Ketua STAI Aceh Tamiang Tegaskan Dukungan: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden Demi Independensi
Aceh Tamiang, IMC – Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Aceh Tamiang, Rizki Maulana, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan reformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai lembaga yang mandiri dan profesional. Dalam pernyataannya, ia menekankan pentingnya posisi Polri agar tetap berada langsung di bawah naungan Presiden Republik Indonesia. Selasa (27/01/26)
Rizki Maulana menilai bahwa Polri yang mandiri, kredibel, dan berintegritas adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan serta penegakan hukum di tanah air. Menurutnya, menempatkan Polri di bawah kementerian justru akan mencederai semangat reformasi demokrasi yang telah dibangun selama ini.
"Polri harus bebas dari intervensi politik. Menempatkan Polri di bawah kementerian merupakan bentuk pengkhianatan terhadap cita-cita reformasi demokrasi," tegas Rizki dalam pernyataan resminya.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa independensi Polri adalah kunci utama dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang maksimal kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa adanya tekanan kepentingan golongan tertentu.
Pernyataan ini muncul di tengah diskusi publik mengenai struktur kelembagaan Polri. Rizki Maulana menutup pernyataannya dengan memberikan apresiasi dan semangat kepada seluruh jajaran kepolisian. “Bravo Polri!” pungkasnya.
