News Update

Jaksa Muhammad Afif Resmi Menjabat Eselon IV di Badiklat Kejaksaan RI, Siap Perkuat Mutu Pendidikan Jaksa

 

Sesbadiklat, Dr. Yulianto Lantik Muhammad Afif Perwiratama Pramono sebagai Kasubbag Standarisasi Diklat Badiklat Kejaksaan RI



 

Jakarta, IMC – Kabar membanggakan datang dari lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Jaksa muda Muhammad Afif Perwiratama Pramono, S.H., M.H., yang selama ini dikenal sebagai anggota Satuan Tugas Khusus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Umum (Satgassus P3TPU) di Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), resmi mendapatkan promosi jabatan eselon IV di lingkungan Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI (Badiklat Kejaksaan RI).

Promosi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-1766/C/12/2025 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Melalui SK tersebut, Muhammad Afif dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Subbagian Standarisasi Pendidikan dan Pelatihan serta Penjamin Mutu pada Bagian Penyusunan Program, Laporan, dan Penilaian Sekretariat Badiklat Kejaksaan RI.

Penghargaan atas Dedikasi

Saat ditemui usai pelantikan yang berlangsung pada Rabu (18/2/2026) di Gedung Wicaksana, Jakarta, Muhammad Afif menyampaikan bahwa promosi jabatan ini merupakan bentuk kepercayaan pimpinan atas kinerja dan dedikasi yang telah ia tunjukkan selama bertugas di Satgassus Jampidum.

“Promosi eselon IV tipe A di Kejaksaan Agung ini menjadi kepercayaan dan amanah dari pimpinan terhadap kinerja kami saat di Jampidum,” ujarnya.

Menurut Afif, amanah sebagai pejabat struktural bukan sekadar prestasi pribadi, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh rasa syukur, integritas, dan semangat pengabdian.

“Insya Allah, amanah besar ini akan saya laksanakan dengan sebaik-baiknya. Semua ini saya niatkan karena Allah, untuk bangsa dan negara,” tutur Afif dengan penuh keyakinan.

Pengalaman Nasional hingga Internasional

Selama dua tahun menjadi anggota Satgassus di Jampidum, Afif terlibat langsung dalam penanganan berbagai perkara berskala nasional. Ia juga aktif mengikuti berbagai pelatihan dan pendidikan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, sebagai bagian dari peningkatan kapasitas profesional jaksa.

Salah satu pengalaman internasional yang cukup berkesan adalah ketika ia menjadi pembicara dalam sebuah seminar hukum di Bangkok pada tahun 2025. Forum tersebut menjadi ajang berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat jejaring internasional di bidang penegakan hukum.

“Pengalaman-pengalaman itu sangat berharga dan menjadi bekal penting bagi saya untuk menjalankan tugas di Badiklat, khususnya dalam memastikan kualitas dan standar pendidikan jaksa di Indonesia,” jelasnya.

Fokus pada Standarisasi dan Mutu Pendidikan

Sebagai Kasubbag Standarisasi Diklat dan Penjamin Mutu, Afif menegaskan bahwa fokus utama tugasnya adalah menjaga kualitas output pendidikan dan pelatihan di lingkungan Kejaksaan. Menurutnya, pendidikan yang baik akan melahirkan jaksa-jaksa profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman.

“Harapan saya, ke depan pelaksanaan pekerjaan semakin baik, hasilnya terukur, dan targetnya jelas, terutama dalam hal standarisasi dan kualitas mutu pendidikan. Itu yang harus kita jaga,” katanya.

Ia juga menyoroti arahan pimpinan Badiklat dan Sekretaris Badiklat Kejaksaan RI terkait rencana pembentukan Lembaga Pendidikan Khusus Kejaksaan RI (Lemdiksus). Lembaga ini diharapkan menjadi pusat pendidikan berbasis kompetensi dengan output yang konkret.

“Ke depan, pendidikan di Kejaksaan harus berbasis output, melahirkan jaksa-jaksa terbaik di Indonesia. Subbagian yang saya tangani berkaitan langsung dengan standarisasi dan mutu pendidikan, sehingga kami harus menjadi penopang utama program kerja pimpinan,” ujar Afif.

Dengan latar belakang pengalaman lapangan, penugasan strategis, serta jejaring nasional dan internasional, promosi Muhammad Afif dinilai bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan investasi institusi dalam membangun sistem pendidikan kejaksaan yang lebih modern, terstandar, dan berorientasi pada kualitas sumber daya manusia. (Muzer)

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment