News Update

Pimpin Apel Pencanangan Zona Integritas, Kajari Merauke Paris Manalu Optimis Raih Predikat WBK

 

Menuju WBK dan WBBM, Kejaksaan Negeri Merauke Perkuat Reformasi Birokrasi


Merauke, IMC – Dalam upaya menciptakan unit kerja pemerintah yang bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan dan akuntabel, Kejaksaan Negeri Merauke secara resmi menggelar Apel Pencanangan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).


Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor Kejari Merauke, Provinsi Papua, pada Senin (16/2/2026) tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Merauke, Dr. Paris Manalu, serta diikuti oleh seluruh jajaran pejabat struktural dan fungsional, mulai dari para Kepala Seksi, Kepala Subbagian Pembinaan, para Kepala Sub Seksi, Kepala Urusan, Jaksa Fungsional, hingga seluruh pegawai.

Dalam amanatnya, Paris Manalu menegaskan bahwa pencanangan Zona Integritas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan merupakan langkah strategis dan komitmen nyata seluruh insan Adhyaksa di Merauke dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima.

“Zona Integritas adalah fondasi penting dalam mewujudkan birokrasi modern. Seluruh pegawai harus memiliki integritas, profesionalisme, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Paris.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan meraih predikat WBK dan WBBM tidak hanya diukur dari aspek administratif, tetapi juga dari perubahan nyata pola pikir (mindset) dan budaya kerja (culture set) seluruh pegawai. Menurutnya, pelayanan yang cepat, mudah, ramah, dan bebas pungutan liar harus menjadi wajah utama Kejaksaan Negeri Merauke di mata masyarakat.

Sebagai wujud komitmen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas dan Pakta Integritas oleh Kepala Kejaksaan Negeri Merauke beserta seluruh jajaran. Penandatanganan ini menjadi simbol keseriusan serta tanggung jawab moral seluruh pegawai dalam menolak segala bentuk praktik KKN dan pelanggaran etika.

Selain itu, dilakukan pula penyematan selempang Agen Perubahan kepada sejumlah pegawai yang ditunjuk sebagai role model dalam pelaksanaan reformasi birokrasi. Para Agen Perubahan ini diharapkan mampu menjadi teladan, penggerak, sekaligus motivator bagi rekan kerja lainnya dalam menumbuhkan budaya kerja yang berintegritas, profesional, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan.

Melalui pencanangan Zona Integritas ini, Kejaksaan Negeri Merauke menegaskan komitmen penuh untuk terus melakukan pembenahan internal, mulai dari penguatan manajemen perubahan, peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi informasi, hingga pengawasan internal yang efektif dan berkelanjutan.

Dengan langkah tersebut, Kejari Merauke optimistis dapat meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun ini, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang profesional, berintegritas, dan melayani. (Muzer)

 

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment