News Update

Sila Pulungan Tekankan Kesiapsiagaan, Kejati Babel Gelar Sosialisasi dan Simulasi Penanganan Kebakaran

 


Kajati Sila Pulungan Pimpin Simulasi Pencegahan Kebakaran di Kejati Babel. (Foto-foto: Instagram Kejati)

Pangkalpinang, IMC – Keamanan dan keselamatan di lingkungan perkantoran menjadi prioritas utama dalam mendukung kelancaran tugas dan pelayanan publik. Salah satu ancaman serius yang harus diantisipasi adalah bahaya kebakaran, yang tidak hanya berpotensi merusak aset negara, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa para pegawai.


Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang tergolong wilayah rawan kebakaran, terutama kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Intensitas kebakaran di daerah ini cenderung meningkat saat musim kemarau akibat cuaca panas, angin kencang, serta praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar.

Menghadapi potensi risiko tersebut, Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung di bawah komando Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sila Pulungan menggelar kegiatan sosialisasi dan simulasi pencegahan serta penanganan kebakaran, Jumat (30/1/2026), bertempat di halaman Kantor Kejati Babel. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Seluruh pegawai Kejati Babel tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran di lingkungan kerja.


Kajati Bangka Belitung Sila Pulungan dalam sambutannya menegaskan bahwa simulasi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata membangun budaya keselamatan di institusi Kejaksaan.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk membekali seluruh pegawai dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi situasi darurat kebakaran. Kita tidak berharap bencana terjadi, tetapi kita harus selalu siap jika sewaktu-waktu menghadapi kondisi tersebut,” ujar Sila Pulungan.

Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan pegawai sangat penting, mengingat gedung perkantoran merupakan pusat aktivitas dengan mobilitas tinggi dan menyimpan banyak dokumen penting negara.


“Keselamatan manusia adalah yang paling utama. Dengan adanya simulasi ini, saya berharap setiap pegawai tahu apa yang harus dilakukan, ke mana harus menuju, dan bagaimana menyelamatkan diri maupun membantu orang lain secara tepat,” tegasnya.

Dalam simulasi tersebut, berbagai skenario pemadaman kebakaran diperagakan secara langsung, mulai dari identifikasi titik kumpul aman, penentuan jalur evakuasi, hingga penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan). Peserta juga dilatih menggunakan karung goni basah sebagai alat pemadam sederhana, serta dikenalkan dengan sistem sirene atau alarm darurat.

Selain itu, dibentuk pula tim evakuasi internal yang bertugas mengarahkan pegawai saat terjadi kondisi darurat. Petugas dari Damkar Babel turut memberikan edukasi mengenai jenis-jenis kebakaran, penyebab umum kebakaran di perkantoran, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan dalam aktivitas sehari-hari.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran seluruh pegawai Kejati Babel akan pentingnya disiplin terhadap standar keselamatan kerja, sekaligus memperkuat koordinasi antarunit dalam menghadapi situasi krisis.

Melalui kepemimpinan Sila Pulungan, Kejati Bangka Belitung berkomitmen untuk terus membangun lingkungan kerja yang aman, sigap, dan tanggap bencana, demi mendukung pelayanan hukum yang profesional dan berkelanjutan kepada masyarakat. (Muzer)

 

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Post a Comment