News Update

Kepala BNNP Jateng Toton Rasyid: Kampus Garda Terdepan Selamatkan Generasi Muda

 


Toton Rasyid Perkuat Perang Narkoba di Kampus, BNNP Jateng Gandeng Undip


Semarang, IMC — Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah Toton Rasyid, S.H., M.H. menegaskan peningkatan prevalensi penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda merupakan alarm serius yang harus direspons dengan langkah kolektif dan terstruktur.

Menurut Toton, kerawanan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang, masih tergolong tinggi dan menunjukkan pola yang semakin kompleks. Jaringan narkotika kini kian masif memanfaatkan media sosial dengan sasaran utama generasi muda.


“Ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika saat ini semakin nyata. Polanya adaptif, memanfaatkan teknologi dan menyasar anak muda. Ini tidak bisa dihadapi secara parsial,” tegas Toton dalam keterangannya.

Sebagai langkah konkret, BNNP Jawa Tengah menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Diponegoro melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) berbasis Tridharma Perguruan Tinggi.

Penandatanganan dilakukan dalam audiensi bertema “Goes to Campus War on Drugs for Humanity Undip Bersinar” di Semarang, Kamis (26/2/2026). MoU ditandatangani langsung oleh Toton Rasyid bersama Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo sebagai wujud komitmen memperkuat benteng pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan tinggi.

Toton menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi sangat strategis sebagai ruang pembentukan karakter, integritas, dan ketahanan generasi bangsa.

“Kampus adalah benteng terakhir. Karena itu penguatan komitmen institusional melalui kerja sama seperti ini menjadi kunci utama pencegahan yang sistematis dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan, program Goes to Campus War on Drugs for Humanity menempatkan perang melawan narkoba sebagai tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa.

“Perang melawan narkoba bukan semata penindakan hukum, tetapi perjuangan menyelamatkan kemanusiaan. Kita bicara tentang masa depan generasi bangsa dan martabat institusi pendidikan,” tegas Toton.

Lebih lanjut, Toton memaparkan komitmen Undip Bersinar akan diwujudkan melalui langkah konkret, antara lain penguatan kebijakan internal kampus, integrasi nilai anti-narkoba dalam kegiatan akademik dan nonakademik, sosialisasi berkelanjutan, fasilitasi deteksi dini dan rujukan rehabilitasi, hingga pengembangan riset dan pengabdian masyarakat di bidang P4GN.

Sementara itu, Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo mengungkapkan bahwa Undip saat ini memiliki lebih dari 65.000 mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Besarnya populasi mahasiswa tersebut membawa dinamika sosial yang perlu diantisipasi secara serius.

“Mahasiswa datang dari berbagai kota dengan latar gaya hidup yang beragam. Di situlah potensi risiko muncul, termasuk penyalahgunaan narkoba. Undip berkepentingan penuh memastikan seluruh mahasiswa bebas dari narkoba,” tegas Suharnomo.

Ia juga menyoroti karakter generasi muda yang cenderung FOMO dan memiliki rasa ingin tahu tinggi sehingga rentan terhadap pengaruh lingkungan, terlebih dengan banyaknya hunian kos di sekitar kampus.

Sebagai langkah konkret, Undip akan memperkuat regulasi internal, meningkatkan pengawasan, melaksanakan tes urin secara selektif, serta memperbanyak program kegiatan positif agar mahasiswa tetap fokus pada prestasi akademik.

Suharnomo berharap BNNP Jawa Tengah terus hadir sebagai mitra strategis dan early warning system bagi kampus.

“Kami mengapresiasi BNNP Jawa Tengah. Detail program akan terus kami koordinasikan agar kerja sama ini berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui penandatanganan MoU ini, Toton Rasyid menegaskan kembali komitmen BNNP Jawa Tengah untuk menjadikan kampus sebagai garda terdepan pencegahan narkoba. Sinergi dengan Undip akan ditindaklanjuti melalui program pencegahan terpadu, penguatan kapasitas sivitas akademika, serta pengembangan riset dan pengabdian masyarakat.

Langkah bersama ini diharapkan mempercepat terwujudnya kampus bersih narkoba sekaligus mendukung visi Jawa Tengah Bersinar yang sehat, aman, dan berdaya saing. (Muzer)

 

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment