News Update

Aceh Tamiang Bangkit: Mandat Irjen Pol (Purn.) Armia Pahmi untuk Percepatan Pemulihan dan Kejayaan Sawit Rakyat

 




Aceh Tamiang, IMC - Di bawah langit Aceh Tamiang yang mulai cerah, sebuah gerakan masif sedang dikobarkan. Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, menegaskan bahwa masa pemulihan pasca-bencana bukan sekadar soal memperbaiki apa yang rusak, melainkan membangun kembali fondasi kehidupan masyarakat yang lebih kokoh dan bermartabat.


Senin pagi ini, dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah, geliat pembangunan fisik nampak nyata di berbagai sudut kabupaten. Sebanyak 500 unit rumah bantuan dari para donatur kini tengah dipacu pembangunannya di lokasi-lokasi strategis sebagai jawaban atas hilangnya tempat bernaung bagi para korban bencana.


Bupati Armia Pahmi, dengan karakter kepemimpinannya yang tegas namun humanis, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memangkas birokrasi yang menghambat. Baginya, setiap detik sangat berharga bagi warga yang terdampak.


"Kita tidak boleh membiarkan rakyat menunggu dalam ketidakpastian. Jika pembangunan bisa kita percepat hari ini, lakukan sekarang! Kecepatan kita bekerja adalah bentuk penghargaan tertinggi bagi kemanusiaan," tegas Bupati Armia Pahmi dengan nada emosional namun penuh wibawa.


Beliau juga menekankan pentingnya transparansi mutlak, memastikan setiap sen bantuan dari donatur dan sektor swasta sampai tepat sasaran ke tangan mereka yang membutuhkan.


Strategi pemulihan Aceh Tamiang tidak berhenti pada infrastruktur hunian. Menyadari posisi kabupaten ini sebagai jantung pertahanan sawit nasional, Bupati menyambut hangat kemitraan internasional dari Yayasan Inisiatif Dagang Hijau (YIDH).


Kedatangan CEO Stichting IDH asal Belanda, Daan Wensing, untuk beraudiensi langsung dengan Bupati menandai babak baru bagi petani sawit swadaya di Aceh Tamiang. Kemitraan strategis ini akan mengakselerasi lima pilar utama:Dukungan Pemulihan Pasca-Bencana,Pemberdayaan Ekonomi Petani,Akses Pasar Global,Kemitraan PUPL dan Akselerasi Progress Recovery.


Langkah besar ini tidak dilakukan sendirian. Kekuatan penuh jajaran Forkopimda Aceh Tamiang berdiri tegak mengawal visi ini. Turut hadir memberikan dukungan strategis dalam kesempatan tersebut, Dandim 0117/Aceh Tamiang, Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, S.Sos., M.M. Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, S.H., M.H. Kajari Aceh Tamiang, Yudhi Syufriadi, S.H., M.H.


Kehadiran para pucuk pimpinan keamanan dan hukum ini, didampingi oleh Kabag Hukum Yusrozi, S.H., M.H., Kadis DLHK Surya Lutfi, Kabag Tapem Irma Destika Irawan, S.STP, serta para Camat se-Kabupaten Aceh Tamiang, menunjukkan bahwa Bumi Muda Sedia sedang bersatu padu dalam satu komando pemulihan.


Aceh Tamiang kini tidak hanya sedang bangkit dari luka bencana; ia sedang bertransformasi menjadi Model Nasional pemulihan ekonomi hijau yang berpihak pada rakyat kecil. Dunia kini sedang melihat bagaimana sebuah kabupaten di ujung Aceh mampu membuktikan bahwa kemajuan ekonomi dan kelestarian alam bisa berjalan beriringan.

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment