Zakat Menguatkan Indonesia: Baznas RI Salurkan 22 Ekor Sapi Meugang untuk Masyarakat Aceh Tamiang
Aceh Tamiang, IMC - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menggelar acara Tarhib Ramadan bertajuk "Zakat Menguatkan Indonesia" di Kabupaten Aceh Tamiang. Dalam semangat ukhuwah dan pelestarian tradisi lokal, BAZNAS menyalurkan bantuan hewan ternak untuk tradisi Meugang guna menyambut bulan suci Ramadan 1447 H.Senin (16/02/26).
Acara ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Ibu Saidah Sakwan, MA, didampingi jajaran direktur BAZNAS RI serta perwakilan BAZNAS Sumatera Utara. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Bupati Aceh Tamiang yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh & Kesra, Bapak Muslizar, S.Pd, MM.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Baitul Mal Aceh Junaidi, Ketua Baitul Mal Aceh Tamiang Alamsyah, M.Ag, Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh Tamiang Tengku Budi Dharma, M.Si, serta Imam Masjid Muttaqin Dr. Khairuddin, MA.
Dalam sambutannya, Ibu Saidah Sakwan menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk empati rakyat Indonesia melalui zakat untuk masyarakat Aceh yang tengah dalam masa pemulihan pasca-bencana.
"Meugang bukan sekadar menyembelih sapi atau makan bersama. Meugang memiliki nilai spiritualitas dan emosional yang mendalam. Kami ingin memastikan masyarakat Aceh, khususnya di wilayah terdampak, tetap bisa merasakan kebahagiaan menyambut Ramadan dengan daging bergizi di meja makan mereka," ujar Saidah Sakwan.
Dari total 100 ekor sapi yang dialokasikan untuk Provinsi Aceh, sebanyak 22 ekor sapi diserahkan khusus untuk masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang.
Selain bantuan pangan, BAZNAS RI memaparkan tiga pilar program recovery pasca-bencana di Aceh Tamiang:
Kembali ke Masjid: Perbaikan fasilitas ibadah, mulai dari renovasi fisik hingga penggantian karpet dan sound system.
Kembali ke Sekolah: Distribusi 30.000 paket seragam sekolah (baju, sepatu, tas, dan buku) untuk menjamin hak pendidikan anak-anak Aceh.
Kembali ke Rumah: Pembangunan hunian tetap (Huntap) dalam bentuk "Kampung Cahaya Zakat". Program ini mencakup perumahan permanen, masjid, serta pusat ekonomi masyarakat.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Muslizar, S.Pd, MM menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen BAZNAS RI. Terkait pembangunan Hunian Tetap, ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan dua opsi lokasi.
"Tanah sudah tersedia, antara di Desa Alur Manis atau Kampung Durian. Kami akan segera menetapkan titik yang paling layak secara teknis agar BAZNAS bisa segera memulai pembangunan. Banyak warga kami yang kehilangan rumah, dan bantuan ini adalah angin segar bagi mereka," pungkas Muslizar.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan dan doa bersama, menandai kesiapan masyarakat Aceh Tamiang memasuki bulan Ramadan dengan optimisme dan semangat kebersamaan.
