News Update

Dilantik Kajati Jatim, Yadyn Bawa Rekam Jejak Kasus Kakap ke Kursi Kajari Jember

 

 Kajati Jatim Lantik Yadyn Menjadi Kajari Jember


 

SURABAYA, IMC — Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menggelar upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat eselon II dan III di Aula Sasana Adhyaksa, Senin (27/4/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Agus Sahat ST selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Dalam prosesi tersebut, pejabat eselon II yang dilantik adalah Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Luhur Istigfar. Sementara Dr. Yadyn sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jember, yang dikenal sebagai sosok jaksa dengan rekam jejak penanganan perkara besar dan strategis.

Yadyn bukan nama baru dalam penegakan hukum. Sebelum dipercaya memimpin Kejari Jember, ia menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Penyidikan Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Jampidsus Kejaksaan Agung. Kariernya terbilang moncer dengan sederet prestasi, termasuk keberhasilannya mengungkap kasus korupsi tata niaga BBM yang menyeret nama RC sebagai tersangka.

Tak hanya itu, Yadyn juga pernah berkiprah sebagai Jaksa Penuntut Umum di KPK dan menangani sejumlah perkara besar, di antaranya kasus korupsi di Kementerian ESDM, serta operasi tangkap tangan terhadap ATB pada 2017. Pengalaman tersebut semakin mengukuhkan reputasinya sebagai jaksa yang tegas dan berintegritas.

Selain Yadyn, sejumlah pejabat eselon III lainnya turut dilantik, yakni:

  • Asisten Intelijen Prie Wijeksono, S.H., M.H.
  • Asisten Tindak Pidana Khusus Dr. IG. Punia Atmaja NR, S.H., M.H., CFrA.
  • Kajari Bondowoso Dr. David Palapa Duarsa, S.H., M.H.
  • Kajari Magetan Soekesto Ariesto, S.H., M.H.
  • Kajari Kabupaten Pasuruan Rustandi Gustawirya, S.H., M.H.
  • Kajari Kota Mojokerto Nurul Anwar, S.H., M.Hum.

Dalam amanatnya, Kajati Agus Sahat menegaskan bahwa rotasi, promosi, dan mutasi merupakan bagian dari strategi penyegaran organisasi guna meningkatkan kinerja dan efektivitas kelembagaan. Ia menekankan bahwa setiap jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Jangan pernah kompromi dengan pelanggaran, penyimpangan, atau praktik yang dapat mencoreng marwah institusi. Jaga nama baik Kejaksaan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi, memahami karakteristik wilayah tugas, serta membangun komunikasi yang solid dengan seluruh jajaran guna menunjang pelaksanaan tugas.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Kejati Jawa Timur dalam memperkuat barisan kepemimpinan, sekaligus menjaga konsistensi penegakan hukum yang profesional dan berintegritas. Usai pelantikan, rangkaian acara dilanjutkan dengan pelantikan Ketua IAD Daerah serta kegiatan pisah sambut. (Muzer)

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment