga
keamanan dan kelestarian wisata berkelanjutan di Jakarta."
Proses pendaftaran telah dilakukan secara daring melalui situs resmi https://disparekraf.jakarta.go.id/puslatparekraf/ dan diinformasikan secara luas melalui akun media sosial @disparekrafdki serta @p4ekraf_dki. Peserta yang dinyatakan lulus pelatihan akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti uji kompetensi guna memperoleh sertifikasi resmi dari BNSP.
Kontak Media:
Pusat
Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Dinas
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta
Website: https://disparekraf.jakarta.go.id/puslatparekraf/
Instagram:
@p4ekraf_dki / @disparekrafdki
Tentang Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif




