Kajari Ema Siti Huzaemah Hadiri Bukber Paguyuban Pasundan, Resmi Diangkat sebagai Dewan Pangaping
![]() |
| Pererat Silaturahmi Ramadan, Kajari Ema Perkuat Sinergi dengan Paguyuban Pasundan |
Musi Rawas, IMC — Kepala Kejaksaan Negeri Musi Rawas, Dr. Ema Siti Huzaemah Achmad, menghadiri kegiatan buka puasa bersama Paguyuban Pasundan Musi Rawas dan Lubuklinggau, Sabtu (28/2/2026), di kediaman Bapak Hariri, Desa Ketuan Jaya, Dusun 3, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.
Kegiatan yang digelar dalam suasana Ramadan penuh berkah ini
bertujuan mempererat tali silaturahmi serta memelihara kebersamaan keluarga
besar Paguyuban Pasundan dengan jajaran Kejaksaan Negeri Musi Rawas. Acara
tersebut turut dihadiri tokoh-tokoh Pasundan dari wilayah Musi Rawas dan
Lubuklinggau.
Sejak awal kegiatan, suasana hangat dan kekeluargaan begitu
terasa. Momentum religi ini dinilai penting untuk memperkuat sinergitas antara
Paguyuban Pasundan dan Kejaksaan Negeri Musi Rawas dalam menjaga kondusivitas
wilayah.
Yang menarik, rangkaian acara
diawali dengan kegiatan memasak hidangan berbuka puasa secara bersama-sama.
Dalam momen tersebut, naluri keibuan Kajari Musi Rawas, Ema Siti Huzaemah
Achmad, tampak menonjol. Ia turun langsung ke dapur dan ikut menyiapkan menu
berbuka puasa bersama anggota paguyuban.
Kehadiran Kajari Ema di dapur
mendapat apresiasi dari para peserta. Sikap sederhana dan kebersamaannya
dinilai mencerminkan kedekatan pimpinan Kejaksaan dengan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Dr. Ema Siti
Huzaemah Achmad juga mendapat kehormatan dengan diangkat sebagai Dewan
Pangaping / Pemnbina Paguyuban Pasundan LIMUS (Linggau Musi Rawas).
Pengangkatan ini menjadi simbol kuatnya hubungan dan kepercayaan antara
paguyuban dengan Kejaksaan Negeri Musi Rawas.
Melalui kegiatan buka puasa
bersama ini, diharapkan hubungan harmonis antara Kejaksaan Negeri Musi Rawas
dan elemen masyarakat, khususnya Paguyuban Pasundan, semakin kokoh serta mampu
mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Musi Rawas dan
sekitarnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama, berbuka puasa,
serta dilanjutkan dengan sholat Magrib hingga sholat Tarawih berjamaah dan
tausyiah oleh ustad dari Garut, dalam suasana penuh kehangatan Ramadan, acara
ditutup dengan diskusi tentang Hukum. (Muzer)

