Dr. Ema Siti Huzaemah Pemimpin Kejari Musi Rawas, Kerja Tak Kenal Lelah Layani Masyarakat
Musi Rawas, IMC– Dr.
Ema Siti Huzaemah Ahmad, S.H., M.H., sosok perempuan pemimpin Kejaksaan Negeri
(Kejari) Musi Rawas, menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengemban amanah
jabatan. Meski belum lama dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Musi Rawas,
ia langsung tancap gas menjalankan tugas dengan ritme kerja yang padat dan
intens.
Sebelum
dipercaya menjabat sebagai Kajari Musi Rawas, Dr. Ema telah menorehkan rekam
jejak panjang di institusi Adhyaksa, salah satunya sebagai Kepala Bagian Tata
Usaha Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. Pengalaman tersebut menjadi bekal
penting dalam memimpin Kejari Musi Rawas dengan gaya kepemimpinan yang matang,
tegas, dan profesional.
“Kerja
tak kenal lelah,” kalimat ini rasanya pantas disematkan kepada dirinya. Dalam
satu hari, Dr. Ema mampu melaksanakan tiga hingga lima agenda kegiatan, mulai
dari yang bersifat administratif hingga kegiatan strategis yang menyentuh
langsung kepentingan masyarakat.
Agenda
kegiatannya pun sangat beragam. Di pagi hari, ia kerap menerima kunjungan tamu
di kantor, baik dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda),
instansi pemerintah, aparat penegak hukum lainnya, hingga masyarakat. Memasuki
siang hingga sore hari, aktivitas berlanjut dengan kunjungan kerja ke luar
kantor, menghadiri rapat koordinasi, sosialisasi hukum, monitoring, serta
evaluasi kinerja jajaran.
Tak hanya
fokus pada aktivitas eksternal, Dr. Ema juga rutin memberikan pengarahan dan
diskusi internal kepada seluruh pegawai Kejari Musi Rawas. Dalam setiap
kesempatan, ia menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, disiplin,
serta pelayanan prima kepada masyarakat sebagai wajah utama institusi
kejaksaan.
Sebagai
pemimpin perempuan, Dr. Ema dinilai mampu membawa warna baru dalam kepemimpinan
di Kejari Musi Rawas. Pendekatan komunikatif, tegas namun humanis, menjadi ciri
khas gaya kepemimpinannya. Ia tidak segan turun langsung ke lapangan untuk
memastikan setiap program berjalan sesuai dengan visi dan misi Kejaksaan
Republik Indonesia.
“Bagi
saya, jabatan ini adalah amanah. Masyarakat menaruh harapan besar kepada
kejaksaan, dan itu harus dijawab dengan kerja nyata, bukan sekadar seremonial,”
ujar Dr. Ema dalam salah satu kesempatan.
Dalam
beberapa hari terakhir saja, padatnya agenda kerja Dr. Ema terlihat jelas. Pada
Rabu, 21 Januari 2026, ia bersama jajaran melaksanakan kegiatan Focus
Group Discussion (FGD) terkait Implementasi KUHP 2023, KUHAP terbaru, serta
Undang-Undang Penyesuaian Pidana dalam sistem peradilan pidana, baik dari sisi
teori maupun praktik.
Sehari
sebelumnya, Selasa, 20 Januari 2026, Dr. Ema menggelar Rapat Staf Tindak
Pidana Khusus yang membahas capaian dan evaluasi kinerja tahun 2025, sekaligus
merumuskan rencana dan program kerja tahun 2026.
Di hari
yang sama, Dr. Ema bersama Kepala Seksi Intelijen, Gustian Winanda, S.H., M.H.,
dan jajaran intelijen juga melaksanakan kegiatan Pengawasan Aliran Kepercayaan
dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) yang digelar di Aula Kejari Musi
Rawas pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan mencegah munculnya konflik sosial
serta memastikan seluruh aliran kepercayaan dan keagamaan berjalan sesuai
ketentuan hukum demi terciptanya ketertiban dan ketenteraman umum.
Tak
berhenti di situ, pada Senin, 19 Januari 2026, Dr. Ema beserta jajaran
menerima kunjungan silaturahmi dan diskusi bersama Kepala KPPN Lubuklinggau.
Kemudian pada Selasa, 20 Januari 2026, ia juga melakukan pemantauan
langsung terhadap pembangunan gedung kantor Kejaksaan Negeri Musi Rawas.
Masih di
hari yang sama, Dr. Ema melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Komandan Kodim
0406 MLM (Musi Rawas–Lubuklinggau–Muratara), menerima kunjungan Kepala Kantor
BPN Musi Rawas, serta melakukan Pendampingan Hukum melalui Tim Jaksa Pengacara
Negara (JPN) terkait pengecekan lokasi pemasangan lampu jalan tenaga surya (solar
cell) milik Dinas Perhubungan Kabupaten Musi Rawas.
Rangkaian
aktivitas tersebut menunjukkan bahwa hampir setiap hari Dr. Ema terlibat
langsung dalam berbagai kegiatan strategis, baik di bidang penegakan hukum,
pengawasan, pelayanan publik, hingga sinergi lintas sektor.
Dengan
ritme kerja yang padat, dedikasi tinggi, serta komitmen kuat terhadap pelayanan
masyarakat, kehadiran Dr. Ema Siti Huzaemah Ahmad sebagai perempuan pemimpin
Kejari Musi Rawas diharapkan mampu mendorong kinerja institusi semakin optimal,
profesional, dan semakin dipercaya oleh masyarakat. (Muzer)
