Targetkan Idul Fitri Tanpa Tenda, Bupati Armia Pahmi Serahkan Kunci Huntara bagi Korban Banjir Aceh Tamiang
Aceh Tamiang, IMC - Masyarakat korban banjir Aceh Tamiang mulai menata kembali kehidupan mereka dengan menempati Hunian Sementara (Huntara). Penyerahan kunci secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, di Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru, Kamis (8/1/26).
Langkah ini menjadi tonggak penting bagi warga terdampak yang sebelumnya tinggal di tenda darurat. Huntara ini dirancang sebagai ruang transisi yang aman dan layak agar masyarakat dapat beraktivitas normal kembali.
“Warga yang menghuni Huntara ini adalah mereka yang kehilangan rumah total akibat banjir November lalu. Mengingat sebentar lagi kita menyambut Ramadan dan Idul Fitri, saya tidak ingin ada warga yang berlebaran di tenda. Kita berupaya semaksimal mungkin memberikan hunian yang layak,” tegas Bupati Armia.
Bupati mengakui kondisi di beberapa wilayah Aceh Tamiang saat ini masih dalam masa pembersihan sisa-sisa lumpur. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menargetkan seluruh proses pembersihan fasilitas publik akan rampung sebelum bulan suci Ramadan.
“Kepada masyarakat Aceh Tamiang tercinta, kita sedang berjuang bersama untuk bangkit. Saya akan perjuangkan segala kebutuhan masyarakat agar kita segera pulih,” ucapnya memberi semangat.
Pembangunan Huntara ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Danantara. Managing Director Stakeholder Management and Communications Danantara, Rohan Hafas, menegaskan bahwa proyek ini mengedepankan aspek fungsional dan sosial.
“Pemulihan tidak berhenti pada bangunan fisik saja, tetapi bagaimana hunian ini benar-benar memberi ruang bagi keluarga untuk membangun kembali kehidupan mereka,” jelas Rohan.
Kawasan Huntara ini telah dilengkapi dengan standar hunian darurat yang memadai, meliputi:
Akses air bersih dan sanitasi layak.
Sambungan listrik dan layanan internet.
Fasilitas penunjang sosial: Klinik kesehatan dan taman bermain anak.
Berdasarkan data teknis, sebanyak 600 unit Huntara disiapkan untuk menampung warga dari beberapa titik terdampak, di antaranya:
1. 154 KK warga Kampung Sukajadi, Kec. Karang Baru.
2. 179 KK warga Kampung Bundar, Kec. Karang Baru.
3. 65 KK warga Kampung Kota, Kec. Kota Kualasimpang.
4. 65 KK warga Kampung Kotalintang, Kec. Kota Kualasimpang.
Distribusi dilakukan secara bertahap, dimulai dengan 100 unit pertama untuk memastikan proses adaptasi warga berjalan dengan baik sebelum kapasitas penuh terisi.
