Tani Merdeka Aceh Tamiang Berharap Sudaryono sebagai ‘Ayahnya Petani Indonesia’
Aceh Tamiang, IMC – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Kabupaten Aceh Tamiang secara resmi menyatakan dukungan dan harapan besar agar Sudaryono dinobatkan sebagai "Ayahnya Petani Indonesia". Aspirasi ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi nyata beliau dalam mengawal kesejahteraan petani di kancah nasional. Sabtu (24/01/26)
Ketua Tani Merdeka Aceh Tamiang menegaskan bahwa Sudaryono bukan sekadar figur organisatoris, melainkan sosok yang memiliki ikatan emosional mendalam dengan denyut nadi kehidupan masyarakat agraris.
Berdasarkan hasil koordinasi wilayah, para petani di Aceh Tamiang merumuskan tiga poin krusial yang menjadikan Sudaryono layak menyandang predikat tersebut:
Keberpihakan pada Akar Rumput: Beliau dikenal konsisten terjun langsung ke sawah dan ladang untuk menyerap aspirasi terkait krusialnya ketersediaan pupuk, bibit unggul, hingga stabilisasi harga panen.
Visi Modernisasi Pertanian: Sudaryono dinilai mampu menjembatani adopsi teknologi pertanian modern dengan kearifan lokal guna mendongkrak produktivitas lahan secara berkelanjutan.
Kepemimpinan yang Mengayomi: Gaya kepemimpinan beliau merepresentasikan sosok ayah yang melindungi dan gigih memperjuangkan nasib para petani di tingkat kebijakan pusat.
"Kami di Aceh Tamiang merasakan betul semangat yang beliau bawa. Beliau tidak hanya berteori, tetapi hadir membawa solusi konkret. Bagi kami, Bapak Sudaryono adalah sosok pelindung yang pantas menyandang gelar Ayahnya Petani Indonesia," ujar perwakilan Tani Merdeka Aceh Tamiang dalam pertemuan tersebut.
Deklarasi ini juga menjadi momentum untuk menyatukan visi dalam mendukung kepemimpinan yang berorientasi pada kedaulatan pangan nasional. DPD Tani Merdeka Aceh Tamiang berkomitmen untuk terus mengawal dan menyukseskan program-program pemberdayaan petani yang selaras dengan arahan Sudaryono.
Melalui dukungan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan petani di daerah semakin kuat, demi mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia yang menyejahterakan rakyatnya.
