News Update

Plt Wakil Jaksa Agung Berikan Kuliah Kerja Profesi Sespimti Polri Tahun 2026

 

 

 

Plt Wakil Jaksa Agung Jadi Pemateri Kuliah Kerja Profesi Sespimto Polri

 



 

 


 

 

Jakarta, IMC- Plt. Wakil Jaksa Agung Prof. Dr. Asep N. Mulyana mewakili Jaksa Agung memberikan pemaparan mendalam dalam kegiatan Kuliah Kerja Profesi (KKP) Sespimti Polri Dikreg ke-35 yang berlangsung pada Senin 30 Maret 2026 di Gedung Utama Kejaksaan Agung.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Wakil Jaksa Agung memberikan paparan mengenai kepemimpinan strategis nasional yang berbasis pada integritas dan sinergi sebagai kunci utama dalam mengawal ketahanan pangan, kedaulatan energi, serta pertumbuhan ekonomi nasional demi mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

Dalam uraiannya, Plt. Wakil Jaksa Agung menekankan bahwa Kejaksaan berkomitmen penuh untuk menyukseskan Misi Asta Cita, terutama dalam memantapkan sistem keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa. Di tengah ketidakpastian global dan ancaman krisis yang dipicu oleh konflik internasional maupun fenomena alam,

“Kejaksaan mengambil peran aktif melalui berbagai program strategis. Upaya ini diwujudkan melalui inisiatif nyata seperti program Jaksa Mandiri Pangan yang mendukung stabilitas stok pangan nasional, program Jaksa Garda Desa atau Jaga Desa yang memastikan penggunaan anggaran desa tepat sasaran, serta pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih untuk memperkuat ekonomi biru dan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir,” jelasnya.

Terkait hambatan dalam pembangunan nasional, telah teridentifikasi adanya risiko kebocoran anggaran serta modus penipuan yang semakin kompleks sebagai tantangan utama. Untuk menghadapi hal tersebut, Kejaksaan menerapkan pendekatan yang komprehensif, mulai dari strategi preventif melalui penguatan prosedur standar operasional dan pendampingan sejak tahap perencanaan proyek, hingga strategi represif berupa penegakan hukum yang tegas dan tidak pandang bulu.

Plt. Wakil Jaksa Agung menuturkan bahwa fokus utama dari tindakan hukum bukan sekadar memberikan sanksi, melainkan juga untuk memastikan adanya pemulihan ekonomi dan penyelamatan aset negara secara maksimal.

Efektivitas kerja Kejaksaan tercermin dari capaian kinerja yang sangat signifikan, di mana melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara serta Satgas PKH, negara telah berhasil memulihkan keuangan sebesar lebih dari 149 triliun rupiah. Selain itu, Bidang Intelijen dan Tindak Pidana Khusus juga terus bergerak melakukan pengamanan pembangunan strategis serta penyelamatan keuangan negara dalam jumlah yang besar dari berbagai sektor.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari pola kepemimpinan kolaboratif yang menempatkan Kejaksaan, Polri, dan TNI sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional,” ujar Plt. Wakil Jaksa Agung menambahkan.

Sebagai penutup, Jaksa Agung menitipkan pesan kepada para peserta Sespimti Polri agar senantiasa menjadi motor penggerak perubahan yang memiliki kepekaan terhadap krisis. Kepemimpinan masa depan harus mampu menyatukan visi dan kekuatan antarlembaga guna memastikan Indonesia tetap tangguh, berdaulat, dan memiliki daya saing yang tinggi di kancah internasional.

“Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi yang kokoh bagi terciptanya masyarakat yang sejahtera menuju satu abad kemerdekaan Indonesia,” pungkasnya. (Muzer)

 

 

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment