Kunjungan Kerja Kajati Sulbar ke Mamasa, Tegaskan Komitmen Kawal Pembangunan Daerah
.jpeg)
Disambut Tarian Adat, Kajati Sulbar Dorong Kejari Mamasa Perkuat Kolaborasi dengan Pemda
Mamasa, IMC — Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, Sukarman Sumarinton, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mamasa, Kamis (12/2/2026). Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Kejaksaan dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam mendukung pembangunan dan tata kelola pemerintahan daerah.
Kajati Sulbar hadir
bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulawesi Barat Ny.
Nina Sumarinton, didampingi para Asisten serta Kepala Bagian Tata Usaha Kejati
Sulbar. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa Dr.
Andi Faik Wana Hamzah, S.H., M.H., beserta jajaran di Kantor Kejari Mamasa.
Kedatangan Kajati
Sulbar disambut dengan tarian tradisional khas Mamasa sebagai bentuk
penghormatan dan penghargaan terhadap pimpinan Korps Adhyaksa di wilayah
Sulawesi Barat tersebut.
Sehari
sebelumnya, Rabu malam (11/2/2026), Kajati Sulbar juga menghadiri acara ramah
tamah dan silaturahmi di Rumah Jabatan Bupati Mamasa. Kegiatan tersebut
dihadiri Bupati Mamasa Welem Sambolangi, Wakil Bupati H. Sudirman, jajaran
Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta tokoh
masyarakat.
Dalam
sambutannya, Bupati Mamasa Welem Sambolangi berharap kunjungan tersebut tidak
hanya bersifat kedinasan, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan potensi
pariwisata Mamasa ke tingkat yang lebih luas.
“Harapan kami,
selama berada di Mamasa, Pak Kajati dan rombongan bisa menjadi orang Mamasa.
Dan ketika kembali ke tempat masing-masing, bantu kami mempromosikan Mamasa
agar semakin banyak orang datang menikmati keindahan alam kami,” ujar Welem.
Ia menegaskan
bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah
dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, yang membutuhkan dukungan lintas sektor,
termasuk Kejaksaan sebagai mitra strategis pemerintah.
Bupati juga
mengapresiasi pendampingan hukum yang selama ini dilakukan Kejaksaan Negeri
Mamasa dalam tata kelola pemerintahan. Ia berharap Kajati Sulbar dapat terus
mendukung Nota Kesepahaman (MoU) yang telah terjalin, khususnya dalam
pengamanan aset daerah dan pemulihan keuangan Kabupaten Mamasa.
Sementara itu,
Kajati Sulbar Sukarman Sumarinton mengaku terkesan dengan sambutan hangat dan
nuansa budaya yang ditampilkan masyarakat Mamasa.
“Saya sangat
tersanjung dengan sambutan budaya Mamasa yang begitu meriah. Tarian tradisional
dan musik bambu ini luar biasa. Saya berjanji, ketika kembali nanti, saya akan
terus membicarakan Mamasa kepada keluarga dan masyarakat, khususnya potensi
pariwisatanya yang sangat indah,” ungkap Sukarman.
Lebih lanjut,
Kajati menegaskan pentingnya peran Kejaksaan dalam mengawal pembangunan daerah
melalui pembinaan dan penegakan hukum yang profesional dan berintegritas.
Ia berharap
Kejari Mamasa terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah agar seluruh
program pembangunan berjalan sesuai aturan hukum dan memberikan manfaat
maksimal bagi masyarakat.
“Kejaksaan hadir
bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis
pemerintah dalam memastikan pembangunan berjalan bersih, transparan, dan
berpihak kepada kepentingan rakyat,” pungkas Sukarman. (Muzer)
.jpeg)