Percepat Pemulihan Ekonomi, Pemkab Aceh Tamiang Usulkan Bansos Tahap III & IV ke Kemensos
Aceh Tamiang, IMC - Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus melakukan langkah proaktif dalam mempercepat pemulihan ekonomi dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Teranyar, Pemkab Aceh Tamiang resmi mengajukan usulan Bantuan Stimulan BNBA (By Name By Address) untuk Bansos Tahap III dan IV kepada Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Usulan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn) Drs. Armia Pahmi, M.H., kepada Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, di Jakarta pada Kamis (16/4/26).
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Aceh Tamiang, Ahmad Yani, S.STP, M.Si, menjelaskan bahwa pengajuan ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjamin kesejahteraan sosial masyarakat, terutama pasca kondisi yang berdampak pada stabilitas ekonomi warga.
“Alhamdulillah, hari ini Bapak Bupati menyerahkan langsung usulan stimulan bantuan sosial untuk perabot rumah tangga dan pemulihan ekonomi kepada Bapak Wamensos. Kami berharap langkah ini dapat segera meringankan beban masyarakat,” ujar Ahmad Yani.
Tahap III: 20.863 KK, Jadup 74.405 jiwa
Berdasarkan data yang dihimpun, pada Tahap III jumlah penerima bantuan untuk kategori Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan isi perabotan masing-masing mencapai 20.863, dengan total JADUP (jaminan hidup) sebanyak 74.405.
Rincian per kecamatan Tahap 3 sebagai berikut:
1. Banda Mulia: 2.174 KK, 7.760 jiwa
2. Bandar Pusaka: 281 KK, 955 jiwa
3. Bendahara: 861 KK, 3.007 jiwa
4. Karang Baru: 2.685 KK, 9.314 jiwa
5. Kejuruan Muda: 2.545 KK, 8.868 jiwa
6. Kota Kualasimpang: 600 KK, 2.105 jiwa
7. Manyak Payed: 5.950 KK, 21.686 jiwa
8. Rantau: 2.146 KK, 7.527 jiwa
9. Sekerak: 408 KK, 1.553 jiwa
10. Seruway: 1.562 KK, 5.740 jiwa
11. Tamiang Hulu: 683 KK, 2.369 jiwa dan 12. Tenggulun 967 KK, 3.517 jiwa
Kecamatan Manyak Payed menjadi wilayah dengan penerima terbanyak pada tahap ini.
Tahap IV: 19.652 KK, Jadup 69.306 Jiwa
Sementara itu pada Tahap IV, jumlah penerima untuk UEP dan isi perabotan masing-masing tercatat sebanyak 19.652 KK, dengan total Jadup mencapai 69.306 jiwa.
Rincian per kecamatan Tahap 4 sebagai berikut:
1. Banda Mulia: 325 KK, 1.174 jiwa
2. Bandar Pusaka: 869 KK, 3.151 jiwa
3. Bendahara: 3.528 KK, 12.782 jiwa
4. Karang Baru: 4.835 KK, 17.183 jiwa
5. Kejuruan Muda: 2.177 KK, 7.415 jiwa
6. Kota Kualasimpang: 2.480 KK 8.260 jiwa
7. Manyak Payed: 647 KK, 2.319 jiwa
8. Rantau: 2.052 KK, 7.182 jiwa
9. Sekerak: 120 KK, 428 jiwa
10. Seruway: 876 KK, 8 3.153 jiwa
11. Tamiang Hulu: 1.175 KK, 4.214 jiwa dan,
12. Tenggulun: 568 KK, 2.045 jiwa.
Pada tahap ini, Kecamatan Karang Baru tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penerima terbesar, diikuti Bendahara dan Kota Kualasimpang.
Ahmad Yani menegaskan bahwa bantuan ini dirancang secara komprehensif. Selain untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga (perabot), bantuan UEP diharapkan mampu menjadi stimulan bagi warga untuk kembali mandiri secara ekonomi.
“Kami berharap pemerintah pusat dapat segera merealisasikan usulan ini. Pemkab Aceh Tamiang akan terus mengawal proses ini agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh puluhan ribu masyarakat yang telah terdata,” pungkasnya.
