Duka Aceh Tamiang, Uluran Tangan dari Ranah Minang: Relawan Ma’had Annur Bersihkan Sisa Kehancuran Pasca Banjir
Aceh Tamiang, IMC – Langit Aceh Tamiang mungkin mulai cerah, namun sisa-sisa amukan banjir masih meninggalkan luka mendalam bagi para penuntut ilmu di Dayah Bustanul Karamah, Desa Air Tenang. Di tengah hamparan lumpur yang meluluhlantakkan fasilitas pendidikan, sebuah kepedulian tulus datang melintasi batas provinsi.
Pada Selasa (03/02/26), para Relawan Tahfidzul Qur’an Ma’had Annur Sungai Tanang, Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, tiba di lokasi dengan misi kemanusiaan. Tidak hanya membawa tangan kosong, mereka mengerahkan unit alat berat untuk menyapu bersih material banjir yang mengubur area asrama santri.
Kehadiran alat berat di tengah Dayah tersebut menjadi simbol harapan baru. Deru mesin ekskavator bekerja tanpa henti membersihkan lingkungan asrama putra dan putri yang sebelumnya tak berdaya dihantam banjir. Selain pembersihan fisik, para relawan juga menyerahkan bantuan logistik berupa mushaf Al-Qur’an, sajadah, serta paket sembako untuk memastikan kebutuhan pangan para santri tetap terjaga.
Pimpinan Dayah Bustanul Karamah, Aba Abdullah, tak kuasa menyembunyikan rasa harunya saat melihat para relawan bekerja bahu-membahu di lapangan.
"Kami sangat berterima kasih kepada saudara-saudara kami, para relawan dari Ma’had Annur Agam, Sumatera Barat. Di saat kami terpukul oleh bencana ini, mereka datang meringankan beban kami, membersihkan tempat tinggal santri, bahkan memberikan Al-Qur'an dan kebutuhan pokok," ujar Aba Abdullah dengan nada bergetar.
Aksi ini membuktikan bahwa jarak antara Sumatera Barat dan Aceh bukan penghalang untuk bersatu dalam kemanusiaan. Bantuan ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan agar aktivitas belajar mengajar di Dayah Bustanul Karamah dapat kembali normal.
"Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan para donatur dan Relawan Ma'had Annur. Ini adalah bukti nyata bahwa ukhuwah kita melampaui segalanya," tutup Aba Abdullah di tengah kesibukan pembersihan lahan.

