Danpuspomad Sambangi Aceh Tamiang, Basuh Luka Warga dan Prajurit Pasca Banjir Bandang
Aceh Tamiang,IMC - Di tengah sisa lumpur dan puing pasca musibah banjir bandang yang melanda Bumi Muda Sedia, Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad), Mayjen TNI Eka Wijaya Permana, S.H., menunjukkan kepedulian nyata. Pada Senin (12/01/2026), Jenderal bintang dua tersebut turun langsung meninjau kondisi Sub Denpom I/6 Aceh Tamiang di Desa Tanah Terban serta menyapa warga di Desa Sukajadi, Kecamatan Karang Baru.
Kondisi Markas Sub Denpom I/6 Aceh Tamiang saat ini dilaporkan rusak parah. Terjangan banjir bandang yang melibas 12 kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang beberapa waktu lalu tak hanya menyisakan kerusakan infrastruktur, tapi juga duka bagi masyarakat.
Dalam kunjungannya, Danpuspomad tidak hanya meninjau kerusakan bangunan, tetapi juga memastikan bantuan logistik dan dukungan moril tersalurkan dengan cepat.
Dansub Denpom I/6 Aceh Tamiang, Kapten Cpm Sallahuddin Al Fatih, menyampaikan rasa harunya atas perhatian pimpinan tertinggi Puspomad tersebut.
"Kami ucapkan beribu terima kasih kepada Bapak Danpuspomad beserta rombongan. Di saat kondisi satuan kami rusak parah begini, kehadiran Bapak menjadi suntikan semangat luar biasa. Bantuan logistik dan dukungan moril ini sangat berarti bagi kami untuk segera berbenah dan kembali mengabdi kepada masyarakat," ungkap Kapten Cpm Sallahuddin.
Warga Desa Sukajadi merasa sedikit 'plong' (lega) hati mereka. Pasalnya, orang nomor satu di Puspomad sudi kiranya menjenguk wilayah mereka yang habis dipukul rata oleh banjir tempo hari.
"Alhamdulillah, Pak Jenderal mau turun langsung tengok kami di Karang Baru ni. Bukan cuma tengok kantornya yang hancur, tapi peduli juga sama nasib warga yang kena dampak. Memang payah kali (sulit sekali) kondisi kita habis banjir bandang kemarin, tapi kalau sudah ditengok dan didukung macam ni, semangat lagi kami mau bersihkan kampung," ujar salah satu warga Sukajadi saat melihat rombongan melintas.
Harapan masyarakat, dengan kedatangan pejabat tinggi TNI ini, pemulihan fasilitas publik di Karang Baru bisa makin cepat. "Jangan tenggelam dalam kesedihan, ayo kita bangkit lagi, Tamiang harus tegak kembali!"


